Social Cognitive Career Theory

November 9, 2018 | Author: Raja Pamungkas Batara | Category: N/A
Share Embed Donate


Short Description

Sosial Kognitif Karir Teori...

Description

SOCIAL COGNITIVE CAREER THEORY (SCCT) Lent, Brown and Hackett

Preview •





Dasar teori dari SCCT Persamaan dan perbedaan SCCT dengan Krumboltz’s Social Learning Theory Self efficacy, Outcome expectation and Goal (Ilustratrasi kasus Sharon)



Contextual Factors



Social Cognitive Model of Career Choice



Counselor Issues

Dasar teori dari SCCT •

Bandura, Social Learning Theory Triadic resiprocal interaction system (environment, personal factors, behaviors) dalam membuat keputusan pemilihan karir dan proses perkembangan.

SCCT dengan Krumboltz’s Social Learning Theory •



Social cognitive career theory menekankan pada proses kognitif (seperti self efficacy) yang lebih moderate atau regulate dibandingkan Krumboltz, yang focus pada belajar tingkah laku yang berelasi pada variasi karir. Social cognitive career theorist mengembangkan model dari perkembangan karir yang lebih spesifik dan kompleks dibandingkan teori Krumboltz, yang focus utamanya pada bagaimana pengalaman belajar bisa berakibat pada pengalaman belajar selanjutnya dan pada pilihan karir.



Social cognitive career theorist menekankan pada perbedaan dari keyakinan individu yang berpengaruh pada perilaku mereka dibandingkan yang dilakukan oleh Krumboltz.

Self Efficacy •



“Pendapat orang terhadap kapabilitas mereka untuk mengorganisasikan dan melaksanakan aksi yang diminta untuk mencapai pembentukan tipe dari tampilannya”

Bagaimana pandangan individu terhadap kemampuan dan kapasitas mereka berpengaruh pada akademik, karir dan pilihan lainnya.

Outcome Expectation •



Keyakinan seseorang tentang kemungkinan dari suatu hasil. Outcome expectation lebih kepada apa yang mungkin akan terjadi sedangkan self efficacy lebih kepada perkiraan dari kemampuan untuk mencapai sesuatu.

Goal •



Individu menciptakan tujuan, yang membantu mereka dalam mengorganisasikan perilaku mereka dan untuk mengarahkan aksi mereka pada berbagai macam situasi. Goal adalah self motivating dan kepuasan akan ada ketika tujuan tercapai.

Contextual Factors •





Background contextual factor dan contextual influences proximal to choice behavior. Background contextual factors adalah salah satu yang terjadi saat individu mempelajari bagaimana interaksi dengan budaya mereka dan belajar harapan dari peran gender. Contextual influences proximal to choice behavior lebih kepada faktor lingkungan yang memiliki peranan terhadap bagian akademik dan pilihan karir.

Social Cognitive Model of Career Choice •

Figure 13.1 p. 332 (Sharf, 2006)

Counselor Issues  Harus

menyadari pandangan konselor terhadap isu mereka dan stereotype yang bisa tercampur ketika membantu klien mereka.  Konselor harus aware pada perbedaan dari harapan akan hasil pada klien dengan persepsi konselor pada pendidikan dan kesempatan karir pada klien mereka.  Ketika konselor aware pada nilai-nilai mereka sendiri dan pandangan mereka tentang klien mereka, konselor akan bisa membantu klien untuk membuat keputusan karir sendiri tanpa ada campur tangan dalam proses pengambilan keputusan.

View more...

Comments

Copyright ©2017 KUPDF Inc.
SUPPORT KUPDF