PLN Statistik 2009
August 21, 2017 | Author: Defri Maulana | Category: N/A
Short Description
PLN Statistik 2009...
Description
Booklet hal i-48.indd 1
8/3/2010 13:54:07
Kata Pengantar
Buku Statistik PLN 2009 ini berisi data PT PLN (Persero) konsolidasi, yaitu gabungan antara PLN Holding dengan Anak Perusahaan. Buku ini dimaksudkan untuk memberikan informasi mengenai hasil kerja perusahaan selama tahun 2009 dan tahun-tahun sebelumnya. Data statistik disajikan dalam bentuk tabel yang diperinci menurut satuan PLN Distribusi, Wilayah, Unit Bisnis, Anak Perusahaan dan menurut provinsi. Isi buku dibagi dalam tiga bagian yang didahului dengan ikhtisar, penjelasan rumus-rumus, arti dari singkatan dan beberapa definisi. Bagian pertama berisi data PLN selama satu tahun kalender, bagian kedua berisi data runtun waktu selama beberapa tahun dan bagian ketiga berisi data keadaan akhir dari setiap REPELITA. Pada ketiga bagian ini juga dilengkapi dengan beberapa grafik yang mudah diinterpretasikan. Kepada semua pihak sangat diharapkan saran dan kritik yang membangun, untuk meningkatkan terbitan buku Statistik PLN selanjutnya.
Jakarta, Juli 2010
PT PLN (Persero)
ii
Statistik PLN 2009
Booklet hal i-48.indd 2
8/3/2010 13:54:10
Ikhtisar
1. Pembangkitan Tenaga Listrik Kapasitas Terpasang Pada akhir Desember 2009, total kapasitas terpasang dan jumlah unit pembangkit PLN (Holding dan Anak Perusahaan) mencapai 25.636,70 MW dan 5.014 unit, dengan 18.534,27 MW (72,30%) berada di Jawa. Total kapasitas terpasang meningkat 0,17% dibandingkan dengan akhir Desember 2008, sedangkan di Luar Jawa mengalami peningkatan sebesar 0,61%. Prosentase kapasitas terpasang per jenis pembangkit sebagai berikut : PLTU 8.764 MW (34%), PLTGU 7.371 MW (29%), PLTD 2.981 MW (12%), PLTA 3.508 MW (14%), PLTG 2.571 MW (10%), dan PLTP 415 MW (2%).
Beban Puncak Beban puncak pada tahun 2009 mencapai 23.438 MW, meningkat 10,98% dibandingkan tahun sebelumnya. Beban puncak sistem interkoneksi Jawa Bali mencapai 17.211 MW, atau naik 5,58%.
Produksi dan Pembelian Tenaga Listrik Selama tahun 2009, jumlah energi listrik produksi sendiri (termasuk sewa) sebesar 120.628 GWh, meningkat 2,2% dibandingkan tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, 38% diproduksi oleh PLN Holding, dan 62% diproduksi Anak Perusahaan yaitu PT Indonesia Power, PT PJB, PT PLN Batam dan PT PLN Tarakan. Prosentase energi listrik produksi sendiri per jenis energi primer adalah: gas alam 28.738,49 GWh (24%), batubara 43.137,63 GWh (36%), minyak 34.940,72 GWh (29%), tenaga air 10.306,91 GWh (9%), dan 3.504,47 GWh (3%) berasal dari panas bumi. Dibandingkan tahun sebelumnya, pangsa gas alam dan batubara meningkat, minyak menurun, sedangkan air dan panas bumi relatif konstan. Produksi total PLN (termasuk pembelian dari luar PLN) pada tahun 2009 sebesar 156.797,27 GWh, mengalami peningkatan 7.360,76 GWh atau 5% dari tahun sebelumnya. Dari produksi total PLN tersebut, energi listrik yang dibeli dari luar PLN sebesar 36.168,92 GWh (23%). Pembelian energi listrik tersebut meningkat 4.779 GWh atau 15% dibandingkan tahun 2008. Dari total energi listrik yang dibeli, pembelian terbesar sebanyak 9.105 GWh (25,2%) berasal dari PT Jawa Power di Jawa Timur dan 8.979 GWh (24,8 %) berasal dari PT Paiton Energy Company.
2. Transmisi dan Distribusi Pada akhir tahun 2009, total panjang jaringan transmisi mencapai 34.949 kms, atau meningkat 2,24% dibandingkan tahun sebelumnya, terdiri atas jaringan 500 kV sepanjang 5.092 kms, 275 kV sepanjang 1.011 kms, 150 kV sepanjang 24.192 kms, 70 kV sepanjang 4.642 kms dan 25 & 30 kV sepanjang 12 kms. Total panjang jaringan distribusi sebesar 639.517,23 kms, terdiri atas JTM sebesar 268.612 kms dan JTR sebesar 370.905 kms. Kapasitas terpasang trafo gardu induk sebesar 63.375 MVA, meningkat 6,5% dari tahun sebelumnya. Jumlah trafo gardu induk sebanyak 1.182 unit, terdiri atas trafo sistem 500 kV sebanyak 38 unit, sistem 275 kV sebanyak 4 unit, sistem 150 kV sebanyak 922 unit, sistem 70 kV sebanyak 210 unit, dan sistem < 30 kV sebanyak 8 unit.
Statistik PLN 2009
Booklet hal i-48.indd 3
iii
8/3/2010 13:54:10
Ikhtisar
Kapasitas terpasang dan jumlah trafo gardu distribusi menjadi 34.725 MVA dan 286.724 unit. Kapasitas terpasang dan jumlah trafo mengalami peningkatan masing-masing sebesar 8% dan 4%.
3. Penjualan Tenaga Listrik Jumlah energi listrik terjual pada tahun 2009 sebesar 134.581,98 GWh, meningkat 4,3% dibandingkan tahun sebelumnya. Kelompok pelanggan Industri mengkonsumsi 46.204,21 GWh (34%), Rumah Tangga 54.945,41 GWh (41%), Bisnis 24.825,24 GWh (18%), dan Lainnya (sosial, gedung pemerintah dan penerangan jalan umum) 8.607,13 GWh (6%). Penjualan energi listrik ke kelompok Rumah Tangga, Bisnis dan Lainnya masingmasing meningkat sebesar 9%, 8%, dan 8% dibandingkan tahun sebelumnya, sedangkan untuk kelompok Industri mengalami penurunan sebesar 4%. Jumlah pelanggan pada akhir tahun 2009 sebesar 40.117.685 meningkat 3% dari akhir tahun 2008. Harga jual listrik rata-rata per kWh selama tahun 2009 sebesar Rp 670,02 lebih tinggi dari tahun sebelumnya sebesar Rp 653,00.
4. Susut Energi Selama tahun 2009, susut energi sebesar 9,93%, terdiri dari susut transmisi 2,18% dan susut distribusi 7,93%. Susut energi tahun 2009 lebih rendah dibandingkan tahun 2008 yaitu sebesar 10,67%.
5. Rasio Elektrifikasi Dengan pertumbuhan jumlah pelanggan rumah tangga dari 36.025.071 pada akhir tahun 2008 menjadi 37.099.830 pada akhir tahun 2009, maka rasio elektrifikasi pada akhir tahun 2009 sebesar 63,75%.
6. Keuangan Selama tahun 2009 jumlah pendapatan operasi mencapai Rp 145.222.144 juta yang terdiri dari pendapatan penjualan tenaga listrik sebesar Rp 90.172.100 juta (62%), subsidi pemerintah Rp 53.719.818 juta (37%) dan pendapatan operasi lainnya sebesar Rp 1.330.226 juta (1%). Jumlah biaya operasi sebesar Rp 135.275.970 juta, dengan demikian laba operasi sebesar Rp 9.946.174 juta, mengalami kenaikan yang sangat signifikan jika dibandingkan pencapaian laba operasi tahun 2008 yang sebesar Rp 3.610.759 juta. Total asset mencapai sebesar Rp 333.713.076 juta, naik 15% dibandingkan tahun sebelumnya.
7. Sumber Daya Manusia Jumlah pegawai PLN pada akhir Desember 2009 sebanyak 42.096 orang (tidak termasuk Kantor Pusat, Jasa dan Proyek). Produktivitas pegawai pada tahun 2009 mencapai 3.197 MWh/pegawai dan 953 pelanggan/ pegawai, meningkat jika dibandingkan dengan akhir tahun 2008 yaitu sebesar 3.098 MWh/pegawai dan 933 pelanggan/pegawai.
iv
Statistik PLN 2009
Booklet hal i-48.indd 4
8/3/2010 13:54:13
Daftar Isi
Tabel 57 Tabel 58 Tabel 59 Tabel 60 Tabel 61
: : : : :
Energi yang Diproduksi (GWh) Pemakaian Bahan Bakar Harga Satuan Bahan Bakar Panjang Jaringan Transmisi (kms) Panjang Jaringan Tegangan Menengah & Tegangan Rendah (kms)
II. KEUANGAN Tabel 62 : Neraca (juta Rp) Tabel 63 : Laba Rugi (juta Rp) Tabel 64 : Aktiva Tetap & Penyusutan (juta Rp) Tabel 65 : Piutang Langganan (juta Rp) Tabel 66 : Penjualan, Piutang, dan Kecepatan Rata-rata Penagihan Piutang Tabel 67 : Biaya Operasi Pembangkit per Jenis Pembangkit (juta Rp) Tabel 68 : Biaya Pembangkitan Rata-rata (Rp/kWh) Tabel 69 : Rasio Keuangan Grafik 5 : Perkembangan Pendapatan (miliar Rp) Grafik 6 : Perkembangan Susut Energi (%) Grafik 7 : Perkembangan Kapasitas Terpasang (MW) Grafik 8 : Perkembangan Energi yang Diproduksi (GWh)
Penjelasan
56 56 57 57 58
1. Rumus yang digunakan dalam buku ini adalah sebagai berikut.
1.1. Faktor kapasitas (capacity factor) *)
Σ kWh produksi bruto per tahun
59 60 60 61 61 62 62 63 64 65 65 66
Σ kW kapasitas terpasang x 8.760 jam
kWh produksi bruto, adalah energi (kWh) yang dibangkitkan oleh generator sebelum dikurangi energi pemakaian sendiri (untuk peralatan bantu, penerangan sentral dan lain-lain), atau produksi energi listrik yang diukur pada terminal generator. Kapasitas terpasang, adalah kapasitas suatu unit pembangkit sebagaimana tertera pada papan nama (name plate) dari generator atau mesin penggerak utama (prime mover), dipilih mana yang lebih kecil. Khusus untuk PLTG, kapasitas terpasangnya adalah sebagaimana tertera pada papan nama berdasarkan base-load, bukan berdasarkan peak-load.
1.2. Faktor beban (load factor)*)
Data REPELITA (keadaan akhir tiap REPELITA) Tabel 70 Tabel 71 Tabel 72 Tabel 73 Tabel 74 Tabel 75 Tabel 76 Tabel 77 Tabel 78 Tabel 79 Tabel 80 Grafik 9 Grafik 10 Grafik 11
: : : : : : : : : : : : : :
Jumlah Pelanggan Laju Pertumbuhan Rata-rata Jumlah Pelanggan per Tahun (%) Daya Tersambung (MVA) Laju Pertumbuhan Rata-rata Daya Tersambung per Tahun (%) Energi Terjual (GWh) Laju Pertumbuhan Rata-rata Energi yang Terjual per Tahun (%) Susut Energi (%) Kapasitas Terpasang (MW) Laju Pertumbuhan Rata-rata Kapasitas Terpasang per Tahun (%) Energi yang Diproduksi (GWh) Laju Pertumbuhan Rata-rata Energi yang Diproduksi per Tahun (%) Perkembangan Susut Energi (%) Perkembangan Kapasitas Terpasang (MW) Perkembangan Energi yang Diproduksi (GWh)
Wilayah Kerja dan Letak Kantor Wilayah PLN Alamat Kantor Wilayah Kerja PLN
x 100 %
Σ kWh produksi total per tahun 71 71 71 72 72 72 73 73 73 74 74 75 75 76 80 82
x 100 %
Σ kW beban puncak x 8.760 jam kWh produksi total, adalah jumlah dari kWh produksi sendiri dari pembangkit yang ada pada satuan PLN yang bersangkutan, dan kWh yang diterima dari satuan PLN lain, ditambah kWh pembelian dari luar PLN dan sewa genset (jika ada). Beban puncak, adalah beban tertinggi setiap sistem yang pernah dicapai pada tahun kalender yang bersangkutan.
1.3. Faktor permintaan (demand factor)
Σ kW beban puncak x 100 %
Σ kVA tersambung x cos ϕ
cos ϕ = 0,8
*) SE Dir. PLN Nomor 006/PST/88
xii
Statistik PLN 2009
Booklet hal i-48.indd 5
Statistik PLN 2009
v
8/3/2010 13:54:13
Penjelasan
1.4. Susut energi (energy losses)
Σ kWh hilang di jaringan transmisi + Σ kWh hilang di jaringan distribusi
Σ kWh produksi netto
x 100%
kWh produksi netto, adalah jumlah kWh produksi sendiri dari pembangkit yang ada pada satuan PLN yang bersangkutan, ditambah kWh yang diterima dari satuan PLN lain, ditambah kWh pembelian dari luar PLN dan sewa genset (jika ada), dikurangi pemakaian sendiri sentral. kWh hilang di jaringan transmisi (susut transmisi), adalah kWh produksi netto, dikurangi kWh pemakaian sendiri gardu induk, dikurangi kWh yang dikirimkan ke satuan unit PLN lain dan luar PLN, dikurangi kWh yang dikirimkan ke distribusi. kWh hilang di jaringan distribusi (susut distribusi), adalah kWh yang dikirimkan ke distribusi, dikurangi kWh pemakaian sendiri gardu distribusi, dikurangi kWh terjual.
1.5. SAIDI (System Average Interruption Duration Index) **)
Σ (Lama pelanggan padam x Jumlah pelanggan yang mengalami pemadaman)
Jumlah pelanggan
1.6. SAIFI (System Average Interruption Frequency Index) **)
Σ (Pelanggan yang mengalami pemadaman) Jumlah pelanggan **) Pemadaman di jaringan distribusi yang dirasakan oleh pelanggan, termasuk yang diakibatkan oleh gangguan atau pemeliharaan di sisi pembangkitan maupun transmisi.
(SE Direksi PLN No. SE.031.E/471/PST/1993).
1.7. SOD (System Outage Duration) :
Lama gangguan yang menyebabkan pemadaman 100 kms transmisi
Lama keluar sistem (System Outage Duration), adalah indikator kinerja lama gangguan yang menyebabkan pemadaman sistem transmisi pada titik pelayanan, dengan satuan jam/100 kms.
vi
Statistik PLN 2009
Booklet hal i-48.indd 6
Penyaluran Tabel 28 : Panjang Jaringan Transmisi (kms) Tabel 29 : Panjang Jaringan Tegangan Menengah dan Tegangan Rendah (kms) Tabel 30 : Jumlah dan Daya Terpasang Trafo Gardu Induk Tabel 31 : Jumlah dan Daya Terpasang Trafo Gardu Distribusi II. KEUANGAN Tabel 32 : Neraca (juta Rp) Tabel 33 : Laba Rugi (juta Rp) Tabel 34 : Aktiva Tetap & Penyusutan (juta Rp) Tabel 35 : Piutang Langganan (juta Rp) Tabel 36 : Kecepatan Rata-rata Penagihan Tabel 37 : Biaya Operasi Pembangkit per Jenis Pembangkit Tabel 38 : Biaya Operasi Pembangkit Rata-rata per kWh Tabel 39 : Rasio Keuangan III. SUMBER DAYA MANUSIA Tabel 40 : Jumlah Pegawai Menurut Kelompok Peringkat Tabel 41 : Jumlah Pegawai Menurut Jenjang Pendidikan Tabel 42 : Produktivitas Pegawai Grafik 1 : Energi Terjual per Kelompok Pelanggan (GWh) Grafik 2 : Pendapatan (miliar Rp) Grafik 3 : Kapasitas Terpasang (MW) Grafik 4 : Energi yang Diproduksi (GWh)
29 30 31 32
33 34 35 36 37 38 38 39
40 41 42 43 43 44 44
Data Runtun Waktu (2001 - 2009) I. PENGUSAHAAN Tabel 43 : Faktor Beban, Faktor Kapasitas dan Faktor Permintaan (%) Tabel 44 : Jumlah Pelanggan per Kelompok Pelanggan Tabel 45 : Daya Tersambung per Kelompok Pelanggan (MVA) Tabel 46 : Energi Terjual per Kelompok Pelanggan (GWh) Tabel 47 : Energi Terjual Rata-rata per Kelompok Pelanggan (kWh) Tabel 48 : Pendapatan per Kelompok Pelanggan (juta Rp) Tabel 49 : Harga Jual Listrik Rata-rata per Kelompok Pelanggan (Rp/kWh) Tabel 50 : Jumlah Pelanggan per Jenis Tegangan Tabel 51 : Energi Terjual per Jenis Tegangan (GWh) Tabel 52 : Pendapatan per Jenis Tegangan (juta Rp) Tabel 53 : Pemakaian Sendiri dan Susut Energi Tabel 54 : Jumlah Unit Pembangkit Tabel 55 : Kapasitas Terpasang (MW) Tabel 56 : Daya Mampu (MW)
49 49 50 50 51 51 52 52 53 53 54 54 55 55
Statistik PLN 2009
xi
8/3/2010 13:54:13
Daftar Isi
Kata Pengantar Ikhtisar Penjelasan Daftar Isi
ii iii v x
1.8. SOF (System Outage Frequency) :
menyebabkan pemadaman sistem transmisi pada titik pelayanan, dengan satuan kali/100 kms. 2. Pengelompokan data 1 2 4
Hasil-hasil Pengusahaan Tabel 4 : Jumlah Pelanggan per Jenis Pelanggan 5 Tabel 5 : Daya Tersambung per Kelompok Pelanggan (MVA) 6 Tabel 6 : Energi Terjual per Kelompok Pelanggan (GWh) 7 Tabel 7 : Pendapatan per Kelompok Pelanggan (juta Rp) 8 Tabel 8 : Energi Terjual Rata-rata per Jenis Pelanggan (kWh) 9 Tabel 9 : Harga Jual Listrik Rata-rata per Kelompok Pelanggan (Rp/kWh) 10 Tabel 10 : Jumlah Pelanggan per Jenis Tegangan 11 Tabel 11 : Daya Tersambung per Jenis Tegangan (MVA) 12 Tabel 12 : Energi Terjual per Jenis Tegangan (GWh) 13 Tabel 13 : Pendapatan per Jenis Tegangan (juta Rp) 14 Tabel 14 : Jumlah Pelanggan, Daya Tersambung dan Energi yang Dikonsumsi per Golongan Tarif 15 Tabel 15 : Daftar Tunggu 16 Tabel 16 : SAIDI dan SAIFI 17 Tabel 17 : Jumlah Gangguan Transmisi per 100 kms 18 Tabel 18 : Jumlah Gangguan Distribusi per 100 kms 19 Tabel 19 : Rasio Elektrifikasi dan Energi yang Dikonsumsi per Kapita 20 Pembangkitan Tabel 20 : Jumlah Unit Pembangkit Tabel 21 : Kapasitas Terpasang (MW) Tabel 22 : Daya Mampu (MW) Tabel 23 : Energi yang Diproduksi (GWh) Tabel 24 : Pemakaian Bahan Bakar Tabel 25 : Harga Satuan Bahan Bakar Tabel 26 : Energi yang Diproduksi per Jenis Bahan Bakar (GWh) Tabel 27 : Captive Power
x
Statistik PLN 2009
Booklet hal i-48.indd 7
100 kms transmisi
Jumlah keluar sistem (System Outage Frequency), adalah indikator kinerja jumlah gangguan yang
Data Tahunan 2009 I. PENGUSAHAAN Penyediaan Tenaga Listrik Tabel 1 : Neraca Daya (MW) Tabel 2 : Neraca Energi Tabel 3 : Faktor Beban, Faktor Kapasitas, Faktor Permintaan (%)
Jumlah gangguan yang menyebabkan pemadaman
2.1. Data pembangkitan Data PLTA sudah termasuk data PLTM (Pusat Listrik Tenaga Mini/Mikro Hidro) yaitu pembangkit listrik tenaga air dengan satuan (unit) pembangkit berkapasitas 1.000 kW ke bawah (sesuai dengan Surat Edaran No. 006/PST/88).
2.2. Data pelanggan menurut golongan tarif
2.2.1.
Menurut kelompok pelanggan Kelompok rumah tangga, adalah penjumlahan golongan tarif S-1, R-1, R-2, dan R-3. Kelompok bisnis, adalah penjumlahan golongan tarif B-1, B-2, B-3, T, C dan tarif Multiguna. Kelompok industri, adalah penjumlahan golongan tarif I-1, I-2, I-3, dan I-4. Kelompok sosial, adalah penjumlahan golongan tarif S-2, dan S-3. Kelompok gedung kantor pemerintah, adalah penjumlahan golongan tarif P-1 dan P-2. Kelompok penerangan jalan umum, adalah golongan tarif P-3.
2.2.2.
Menurut jenis tegangan Jenis tegangan rendah, adalah penjumlahan golongan tarif S-1, S-2, R-1, R-2, R-3, B-1, B-2, I-1, I-2, P-1 dan P-3.
21 22 23 24 25 26 27 28
Jenis tegangan menengah, adalah penjumlahan golongan tarif S-3, B-3, I-3, P-2, Traksi (T) dan C (Curah). Jenis tegangan tinggi, adalah golongan tarif I-4. Jenis tarif multiguna, adalah tarif yang diperuntukkan hanya bagi pengguna listrik yang memerlukan pelayanan dengan kualitas khusus yang tidak termasuk dalam golongan tarif S, R, B, I, P, T (Traksi) dan C (Curah).
Statistik PLN 2009
vii
8/3/2010 13:54:13
Penjelasan
British Thermal Unit (BTU), adalah jumlah panas yang diperlukan untuk menaikkan 1 pound air 1 derajat
3. Energi terjual
Fahrenheit pada temperatur 60 derajat Fahrenheit, pada tekanan absolut 14,7 pound per square inch. Energi yang terjual kepada pelanggan, adalah energi (kWh) yang terjual kepada pelanggan-pelanggan TT (tegangan tinggi), TM (tegangan menengah) dan TR (tegangan rendah) sesuai dengan jumlah kWh
Standard Cubic Foot (SCF), adalah sejumlah gas yang diperlukan untuk mengisi ruangan 1 Cubic Foot,
yang dibuat rekening (TUL III-09).
dengan tekanan sebesar 14,7 pounds per square inch absolut dan pada temperatur 60 derajat Fahrenheit, dalam kondisi kering.
4. Status data Tahun 2009, berarti satu tahun kalender dari tanggal 1 Januari 2009 sampai dengan tanggal 31 Desember 2009.
Gross Heating Value, adalah jumlah panas yang dinyatakan dalam satuan BTU yang dihasilkan oleh pembakaran sempurna dari satu Standard Cubic Foot Gas, pada temperatur 60 derajat Fahrenheit dan
5. Singkatan PLTA
tekanan absolut 14,7 pounds per square inch, dengan udara pada temperatur dan tekanan yang sama : Pusat Listrik Tenaga Air
: 106 British Thermal Unit
(MM=106)
HSD
: Hight Speed Diesel Oil
IDO
: Intermediate Diesel Oil
MFO
: Marine Fuel Oil
SAIDI
: System Average Interruption
: Pusat Listrik Tenaga Uap
PLTG
: Pusat Listrik Tenaga Gas
PLTGU
: Pusat Listrik Tenaga Gas & Uap
PLTD
: Pusat Listrik Tenaga Diesel
PLTP
: Pusat Listrik Tenaga Panas Bumi
PLTMG
: Pusat Listrik Tenaga Mesin Gas
VA
: volt-ampere
Frequency Index
MVA
: mega-volt-ampere
Dist.
kW
: kilowatt
MW
: megawatt
Pemerintah : Gedung Kantor Pemerintah
kWh
: kilowatt-hour
PJU
: Penerangan Jalan Umum
MWh
: megawatt-hour
PJB
: Pembangkitan Tenaga Listrik
GWh
: gigawatt-hour
kms
: kilometer-sirkuit
MSCF
: 103 Standard Cubic Foot
(M=103)
MMSCF
: 106 Standard Cubic Foot
Statistik PLN 2009
Booklet hal i-48.indd 8
MMBTU
PLTU
(MM=106)
viii
1000 BTU Gas, adalah gas mempunyai Gross Heating Value sebesar 1000 BTU per SCF.
dengan gas tersebut, dan setelah pendinginan hasil pembakaran pada tingkat temperatur permulaan gas dan udara, uap air yang terbentuk dalam proses pembakaran itu terkondensasikan ke dalam bentuk cair.
Duration Index SAIFI
: System Average Interruption
: Distribusi
Gdg. Kantor
Jawa - Bali
P3B
: Penyaluran dan Pusat Pengatur
Beban SOD
: System Outage Duration
SOF
: System Outage Frequency
n.a
: not available
Statistik PLN 2009
ix
8/3/2010 13:54:13
Penjelasan
British Thermal Unit (BTU), adalah jumlah panas yang diperlukan untuk menaikkan 1 pound air 1 derajat
3. Energi terjual
Fahrenheit pada temperatur 60 derajat Fahrenheit, pada tekanan absolut 14,7 pound per square inch. Energi yang terjual kepada pelanggan, adalah energi (kWh) yang terjual kepada pelanggan-pelanggan TT (tegangan tinggi), TM (tegangan menengah) dan TR (tegangan rendah) sesuai dengan jumlah kWh
Standard Cubic Foot (SCF), adalah sejumlah gas yang diperlukan untuk mengisi ruangan 1 Cubic Foot,
yang dibuat rekening (TUL III-09).
dengan tekanan sebesar 14,7 pounds per square inch absolut dan pada temperatur 60 derajat Fahrenheit, dalam kondisi kering.
4. Status data Tahun 2009, berarti satu tahun kalender dari tanggal 1 Januari 2009 sampai dengan tanggal 31 Desember 2009.
Gross Heating Value, adalah jumlah panas yang dinyatakan dalam satuan BTU yang dihasilkan oleh pembakaran sempurna dari satu Standard Cubic Foot Gas, pada temperatur 60 derajat Fahrenheit dan
5. Singkatan PLTA
tekanan absolut 14,7 pounds per square inch, dengan udara pada temperatur dan tekanan yang sama : Pusat Listrik Tenaga Air
: 106 British Thermal Unit
(MM=106)
HSD
: Hight Speed Diesel Oil
IDO
: Intermediate Diesel Oil
MFO
: Marine Fuel Oil
SAIDI
: System Average Interruption
: Pusat Listrik Tenaga Uap
PLTG
: Pusat Listrik Tenaga Gas
PLTGU
: Pusat Listrik Tenaga Gas & Uap
PLTD
: Pusat Listrik Tenaga Diesel
PLTP
: Pusat Listrik Tenaga Panas Bumi
PLTMG
: Pusat Listrik Tenaga Mesin Gas
VA
: volt-ampere
Frequency Index
MVA
: mega-volt-ampere
Dist.
kW
: kilowatt
MW
: megawatt
Pemerintah : Gedung Kantor Pemerintah
kWh
: kilowatt-hour
PJU
: Penerangan Jalan Umum
MWh
: megawatt-hour
PJB
: Pembangkitan Tenaga Listrik
GWh
: gigawatt-hour
kms
: kilometer-sirkuit
MSCF
: 103 Standard Cubic Foot
(M=103)
MMSCF
: 106 Standard Cubic Foot
Statistik PLN 2009
Booklet hal i-48.indd 8
MMBTU
PLTU
(MM=106)
viii
1000 BTU Gas, adalah gas mempunyai Gross Heating Value sebesar 1000 BTU per SCF.
dengan gas tersebut, dan setelah pendinginan hasil pembakaran pada tingkat temperatur permulaan gas dan udara, uap air yang terbentuk dalam proses pembakaran itu terkondensasikan ke dalam bentuk cair.
Duration Index SAIFI
: System Average Interruption
: Distribusi
Gdg. Kantor
Jawa - Bali
P3B
: Penyaluran dan Pusat Pengatur
Beban SOD
: System Outage Duration
SOF
: System Outage Frequency
n.a
: not available
Statistik PLN 2009
ix
8/3/2010 13:54:13
Daftar Isi
Kata Pengantar Ikhtisar Penjelasan Daftar Isi
ii iii v x
1.8. SOF (System Outage Frequency) :
menyebabkan pemadaman sistem transmisi pada titik pelayanan, dengan satuan kali/100 kms. 2. Pengelompokan data 1 2 4
Hasil-hasil Pengusahaan Tabel 4 : Jumlah Pelanggan per Jenis Pelanggan 5 Tabel 5 : Daya Tersambung per Kelompok Pelanggan (MVA) 6 Tabel 6 : Energi Terjual per Kelompok Pelanggan (GWh) 7 Tabel 7 : Pendapatan per Kelompok Pelanggan (juta Rp) 8 Tabel 8 : Energi Terjual Rata-rata per Jenis Pelanggan (kWh) 9 Tabel 9 : Harga Jual Listrik Rata-rata per Kelompok Pelanggan (Rp/kWh) 10 Tabel 10 : Jumlah Pelanggan per Jenis Tegangan 11 Tabel 11 : Daya Tersambung per Jenis Tegangan (MVA) 12 Tabel 12 : Energi Terjual per Jenis Tegangan (GWh) 13 Tabel 13 : Pendapatan per Jenis Tegangan (juta Rp) 14 Tabel 14 : Jumlah Pelanggan, Daya Tersambung dan Energi yang Dikonsumsi per Golongan Tarif 15 Tabel 15 : Daftar Tunggu 16 Tabel 16 : SAIDI dan SAIFI 17 Tabel 17 : Jumlah Gangguan Transmisi per 100 kms 18 Tabel 18 : Jumlah Gangguan Distribusi per 100 kms 19 Tabel 19 : Rasio Elektrifikasi dan Energi yang Dikonsumsi per Kapita 20 Pembangkitan Tabel 20 : Jumlah Unit Pembangkit Tabel 21 : Kapasitas Terpasang (MW) Tabel 22 : Daya Mampu (MW) Tabel 23 : Energi yang Diproduksi (GWh) Tabel 24 : Pemakaian Bahan Bakar Tabel 25 : Harga Satuan Bahan Bakar Tabel 26 : Energi yang Diproduksi per Jenis Bahan Bakar (GWh) Tabel 27 : Captive Power
x
Statistik PLN 2009
Booklet hal i-48.indd 7
100 kms transmisi
Jumlah keluar sistem (System Outage Frequency), adalah indikator kinerja jumlah gangguan yang
Data Tahunan 2009 I. PENGUSAHAAN Penyediaan Tenaga Listrik Tabel 1 : Neraca Daya (MW) Tabel 2 : Neraca Energi Tabel 3 : Faktor Beban, Faktor Kapasitas, Faktor Permintaan (%)
Jumlah gangguan yang menyebabkan pemadaman
2.1. Data pembangkitan Data PLTA sudah termasuk data PLTM (Pusat Listrik Tenaga Mini/Mikro Hidro) yaitu pembangkit listrik tenaga air dengan satuan (unit) pembangkit berkapasitas 1.000 kW ke bawah (sesuai dengan Surat Edaran No. 006/PST/88).
2.2. Data pelanggan menurut golongan tarif
2.2.1.
Menurut kelompok pelanggan Kelompok rumah tangga, adalah penjumlahan golongan tarif S-1, R-1, R-2, dan R-3. Kelompok bisnis, adalah penjumlahan golongan tarif B-1, B-2, B-3, T, C dan tarif Multiguna. Kelompok industri, adalah penjumlahan golongan tarif I-1, I-2, I-3, dan I-4. Kelompok sosial, adalah penjumlahan golongan tarif S-2, dan S-3. Kelompok gedung kantor pemerintah, adalah penjumlahan golongan tarif P-1 dan P-2. Kelompok penerangan jalan umum, adalah golongan tarif P-3.
2.2.2.
Menurut jenis tegangan Jenis tegangan rendah, adalah penjumlahan golongan tarif S-1, S-2, R-1, R-2, R-3, B-1, B-2, I-1, I-2, P-1 dan P-3.
21 22 23 24 25 26 27 28
Jenis tegangan menengah, adalah penjumlahan golongan tarif S-3, B-3, I-3, P-2, Traksi (T) dan C (Curah). Jenis tegangan tinggi, adalah golongan tarif I-4. Jenis tarif multiguna, adalah tarif yang diperuntukkan hanya bagi pengguna listrik yang memerlukan pelayanan dengan kualitas khusus yang tidak termasuk dalam golongan tarif S, R, B, I, P, T (Traksi) dan C (Curah).
Statistik PLN 2009
vii
8/3/2010 13:54:13
Penjelasan
1.4. Susut energi (energy losses)
Σ kWh hilang di jaringan transmisi + Σ kWh hilang di jaringan distribusi
Σ kWh produksi netto
x 100%
kWh produksi netto, adalah jumlah kWh produksi sendiri dari pembangkit yang ada pada satuan PLN yang bersangkutan, ditambah kWh yang diterima dari satuan PLN lain, ditambah kWh pembelian dari luar PLN dan sewa genset (jika ada), dikurangi pemakaian sendiri sentral. kWh hilang di jaringan transmisi (susut transmisi), adalah kWh produksi netto, dikurangi kWh pemakaian sendiri gardu induk, dikurangi kWh yang dikirimkan ke satuan unit PLN lain dan luar PLN, dikurangi kWh yang dikirimkan ke distribusi. kWh hilang di jaringan distribusi (susut distribusi), adalah kWh yang dikirimkan ke distribusi, dikurangi kWh pemakaian sendiri gardu distribusi, dikurangi kWh terjual.
1.5. SAIDI (System Average Interruption Duration Index) **)
Σ (Lama pelanggan padam x Jumlah pelanggan yang mengalami pemadaman)
Jumlah pelanggan
1.6. SAIFI (System Average Interruption Frequency Index) **)
Σ (Pelanggan yang mengalami pemadaman) Jumlah pelanggan **) Pemadaman di jaringan distribusi yang dirasakan oleh pelanggan, termasuk yang diakibatkan oleh gangguan atau pemeliharaan di sisi pembangkitan maupun transmisi.
(SE Direksi PLN No. SE.031.E/471/PST/1993).
1.7. SOD (System Outage Duration) :
Lama gangguan yang menyebabkan pemadaman 100 kms transmisi
Lama keluar sistem (System Outage Duration), adalah indikator kinerja lama gangguan yang menyebabkan pemadaman sistem transmisi pada titik pelayanan, dengan satuan jam/100 kms.
vi
Statistik PLN 2009
Booklet hal i-48.indd 6
Penyaluran Tabel 28 : Panjang Jaringan Transmisi (kms) Tabel 29 : Panjang Jaringan Tegangan Menengah dan Tegangan Rendah (kms) Tabel 30 : Jumlah dan Daya Terpasang Trafo Gardu Induk Tabel 31 : Jumlah dan Daya Terpasang Trafo Gardu Distribusi II. KEUANGAN Tabel 32 : Neraca (juta Rp) Tabel 33 : Laba Rugi (juta Rp) Tabel 34 : Aktiva Tetap & Penyusutan (juta Rp) Tabel 35 : Piutang Langganan (juta Rp) Tabel 36 : Kecepatan Rata-rata Penagihan Tabel 37 : Biaya Operasi Pembangkit per Jenis Pembangkit Tabel 38 : Biaya Operasi Pembangkit Rata-rata per kWh Tabel 39 : Rasio Keuangan III. SUMBER DAYA MANUSIA Tabel 40 : Jumlah Pegawai Menurut Kelompok Peringkat Tabel 41 : Jumlah Pegawai Menurut Jenjang Pendidikan Tabel 42 : Produktivitas Pegawai Grafik 1 : Energi Terjual per Kelompok Pelanggan (GWh) Grafik 2 : Pendapatan (miliar Rp) Grafik 3 : Kapasitas Terpasang (MW) Grafik 4 : Energi yang Diproduksi (GWh)
29 30 31 32
33 34 35 36 37 38 38 39
40 41 42 43 43 44 44
Data Runtun Waktu (2001 - 2009) I. PENGUSAHAAN Tabel 43 : Faktor Beban, Faktor Kapasitas dan Faktor Permintaan (%) Tabel 44 : Jumlah Pelanggan per Kelompok Pelanggan Tabel 45 : Daya Tersambung per Kelompok Pelanggan (MVA) Tabel 46 : Energi Terjual per Kelompok Pelanggan (GWh) Tabel 47 : Energi Terjual Rata-rata per Kelompok Pelanggan (kWh) Tabel 48 : Pendapatan per Kelompok Pelanggan (juta Rp) Tabel 49 : Harga Jual Listrik Rata-rata per Kelompok Pelanggan (Rp/kWh) Tabel 50 : Jumlah Pelanggan per Jenis Tegangan Tabel 51 : Energi Terjual per Jenis Tegangan (GWh) Tabel 52 : Pendapatan per Jenis Tegangan (juta Rp) Tabel 53 : Pemakaian Sendiri dan Susut Energi Tabel 54 : Jumlah Unit Pembangkit Tabel 55 : Kapasitas Terpasang (MW) Tabel 56 : Daya Mampu (MW)
49 49 50 50 51 51 52 52 53 53 54 54 55 55
Statistik PLN 2009
xi
8/3/2010 13:54:13
Daftar Isi
Tabel 57 Tabel 58 Tabel 59 Tabel 60 Tabel 61
: : : : :
Energi yang Diproduksi (GWh) Pemakaian Bahan Bakar Harga Satuan Bahan Bakar Panjang Jaringan Transmisi (kms) Panjang Jaringan Tegangan Menengah & Tegangan Rendah (kms)
II. KEUANGAN Tabel 62 : Neraca (juta Rp) Tabel 63 : Laba Rugi (juta Rp) Tabel 64 : Aktiva Tetap & Penyusutan (juta Rp) Tabel 65 : Piutang Langganan (juta Rp) Tabel 66 : Penjualan, Piutang, dan Kecepatan Rata-rata Penagihan Piutang Tabel 67 : Biaya Operasi Pembangkit per Jenis Pembangkit (juta Rp) Tabel 68 : Biaya Pembangkitan Rata-rata (Rp/kWh) Tabel 69 : Rasio Keuangan Grafik 5 : Perkembangan Pendapatan (miliar Rp) Grafik 6 : Perkembangan Susut Energi (%) Grafik 7 : Perkembangan Kapasitas Terpasang (MW) Grafik 8 : Perkembangan Energi yang Diproduksi (GWh)
Penjelasan
56 56 57 57 58
1. Rumus yang digunakan dalam buku ini adalah sebagai berikut.
1.1. Faktor kapasitas (capacity factor) *)
Σ kWh produksi bruto per tahun
59 60 60 61 61 62 62 63 64 65 65 66
Σ kW kapasitas terpasang x 8.760 jam
kWh produksi bruto, adalah energi (kWh) yang dibangkitkan oleh generator sebelum dikurangi energi pemakaian sendiri (untuk peralatan bantu, penerangan sentral dan lain-lain), atau produksi energi listrik yang diukur pada terminal generator. Kapasitas terpasang, adalah kapasitas suatu unit pembangkit sebagaimana tertera pada papan nama (name plate) dari generator atau mesin penggerak utama (prime mover), dipilih mana yang lebih kecil. Khusus untuk PLTG, kapasitas terpasangnya adalah sebagaimana tertera pada papan nama berdasarkan base-load, bukan berdasarkan peak-load.
1.2. Faktor beban (load factor)*)
Data REPELITA (keadaan akhir tiap REPELITA) Tabel 70 Tabel 71 Tabel 72 Tabel 73 Tabel 74 Tabel 75 Tabel 76 Tabel 77 Tabel 78 Tabel 79 Tabel 80 Grafik 9 Grafik 10 Grafik 11
: : : : : : : : : : : : : :
Jumlah Pelanggan Laju Pertumbuhan Rata-rata Jumlah Pelanggan per Tahun (%) Daya Tersambung (MVA) Laju Pertumbuhan Rata-rata Daya Tersambung per Tahun (%) Energi Terjual (GWh) Laju Pertumbuhan Rata-rata Energi yang Terjual per Tahun (%) Susut Energi (%) Kapasitas Terpasang (MW) Laju Pertumbuhan Rata-rata Kapasitas Terpasang per Tahun (%) Energi yang Diproduksi (GWh) Laju Pertumbuhan Rata-rata Energi yang Diproduksi per Tahun (%) Perkembangan Susut Energi (%) Perkembangan Kapasitas Terpasang (MW) Perkembangan Energi yang Diproduksi (GWh)
Wilayah Kerja dan Letak Kantor Wilayah PLN Alamat Kantor Wilayah Kerja PLN
x 100 %
Σ kWh produksi total per tahun 71 71 71 72 72 72 73 73 73 74 74 75 75 76 80 82
x 100 %
Σ kW beban puncak x 8.760 jam kWh produksi total, adalah jumlah dari kWh produksi sendiri dari pembangkit yang ada pada satuan PLN yang bersangkutan, dan kWh yang diterima dari satuan PLN lain, ditambah kWh pembelian dari luar PLN dan sewa genset (jika ada). Beban puncak, adalah beban tertinggi setiap sistem yang pernah dicapai pada tahun kalender yang bersangkutan.
1.3. Faktor permintaan (demand factor)
Σ kW beban puncak x 100 %
Σ kVA tersambung x cos ϕ
cos ϕ = 0,8
*) SE Dir. PLN Nomor 006/PST/88
xii
Statistik PLN 2009
Booklet hal i-48.indd 5
Statistik PLN 2009
v
8/3/2010 13:54:13
Ikhtisar
Kapasitas terpasang dan jumlah trafo gardu distribusi menjadi 34.725 MVA dan 286.724 unit. Kapasitas terpasang dan jumlah trafo mengalami peningkatan masing-masing sebesar 8% dan 4%.
3. Penjualan Tenaga Listrik Jumlah energi listrik terjual pada tahun 2009 sebesar 134.581,98 GWh, meningkat 4,3% dibandingkan tahun sebelumnya. Kelompok pelanggan Industri mengkonsumsi 46.204,21 GWh (34%), Rumah Tangga 54.945,41 GWh (41%), Bisnis 24.825,24 GWh (18%), dan Lainnya (sosial, gedung pemerintah dan penerangan jalan umum) 8.607,13 GWh (6%). Penjualan energi listrik ke kelompok Rumah Tangga, Bisnis dan Lainnya masingmasing meningkat sebesar 9%, 8%, dan 8% dibandingkan tahun sebelumnya, sedangkan untuk kelompok Industri mengalami penurunan sebesar 4%. Jumlah pelanggan pada akhir tahun 2009 sebesar 40.117.685 meningkat 3% dari akhir tahun 2008. Harga jual listrik rata-rata per kWh selama tahun 2009 sebesar Rp 670,02 lebih tinggi dari tahun sebelumnya sebesar Rp 653,00.
4. Susut Energi Selama tahun 2009, susut energi sebesar 9,93%, terdiri dari susut transmisi 2,18% dan susut distribusi 7,93%. Susut energi tahun 2009 lebih rendah dibandingkan tahun 2008 yaitu sebesar 10,67%.
5. Rasio Elektrifikasi Dengan pertumbuhan jumlah pelanggan rumah tangga dari 36.025.071 pada akhir tahun 2008 menjadi 37.099.830 pada akhir tahun 2009, maka rasio elektrifikasi pada akhir tahun 2009 sebesar 63,75%.
6. Keuangan Selama tahun 2009 jumlah pendapatan operasi mencapai Rp 145.222.144 juta yang terdiri dari pendapatan penjualan tenaga listrik sebesar Rp 90.172.100 juta (62%), subsidi pemerintah Rp 53.719.818 juta (37%) dan pendapatan operasi lainnya sebesar Rp 1.330.226 juta (1%). Jumlah biaya operasi sebesar Rp 135.275.970 juta, dengan demikian laba operasi sebesar Rp 9.946.174 juta, mengalami kenaikan yang sangat signifikan jika dibandingkan pencapaian laba operasi tahun 2008 yang sebesar Rp 3.610.759 juta. Total asset mencapai sebesar Rp 333.713.076 juta, naik 15% dibandingkan tahun sebelumnya.
7. Sumber Daya Manusia Jumlah pegawai PLN pada akhir Desember 2009 sebanyak 42.096 orang (tidak termasuk Kantor Pusat, Jasa dan Proyek). Produktivitas pegawai pada tahun 2009 mencapai 3.197 MWh/pegawai dan 953 pelanggan/ pegawai, meningkat jika dibandingkan dengan akhir tahun 2008 yaitu sebesar 3.098 MWh/pegawai dan 933 pelanggan/pegawai.
iv
Statistik PLN 2009
Booklet hal i-48.indd 4
8/3/2010 13:54:13
Ikhtisar
1. Pembangkitan Tenaga Listrik Kapasitas Terpasang Pada akhir Desember 2009, total kapasitas terpasang dan jumlah unit pembangkit PLN (Holding dan Anak Perusahaan) mencapai 25.636,70 MW dan 5.014 unit, dengan 18.534,27 MW (72,30%) berada di Jawa. Total kapasitas terpasang meningkat 0,17% dibandingkan dengan akhir Desember 2008, sedangkan di Luar Jawa mengalami peningkatan sebesar 0,61%. Prosentase kapasitas terpasang per jenis pembangkit sebagai berikut : PLTU 8.764 MW (34%), PLTGU 7.371 MW (29%), PLTD 2.981 MW (12%), PLTA 3.508 MW (14%), PLTG 2.571 MW (10%), dan PLTP 415 MW (2%).
Beban Puncak Beban puncak pada tahun 2009 mencapai 23.438 MW, meningkat 10,98% dibandingkan tahun sebelumnya. Beban puncak sistem interkoneksi Jawa Bali mencapai 17.211 MW, atau naik 5,58%.
Produksi dan Pembelian Tenaga Listrik Selama tahun 2009, jumlah energi listrik produksi sendiri (termasuk sewa) sebesar 120.628 GWh, meningkat 2,2% dibandingkan tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, 38% diproduksi oleh PLN Holding, dan 62% diproduksi Anak Perusahaan yaitu PT Indonesia Power, PT PJB, PT PLN Batam dan PT PLN Tarakan. Prosentase energi listrik produksi sendiri per jenis energi primer adalah: gas alam 28.738,49 GWh (24%), batubara 43.137,63 GWh (36%), minyak 34.940,72 GWh (29%), tenaga air 10.306,91 GWh (9%), dan 3.504,47 GWh (3%) berasal dari panas bumi. Dibandingkan tahun sebelumnya, pangsa gas alam dan batubara meningkat, minyak menurun, sedangkan air dan panas bumi relatif konstan. Produksi total PLN (termasuk pembelian dari luar PLN) pada tahun 2009 sebesar 156.797,27 GWh, mengalami peningkatan 7.360,76 GWh atau 5% dari tahun sebelumnya. Dari produksi total PLN tersebut, energi listrik yang dibeli dari luar PLN sebesar 36.168,92 GWh (23%). Pembelian energi listrik tersebut meningkat 4.779 GWh atau 15% dibandingkan tahun 2008. Dari total energi listrik yang dibeli, pembelian terbesar sebanyak 9.105 GWh (25,2%) berasal dari PT Jawa Power di Jawa Timur dan 8.979 GWh (24,8 %) berasal dari PT Paiton Energy Company.
2. Transmisi dan Distribusi Pada akhir tahun 2009, total panjang jaringan transmisi mencapai 34.949 kms, atau meningkat 2,24% dibandingkan tahun sebelumnya, terdiri atas jaringan 500 kV sepanjang 5.092 kms, 275 kV sepanjang 1.011 kms, 150 kV sepanjang 24.192 kms, 70 kV sepanjang 4.642 kms dan 25 & 30 kV sepanjang 12 kms. Total panjang jaringan distribusi sebesar 639.517,23 kms, terdiri atas JTM sebesar 268.612 kms dan JTR sebesar 370.905 kms. Kapasitas terpasang trafo gardu induk sebesar 63.375 MVA, meningkat 6,5% dari tahun sebelumnya. Jumlah trafo gardu induk sebanyak 1.182 unit, terdiri atas trafo sistem 500 kV sebanyak 38 unit, sistem 275 kV sebanyak 4 unit, sistem 150 kV sebanyak 922 unit, sistem 70 kV sebanyak 210 unit, dan sistem < 30 kV sebanyak 8 unit.
Statistik PLN 2009
Booklet hal i-48.indd 3
iii
8/3/2010 13:54:10
Kata Pengantar
Buku Statistik PLN 2009 ini berisi data PT PLN (Persero) konsolidasi, yaitu gabungan antara PLN Holding dengan Anak Perusahaan. Buku ini dimaksudkan untuk memberikan informasi mengenai hasil kerja perusahaan selama tahun 2009 dan tahun-tahun sebelumnya. Data statistik disajikan dalam bentuk tabel yang diperinci menurut satuan PLN Distribusi, Wilayah, Unit Bisnis, Anak Perusahaan dan menurut provinsi. Isi buku dibagi dalam tiga bagian yang didahului dengan ikhtisar, penjelasan rumus-rumus, arti dari singkatan dan beberapa definisi. Bagian pertama berisi data PLN selama satu tahun kalender, bagian kedua berisi data runtun waktu selama beberapa tahun dan bagian ketiga berisi data keadaan akhir dari setiap REPELITA. Pada ketiga bagian ini juga dilengkapi dengan beberapa grafik yang mudah diinterpretasikan. Kepada semua pihak sangat diharapkan saran dan kritik yang membangun, untuk meningkatkan terbitan buku Statistik PLN selanjutnya.
Jakarta, Juli 2010
PT PLN (Persero)
ii
Statistik PLN 2009
Booklet hal i-48.indd 2
8/3/2010 13:54:10
Booklet hal i-48.indd 1
8/3/2010 13:54:07
Data Tahunan 2009
Data Tahunan 2009
Tabel 15 : Daftar Tunggu ����� 2009�
Permintaan Baru
Tersambung
Digugurkan/batal
Menunggu
Satuan PLN/Provinsi Jumlah Daya Jumlah Daya Jumlah Daya Jumlah Daya (kVA) (kVA) (kVA) (kVA) Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam 56.692 88.087,35 38.952 55.489,26 - - 17.740 32.598,09 Wilayah Sumatera Utara 106.511 169.716,41 76.792 128.847,19 192,00 147,00 29.527 40.722,22 Wilayah Sumatera Barat 24.734 36.755,63 10.057 18.744,73 213 192,10 14.464 17.818,80 Wilayah Riau 98.571 65.294,74 12.762 41.516,76 9.725 11.141,27 76.084 12.636,71 - Riau 81.868 144.965,26 11.854 39.499,94 9.673 11.038,17 60.341 94.427,15 - Kepulauan Riau 16.703 14.662,20 908 2.016,81 52 103,10 15.743 12.542,28 Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu 150.335 272.967,84 56.707 115.768,53 - - 93.628 157.199,31 - Sumatera Selatan - - - - - - 61.373 74.742,70 - Jambi - - - - - - 16.515 61.886,01 - Bengkulu - - - - - - 15.740 20.570,60 Wilayah Bangka Belitung 39.473 50.008,60 246 3.990,60 - - 39.227 46.018,00 Wilayah Lampung 96.335 117.794,38 20.301 29.137,34 9 310,00 76.025 88.347,04 Wilayah Kalimantan Barat 74.457 101.717,49 14.204 22.281,49 - - 60.253 79.436,00 Wilayah Kalsel dan Kalteng 82.722 104.859,06 30.823 19.591,06 - - 51.899 85.268,00 - Kalimantan Selatan 48.607 59.210,31 23.591 13.055,31 - - 25.016 46.155,00 - Kalimantan Tengah 34.115 45.648,75 7.232 6.535,75 - - 26.883 39.113,00 Wilayah Kalimantan Timur 148.895 423.589,24 5.314 32.940,09 64 249,60 143.517 390.399,55 Wilayah Sulut, Sulteng dan Gorontalo 68.107 175.621,62 19.167 43.491,62 - - 48.940 132.130,00 - Sulawesi Utara 21.896 114.559,65 9.380 30.669,65 - - 12.516 83.890,00 - Gorontalo 3.399 8.536,87 667 1.976,87 - - 2.732 6.560,00 - Sulawesi Tengah 42.812 52.535,11 9.120 10.855,11 - - 33.692 41.680,00 Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar 125.804 193.398,61 22.785 47.768,61 77 75,00 102.942 145.555,00 - Sulawesi Selatan 92.692 143.034,55 18.543 39.211,55 77 75,00 74.072 103.748,00 - Sulawesi Tenggara 30.366 46.465,30 1.496 4.658,29 - - 28.870 41.807,00 - Sulawesi Barat 2.746 3.898,77 2.746 3.898,77 - - - Wilayah Maluku dan Maluku Utara 16.002 45.151,78 10.760 15.376,78 - - 5.242 29.775,00 - Maluku 9.535 22.682,72 8.215 12.028,72 - - 1.320 10.654,00 - Maluku Utara 6.467 22.459,06 2.545 3.338,06 - - 3.922 19.121,00 Wilayah Papua 31.879 60.134,13 9.210 16.494,59 - - 22.669 43.639,54 Distribusi Bali 44.140 183.526,59 15.055 90.509,09 14.121 43.205,75 14.964 49.811,75 Wilayah Nusa Tenggara Barat 163.759 148.962,57 7.400 19.115,57 959 429,80 155.400 129.417,20 Wilayah Nusa Tenggara Timur 26.998 34.821,77 7.199 9.982,22 11 41,25 19.788 24.798,30 PT PLN Batam 15.668 69.327,30 15.668 69.327,30 - - - PT PLN Tarakan 1.649 3.641,88 553 1.565,08 - - 1.096 2.076,80 Luar Jawa 1.372.731 2.345.376,95 373.955 781.937,87 25.371 55.791,77 973.405,00 1.507.647,31 - Dist. Jawa Timur 253.669 1.180.141,32 189.139 426.195,92 6.127 77.812,70 58.403 676.132,70 Dist. Jawa Tengah dan Yogyakarta 359.859 500.538,45 252.114 346.462,45 - - 107.745 154.076,00 - Jawa Tengah 332.488 445.542,09 227.914 304.064,09 - - 104.574 141.478,00 - D.I. Yogyakarta 27.371 54.986,36 24.200 42.388,36 - - 3.171 12.598,00 Dist. Jawa Barat dan Banten 514.003 1.086.511,56 346.256 615.096,30 11.839 49.145,92 155.908 422.269,34 - Jawa Barat 431.425 978.782,41 308.359 547.269,62 10.387 47.361,92 112.679 384.150,87 - Banten 82.578 107.729,15 37.897 67.826,68 1.452 1.784,00 43.229 38.118,47 Dist. Jakarta Raya dan Tangerang 112.135 638.558,06 112.135 638.558,06 - - - J a w a 1.239.666 3.405.749,39 899.644 2.026.312,73 17.966 126.958,62 322.056 1.252.478,04 I n d o n e s i a 2.612.397 5.751.126,33 1.273.599 2.808.250,59 43.337 182.750,39 1.295.461 2.760.125,35
STK 220710
Tabel 1 : Neraca Daya (MW)
2009
Satuan PLN/Provinsi
Kapasitas Terpasang
Daya Mampu
Beban Puncak
Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam 155,20 98,08 Wilayah Sumatera Utara 15,66 8,71 Wilayah Sumatera Barat 34,40 19,85 Wilayah Riau 167,53 98,11 - Riau 83,21 48,11 - Kepulauan Riau 84,32 50,00 Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu 54,20 37,31 - Sumatera Selatan 18,14 4,95 - Jambi 11,74 18,29 - Bengkulu 24,32 14,07 Wilayah Bangka Belitung 101,13 54,38 Wilayah Lampung 8,03 2,65 Wilayah Kalimantan Barat 293,75 180,52 Wilayah Kalsel dan Kalteng 394,27 306,14 - Kalimantan Selatan 311,25 245,42 - Kalimantan Tengah 83,02 60,72 Wilayah Kalimantan Timur 461,23 251,98 Wilayah Sulut, Sulteng dan Gorontalo 358,03 236,72 - Sulawesi Utara 213,10 142,81 - Gorontalo 40,66 19,51 - Sulawesi Tengah 104,27 74,40 Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar 517,93 369,01 - Sulawesi Selatan 440,01 297,73 - Sulawesi Tenggara 74,69 69,57 - Sulawesi Barat 3,23 1,71 Wilayah Maluku dan Maluku Utara 182,21 92,05 - Maluku 116,18 57,08 - Maluku Utara 66,03 34,97 Wilayah Papua 170,71 93,49 Distribusi Bali 3,69 2,97 Wilayah Nusa Tenggara Barat 139,58 97,88 Wilayah Nusa Tenggara Timur 112,09 73,40 PT PLN Batam 132,32 65,60 PT PLN Tarakan 38,22 27,40 Kit Sumbagut 1.903,05 1.361,80 Kit Sumbagsel 1.859,20 1.581,10 P3B Sumatera - - Luar Jawa 7.102,43 5.059,15 Dist. Jawa Timur 14,71 11,17 Dist. Jawa Tengah dan Yogyakarta 0,70 0,48 - Jawa Tengah 0,38 0,28 - D.I. Yogyakarta 0,32 0,20 Dist. Jawa Barat dan Banten 0,93 0,18 - Jawa Barat 0,71 - - Banten 0,22 0,18 Dist. Jakarta Raya dan Tangerang - - PT Indonesia Power 8.992,79 8.279,17 PT PJB 6.507,14 5.697,48 P3B Jawa Bali - - Pembangkitan Muara Tawar 858,00 840,00 Pembangkitan PLTGU Cilegon 740,00 740,00 Pembangkitan Tanjung Jati B 1.420,00 1.420,00 Jawa 18.534,27 16.988,48 Indonesia 25.636,70 22.047,63
78,76 8,87 15,60 131,36 64,52 66,84 25,18 5,58 5,59 14,01 78,94 0,83 245,09 334,76 269,56 65,20 408,62 296,84 34,52 38,77 223,55 628,70 556,33 70,84 1,53 109,68 42,19 67,49 130,75 2,09 139,28 85,06 318,70 27,25 3.153,68
16
Statistik PLN 2009
Booklet hal i-48.indd 9
6.220,04 6,43 0,12 0,12 17.211,00 17.217,55 23.437,59 STK 220710
Statistik PLN 2009
1
8/3/2010 13:54:14
Data Tahunan 2009 Tabel 14 : Jumlah Pelanggan, Daya Tersambung dan Energi yang Dikonsumsi per Golongan Tarif ���� 2009
Tabel 2 : Neraca Energi Satuan PLN/Provinsi
Dibeli dari Luar PLN
Terima dari Unit lain (GWh)
Produksi sendiri *) Pemakaian Sendiri Sentral (GWh) (GWh) (%)
Produksi Netto Pemakaian Sendiri GI (GWh) (GWh) (%)
Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam - 1.206,82 322,65 7,97 2,47 1.521,50 - Wilayah Sumatera Utara 55,18 6.725,47 32,39 0,50 1,53 6.812,55 - Wilayah Sumatera Barat 2,31 2.118,71 76,04 2,09 2,75 2.194,96 - Wilayah Riau 49,82 1.703,23 742,30 22,07 2,97 2.473,28 - Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu 284,44 3.734,82 88,48 1,14 1,29 4.106,60 - Wilayah Bangka Belitung 17,83 - 436,35 10,04 2,30 444,15 - Wilayah Lampung - 2.315,79 2,70 0,09 3,22 2.318,41 - Wilayah Kalimantan Barat 1,26 - 1.330,73 41,01 3,08 1.290,99 - Wilayah Kalsel dan Kalteng 101,62 - 2.024,36 137,08 6,77 1.988,90 1,13 Wilayah Kalimantan Timur 322,20 - 1.619,95 31,66 1,95 1.910,49 0,64 Wilayah Sulut, Sulteng dan Gorontalo 216,85 - 1.425,37 55,00 3,86 1.587,23 0,49 Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar 1.838,42 - 1.746,57 44,42 2,54 3.540,57 1,84 Wilayah Maluku dan Maluku Utara - - 476,50 8,50 1,78 468,01 - Wilayah Papua 29,97 - 712,87 12,08 1,69 730,76 - Distribusi Bali 3,74 2.953,59 9,29 0,01 0,16 2.966,60 - Wilayah Nusa Tenggara Barat - - 790,15 38,63 4,89 751,52 - Wilayah Nusa Tenggara Timur - - 422,40 5,20 1,23 417,21 - PT PLN Batam 828,22 - 568,95 1,95 0,34 1.395,22 0,69 PT PLN Tarakan 56,16 - 121,97 3,64 2,99 174,49 - Kit Sumbagut - 62,52 9.237,95 355,40 3,85 8.945,07 - Kit Sumbagsel - 18,34 7.945,59 438,08 5,51 7.525,84 - P3B Sumatera 2.063,29 16.417,97 - - - 18.481,26 18,10 Luar Jawa 5.871,30 2.953,59 30.133,57 1.216,54 4,04 37.741,92 22,89 Dist. Jawa Timur 0,12 22.744,15 20,96 0,03 0,13 22.765,21 - Dist. Jawa Tengah dan Yogyakarta 12,49 16.312,60 0,44 0,02 4,14 16.325,50 - Dist. Jawa Barat dan Banten 71,53 38.451,63 0,24 0,00 0,44 38.523,39 - Dist. Jakarta Raya dan Tangerang 0,40 34.676,15 - - - 34.676,55 - PT Indonesia Power - 378,13 42.793,03 1.903,55 4,45 41.267,61 - PT PJB - 118,24 30.852,12 1.302,26 4,22 29.668,09 - P3B Jawa Bali 30.213,08 86.889,42 - - - 117.102,49 63,11 Pembangkitan Muara Tawar - 2,46 3.929,73 26,37 0,67 3.905,82 - Pembangkitan PLTGU Cilegon - 0,92 3.997,92 82,56 2,07 3.916,28 0,00 Pembangkitan Tanjung Jati B - 18,82 8.900,35 693,67 7,79 8.225,50 - J a w a 30.297,62 - 90.494,79 4.008,46 4,43 116.783,95 63,11 I n d o n e s i a 36.168,92 - 120.628,35 5.224,99 4,33 151.572,28 86,00
0,06 0,03 0,03 0,05 0,05 0,10 0,06 0,05 0,00 -
Golongan Tarif Pelanggan Tersambung Terjual (MVA) (MWh)
Pendapatan*) (ribu Rp)
S - 1 984 0,20 1.316,41 S - 2 860.339 1.620,93 2.293.139,23 S - 3 728 516,81 1.050.664,44 Pra Bayar 77.821 114,98 40.552,56 R - 1 36.511.814 27.246,12 49.298.803,21 R - 2 491.182 2.095,55 3.740.222,35 R - 3 95.850 1.358,03 1.905.063,16 B - 1 1.292.708 1.526,20 2.689.136,90 B - 2 467.510 6.402,59 10.142.817,09 B - 3 4.137 4.541,95 10.436.706,72 I - 1 13.097 106,25 118.511,18 I - 2 26.292 2.037,82 3.576.378,79 I - 3 8.449 10.202,62 31.611.039,27 I - 4 62 2.443,51 10.898.284,59 P - 1 107.305 807,43 1.205.707,52 P - 2 981 865,24 1.128.954,00 P - 3 121.173 768,23 2.888.105,84 T (Traksi) 31 114,33 110.618,46 C (Curah) 13 26,09 121.172,06 M (Multiguna) 37.209 98,91 1.324.789,67 Jumlah 40.117.685 62.893,78 134.581.983,43
316.908.970,66 1.335.872.147,70 619.493.476,63 **)
*) Sudah termasuk angka Koreksi Auditor
26.985.290.207,64 2.905.071.428,98 2.173.587.733,59 1.830.279.958,01 10.348.355.859,82 8.419.553.826,33 97.876.340,22 2.861.389.988,45 20.655.790.424,66 6.156.148.556,64 1.216.710.033,54 815.333.918,10 1.915.772.613,61 45.863.654,36 65.634.851,79 1.405.318.772,43
90.170.252.763,15 STK 220710
**) Pendapatan yang berasal dari Pra bayar tergabung dalam Kelompok Multiguna
0,05 0,06
Keterangan: *) termasuk sewa genset dan sewa PLTG **) termasuk ke luar PLN ***) Pemakaian sendiri GI dan Sistem Distribusi
2
Statistik PLN 2009
Booklet hal i-48.indd 10
Statistik PLN 2009
15
8/3/2010 13:54:14
Data Tahunan 2009 Tabel 13 : Pendapatan per Jenis Tegangan (juta Rp) ���� 2009
2009
Satuan PLN/Provinsi
T e g a n g a n
Jumlah
(%)
Rendah Menengah Tinggi Multiguna Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam 751.506,51 27.907,31 - 5.494,30 784.908,12 0,87 Wilayah Sumatera Utara 2.517.889,06 1.106.869,44 121.126,06 54.700,97 3.800.585,53 4,21 Wilayah Sumatera Barat 784.993,44 113.764,17 294.512,49 22.875,69 1.216.145,80 1,35 Wilayah Riau 1.281.566,24 178.859,75 - 20.192,91 1.480.618,91 1,64 - Riau 1.022.870,24 165.227,75 - 12.015,91 1.200.113,91 1,33 - Kepulauan Riau 258.696,00 13.632,00 - 8.177,00 280.505,00 0,31 Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu 1.812.973,25 423.531,28 - 225.126,30 2.461.630,84 2,73 - Sumatera Selatan 1.263.178,25 358.371,87 - 168.927,30 1.790.477,43 1,99 - Jambi 334.809,00 43.013,00 - 44.000,00 421.822,00 0,47 - Bengkulu 214.986,00 22.146,41 - 12.199,00 249.331,41 0,28 Wilayah Bangka Belitung 222.232,53 11.755,53 - 27.223,21 261.211,27 0,29 Wilayah Lampung 893.981,82 320.747,77 - 143.264,45 1.357.994,05 1,51 Wilayah Kalimantan Barat 586.329,86 58.266,19 - 97.607,02 742.203,08 0,82 Wilayah Kalsel dan Kalteng 992.327,12 121.345,07 - 31.021,26 1.144.693,44 1,27 - Kalimantan Selatan 675.780,12 113.598,07 - 17.833,26 807.211,44 0,90 - Kalimantan Tengah 316.547,00 7.747,00 - 13.188,00 337.482,00 0,37 Wilayah Kalimantan Timur 941.503,07 184.422,68 - 46.139,50 1.172.065,25 1,30 Wilayah Sulut, Sulteng dan Gorontalo 772.827,83 133.972,20 - 24.089,33 930.889,36 1,03 - Sulawesi Utara 407.643,00 107.345,00 - 14.112,00 529.100,00 0,59 - Gorontalo 104.117,00 9.973,00 - 5.291,08 119.381,08 0,13 - Sulawesi Tengah 261.067,83 16.654,20 - 4.686,25 282.408,28 0,31 Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar 1.512.476,62 281.196,94 171.986,92 81.283,44 2.046.943,92 2,27 - Sulawesi Selatan 1.241.978,62 270.284,94 171.986,92 59.489,44 1.743.739,92 1,93 - Sulawesi Tenggara 204.117,00 10.912,00 - 16.753,00 231.782,00 0,26 - Sulawesi Barat 66.381,00 - - 5.041,00 71.422,00 0,08 Wilayah Maluku dan Maluku Utara 262.190,36 19.919,77 - 4.883,00 286.993,13 0,32 - Maluku 162.545,36 15.970,77 - 3.298,00 181.814,13 0,20 - Maluku Utara 99.645,00 3.949,00 - 1.585,00 105.179,00 0,12 Wilayah Papua 452.874,63 26.698,18 - 4.729,40 484.302,22 0,54 Distribusi Bali 1.677.702,01 506.860,96 - 28.680,26 2.213.243,24 2,45 Wilayah Nusa Tenggara Barat 362.356,02 23.787,19 - 62.664,68 448.807,88 0,50 Wilayah Nusa Tenggara Timur 247.622,61 6.046,58 - 17.879,80 271.549,00 0,30 PT PLN Batam 629.827,60 613.927,03 130.737,08 67.879,77 1.442.371,48 1,60 PT PLN Tarakan 89.419,33 19.959,07 - 21.954,60 131.333,00 0,15 Luar Jawa 16.792.599,94 4.179.837,13 718.362,56 987.689,88 22.678.489,51 25,15 Dist. Jawa Timur 7.764.243,35 4.402.887,03 1.452.526,17 222.625,16 13.842.281,71 15,35 Dist. Jawa Tengah dan Yogyakarta 6.239.492,37 2.923.821,30 288.687,29 36.075,37 9.488.076,32 10,52 - Jawa Tengah 5.362.012,37 2.680.222,30 288.687,29 31.099,37 8.362.021,32 9,27 - D.I. Yogyakarta 877.480,00 243.599,00 - 4.976,00 1.126.055,00 1,25 Dist. Jawa Barat dan Banten 9.489.075,75 8.905.157,27 2.787.005,45 96.707,89 21.277.946,37 23,60 - Jawa Barat 8.772.978,75 7.806.933,27 1.209.251,45 83.680,89 17.872.844,37 19,82 - Banten 716.097,00 1.098.224,00 1.577.754,00 13.027,00 3.405.102,00 3,78 Dist. Jakarta Raya dan Tangerang 11.850.896,65 9.838.839,72 586.027,20 75.474,73 22.351.238,31 24,79 J a w a 35.343.708,13 26.070.705,32 5.114.246,11 430.883,15 66.959.542,71 74,26 Kantor Pusat *) 395.111,54 268.586,10 162.407,93 (6.429,44) 819.676,13 Koreksi Pendapatan *) 544.304,32 (104.388,64) (161.131,96) 6.824,82 285.608,55 I n d o n e s i a 51.987.115,28 30.623.517,19 6.156.148,56 1.405.318,77 90.172.099,80 100,00 (%) 57,65 33,96 6,83 1,56 100,00 *) Koreksi Auditor
14
Statistik PLN 2009
Booklet hal i-48.indd 11
Susut Transmisi (GWh) (%)
Dikirim ke Unit lain **)
Dikirim Distribusi (GWh)
Pemakaian Sendiri Gardu Distribusi Susut Distribusi (GWh) (%) (GWh) (%)
Susut Energi (GWh) (%)
Susut Energi & PS ***) (GWh) (%)
Pemakaian (GWh) (%)
- - - 1.521,50 1,37 0,09 220,73 14,51 220,73 14,51 222,10 14,60 1.299,40 - - 56,74 6.755,81 0,47 0,01 619,07 9,09 619,07 9,09 619,54 9,09 6.136,27 - - 11,87 2.183,09 1,05 0,05 154,20 7,03 154,20 7,03 155,25 7,07 2.027,84 - - 16,54 2.456,74 8,02 0,32 252,69 10,22 252,69 10,22 260,71 10,54 2.196,03 - - 4,55 4.102,04 3,70 0,09 416,25 10,14 416,25 10,14 419,95 10,23 3.682,09 - - - 444,15 - - 42,10 9,48 42,10 9,48 42,10 9,48 402,04 - - - 2.318,41 19,41 0,84 252,68 10,90 252,68 10,90 272,08 11,74 2.046,32 2,32 0,18 - 1.288,66 - - 125,31 9,71 127,63 9,89 127,63 9,89 1.163,36 15,25 0,77 - 1.972,52 - 180,31 9,07 195,57 9,83 196,69 9,89 1.792,21 21,21 1,11 - 1.888,64 - - 144,02 7,54 165,23 8,65 165,87 8,68 1.744,62 17,74 1,12 - 1.569,00 0,94 0,06 132,20 8,33 149,94 9,45 151,37 9,54 1.435,86 123,67 3,49 0,17 3.414,88 2,02 0,06 213,53 6,03 337,20 9,52 341,07 9,63 3.199,33 - - - 468,01 - - 47,69 10,19 47,69 10,19 47,69 10,19 420,31 - - - 730,76 - - 66,33 9,08 66,33 9,08 66,33 9,08 664,43 - - - 2.966,60 0,00 0,00 155,02 5,23 155,02 5,23 155,02 5,23 2.811,58 - - - 751,52 0,08 0,01 56,34 7,50 56,34 7,50 56,42 7,51 695,10 - - - 417,21 0,04 0,01 29,44 7,06 29,44 7,06 29,49 7,07 387,72 2,47 0,18 - 1.392,06 1,09 0,08 94,56 6,78 97,04 6,95 98,81 7,08 1.296,41 - - - 174,49 - - 8,78 5,03 8,78 5,03 8,78 5,03 165,71 - - 8.945,07 - - - - - - - - - - - - 7.525,84 - - - - - - - - - - 642,07 3,47 17.821,09 - - - - - 642,07 3,47 660,17 3,57 - 824,74 2,19 34.381,87 36.816,08 38,17 0,10 3.211,27 8,51 4.036,01 10,69 4.097,07 10,86 33.566,64 - - 0,05 22.765,15 - - 1.519,63 6,68 1.519,63 6,68 1.519,63 6,68 21.245,52 - - 0,42 16.325,09 - - 1.083,09 6,63 1.083,09 6,63 1.083,09 6,63 15.241,99 - - 228,44 38.294,96 68,97 0,18 2.905,08 7,54 2.905,08 7,54 2.974,05 7,72 35.320,91 - - 855,85 33.820,70 117,90 0,34 3.025,25 8,72 3.025,25 8,72 3.143,15 9,06 30.677,55 - - 41.267,61 - - - - - - - - - - - - 29.668,09 - - - - - - - - - - 2.478,53 2,12 114.560,86 - - - - - 2.478,53 2,12 2.541,64 2,17 - - - 3.905,82 - - - - - - - - - - - - 3.916,28 - - - - - - - - - - - - 8.225,50 - - - - - - - - - - 2.478,53 2,12 2.953,59 111.205,90 186,87 0,16 8.533,05 7,47 11.011,58 9,43 11.261,56 9,64 102.485,98 3.303,27 2,18 161,03 148.021,98 225,04 0,15 11.744,32 7,93 15.047,59 9,93 15.358,63 10,13 136.052,62
85,40 90,07 92,39 88,79 89,66 90,52 88,26 90,11 90,11 91,32 90,46 90,36 89,81 90,92 94,77 92,49 92,93 92,92 94,97 88,94 93,32 93,36 91,69 88,47 87,76 91,91 STK 220710
STK 220710
Statistik PLN 2009
3
8/3/2010 13:54:14
Data Tahunan 2009 Tabel 3 : Faktor Beban, Faktor Kapasitas, Faktor Permintaan ���� 2009 Satuan PLN/Provinsi Faktor Beban Faktor Kapasitas (%) (%) Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam 46,77 23,73 Wilayah Sumatera Utara 41,68 23,61 Wilayah Sumatera Barat 55,64 25,23 Wilayah Riau 64,51 50,58 - Riau 54,72 42,43 - Kepulauan Riau 73,95 58,62 Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu 40,11 18,64 - Sumatera Selatan 36,19 11,13 - Jambi 38,31 18,24 - Bengkulu 43,52 25,07 Wilayah Bangka Belitung 65,68 49,26 Wilayah Lampung 37,00 3,82 Wilayah Kalimantan Barat 62,04 51,71 Wilayah Kalsel dan Kalteng 72,50 58,61 - Kalimantan Selatan 74,90 61,86 - Kalimantan Tengah 62,55 46,42 Wilayah Kalimantan Timur 54,26 40,09 Wilayah Sulut, Sulteng dan Gorontalo 54,81 45,45 - Sulawesi Utara 298,10 48,29 - Gorontalo 61,16 58,32 - Sulawesi Tengah 16,15 34,62 Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar 65,09 38,50 - Sulawesi Selatan 65,25 34,81 - Sulawesi Tenggara 64,12 60,81 - Sulawesi Barat 52,08 24,67 Wilayah Maluku dan Maluku Utara 49,59 29,85 - Maluku 83,67 30,39 - Maluku Utara 28,29 28,92 Wilayah Papua 64,86 47,67 Distribusi Bali 71,43 28,89 Wilayah Nusa Tenggara Barat 64,76 64,62 Wilayah Nusa Tenggara Timur 56,69 43,02 PT PLN Batam 50,05 49,08 PT PLN Tarakan 74,63 36,43 Kit Sumbagut - 55,41 Kit Sumbagsel - 48,79 P3B Sumatera - - Luar Jawa 66,08 48,43 Dist. Jawa Timur 37,43 16,27 Dist. Jawa Tengah dan Yogyakarta - 16,14 - Jawa Tengah - 29,74 - D.I. Yogyakarta - - Dist. Jawa Barat dan Banten 22,83 2,95 - Jawa Barat - 3,86 - Banten - - Dist. Jakarta Raya dan Tangerang - - PT Indonesia Power - 54,32 PT PJB - 54,12 P3B Jawa Bali - - Pembangkitan Muara tawar - 52,28 Pembangkitan Cilegon - 61,67 Pembangkitan Tanjung Jati B - 71,55 J a w a 80,09 55,74 I n d o n e s i a 76,37 53,71
4
Statistik PLN 2009
Booklet hal i-48.indd 12
Faktor Permintaan (%) 7,87 0,23 1,33 10,24 6,14 28,92 1,09 0,34 1,42 5,01 40,88 0,06 35,07 28,84 32,38 19,85 44,09 29,42 6,28 30,60 67,25 28,92 30,51 27,91 1,58 30,99 18,06 56,13 30,42 0,11 32,45 25,53 31,81 27,68 28,82 0,05 0,01 30,19 29,81 STK 220710
Tabel 12 : Energi Terjual per Jenis Tegangan (GWh) ���� 2009
Satuan PLN/Provinsi
T e g a n g a n
Jumlah
Rendah Menengah Tinggi Multiguna Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam 1.221,97 40,28 - 14,20 1.276,45 Wilayah Sumatera Utara 4.082,82 1.725,88 209,01 79,18 6.096,90 Wilayah Sumatera Barat 1.245,17 165,97 571,99 23,39 2.006,52 Wilayah Riau 1.896,09 257,57 7,00 22,77 2.183,43 - Riau 1.523,61 240,24 6,02 16,19 1.786,06 - Kepulauan Riau 372,48 17,33 0,98 6,58 397,37 Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu 2.768,31 637,10 - 231,66 3.637,06 - Sumatera Selatan 1.928,87 548,03 - 177,89 2.654,79 - Jambi 492,57 57,62 - 44,72 594,90 - Bengkulu 346,87 31,45 - 9,05 387,37 Wilayah Bangka Belitung 361,48 16,76 - 20,52 398,76 Wilayah Lampung 1.396,96 510,32 - 116,75 2.024,03 Wilayah Kalimantan Barat 951,73 83,63 - 120,29 1.155,65 Wilayah Kalsel dan Kalteng 1.578,76 159,54 - 30,58 1.768,88 - Kalimantan Selatan 1.080,50 148,82 - 20,89 1.250,21 - Kalimantan Tengah 498,27 10,72 - 9,68 518,67 Wilayah Kalimantan Timur 1.424,76 255,64 0,39 40,17 1.720,96 Wilayah Sulut, Sulteng dan Gorontalo 1.213,85 180,28 - 25,99 1.420,11 - Sulawesi Utara 633,05 155,09 - 14,99 803,14 - Gorontalo 166,46 14,95 - 7,21 188,62 - Sulawesi Tengah 414,34 10,23 - 3,78 428,35 Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar 2.347,13 421,75 331,20 67,33 3.167,40 - Sulawesi Selatan 1.924,44 405,51 331,20 49,05 2.710,19 - Sulawesi Tenggara 317,58 16,24 - 14,58 348,40 - Sulawesi Barat 105,10 - - 3,70 108,80 Wilayah Maluku dan Maluku Utara 397,03 17,88 0,03 8,01 422,95 - Maluku 247,04 14,88 0,03 5,31 267,25 - Maluku Utara 149,99 3,01 - 2,70 155,70 Wilayah Papua 625,86 30,70 - 4,88 661,44 Distribusi Bali 2.125,97 636,66 - 26,02 2.788,65 Wilayah Nusa Tenggara Barat 597,85 31,78 - 59,28 688,91 Wilayah Nusa Tenggara Timur 360,34 9,24 - 13,12 382,71 PT PLN Batam 609,79 529,66 141,17 15,78 1.296,41 PT PLN Tarakan 103,44 26,93 - 35,33 165,71 Luar Jawa 25.309,30 5.737,56 1.260,79 955,26 33.262,92 Dist. Jawa Timur 11.894,99 6.345,87 2.653,95 163,37 21.058,18 Dist. Jawa Tengah dan Yogyakarta 10.091,40 4.412,25 545,76 34,78 15.084,19 - Jawa Tengah 8.766,19 4.052,54 545,76 30,84 13.395,34 - D.I. Yogyakarta 1.325,21 359,71 - 3,94 1.688,86 Dist. Jawa Barat dan Banten 15.177,57 14.150,63 5.403,77 57,10 34.789,07 - Jawa Barat 13.979,60 12.379,62 2.345,55 49,22 28.753,99 - Banten 1.197,97 1.771,01 3.058,22 7,88 6.035,08 Dist. Jakarta Raya dan Tangerang 15.426,29 13.813,03 1.034,01 114,28 30.387,62 Jawa 52.590,27 38.721,78 9.637,49 369,53 101.319,07 Indonesia 77.899,57 44.459,34 10.898,28 1.324,79 134.581,98 (%) 57,88 33,04 8,10 0,98 100,00
(%)
0,95 4,53 1,49 1,62 1,33 0,30 2,70 1,97 0,44 0,29 0,30 1,50 0,86 1,31 0,93 0,39 1,28 1,06 0,60 0,14 0,32 2,35 2,01 0,26 0,08 0,31 0,20 0,12 0,49 2,07 0,51 0,28 0,96 0,12 24,72 15,65 11,21 9,95 1,25 25,85 21,37 4,48 22,58 75,28 100,00 STK 220710
Statistik PLN 2009
13
8/3/2010 13:54:15
Data Tahunan 2009 Tabel 11 : Daya Tersambung per Jenis Tegangan (MVA) ����� 2009�
Tabel 4 : Jumlah Pelanggan per Jenis Pelanggan ���� 2009
Satuan PLN/Provinsi
(%)
Satuan PLN/Provinsi
1,27 4,87 1,49 1,63 1,34 0,29 2,93 2,07 0,50 0,36 0,25 1,69 0,89 1,48 1,06 0,42 1,18 1,28 0,70 0,16 0,42 2,77 2,32 0,32 0,12 0,45 0,30 0,15 0,55 2,36 0,55 0,42 1,27 0,13
Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam 853.659 887 53.452 25.456 4.900 640 938.994 2,34 Wilayah Sumatera Utara 2.290.474 3.494 86.695 45.412 12.147 5.462 2.443.684 6,09 Wilayah Sumatera Barat 775.637 285 52.815 22.575 3.944 1.751 857.007 2,14 Wilayah Riau 575.003 255 67.304 11.897 3.243 1.293 658.995 1,64 - Riau 479.841 183 54.515 9.896 2.385 1.195 548.015 1,37 - Kepulauan Riau 95.162 72 12.789 2.001 858 98 110.980 0,28 Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu 1.369.350 537 68.574 25.487 6.275 3.559 1.473.782 3,67 - Sumatera Selatan 947.325 361 39.886 17.114 3.756 2.426 1.010.868 2,52 - Jambi 206.414 138 18.720 3.761 1.246 504 230.783 0,58 - Bengkulu 215.611 38 9.968 4.612 1.273 629 232.131 0,58 Wilayah Bangka Belitung 127.830 114 5.776 2.973 961 404 138.058 0,34 Wilayah Lampung 877.400 238 25.361 18.996 2.122 1.062 925.179 2,31 Wilayah Kalimantan Barat 486.764 324 46.025 12.526 2.852 922 549.413 1,37 Wilayah Kalsel dan Kalteng 832.531 553 45.859 22.829 5.360 2.422 909.554 2,27 - Kalimantan Selatan 609.802 450 25.817 16.019 2.895 1.634 656.617 1,64 - Kalimantan Tengah 222.729 103 20.042 6.810 2.465 788 252.937 0,63 Wilayah Kalimantan Timur 408.307 244 28.456 9.977 2.799 1.547 451.330 1,13 Wilayah Sulut, Sulteng dan Gorontalo 735.828 657 28.204 20.384 4.402 1.044 790.519 1,97 - Sulawesi Utara 361.559 376 13.242 9.505 1.679 357 386.718 0,96 - Gorontalo 100.356 84 3.881 3.249 787 271 108.628 0,27 - Sulawesi Tengah 273.913 197 11.081 7.630 1.936 416 295.173 0,74 Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar 1.401.300 1.175 63.477 25.226 7.597 3.084 1.501.859 3,74 - Sulawesi Selatan 1.131.868 1.034 49.097 19.447 5.139 2.605 1.209.190 3,01 - Sulawesi Tenggara 183.727 115 9.828 3.980 1.761 365 199.776 0,50 - Sulawesi Barat 85.705 26 4.552 1.799 697 114 92.893 0,23 Wilayah Maluku dan Maluku Utara 279.407 60 11.031 6.965 2.378 375 300.216 0,75 - Maluku 182.849 40 6.720 4.177 1.371 86 195.243 0,49 - Maluku Utara 96.558 20 4.311 2.788 1.007 289 104.973 0,26 Wilayah Papua 187.598 59 31.429 6.820 3.212 935 230.053 0,57 Distribusi Bali 656.299 665 67.169 20.440 2.824 3.597 750.994 1,87 Wilayah Nusa Tenggara Barat 336.805 154 16.792 12.003 2.326 1.194 369.274 0,92 Wilayah Nusa Tenggara Timur 224.869 117 18.481 6.479 3.181 428 253.555 0,63 PT PLN Batam 178.888 279 21.838 1.971 294 627 203.897 0,51 PT PLN Tarakan 23.905 - 9.348 368 217 196 34.034 0,08 Luar Jawa 12.621.854 10.097 748.086 298.784 66.774 34.802 13.780.397 34,35 Dist. Jawa Timur 6.546.970 11.114 323.013 161.945 12.234 24.114 7.079.390 17,65 Dist. Jawa Tengah dan Yogyakarta 6.740.884 4.956 227.336 179.523 15.970 24.386 7.193.055 17,93 - Jawa Tengah 6.002.195 4.482 196.806 160.166 13.612 21.301 6.398.562 15,95 - D.I. Yogyakarta 738.689 474 30.530 19.357 2.358 3.085 794.493 1,98 Dist. Jawa Barat dan Banten 7.944.135 11.155 319.174 180.138 11.078 26.770 8.492.450 21,17 - Jawa Barat 7.227.573 10.636 299.853 158.784 9.836 25.116 7.731.798 19,27 - Banten 716.562 519 19.321 21.354 1.242 1.654 760.652 1,90 Dist. Jakarta Raya dan Tangerang 3.245.987 10.578 261.820 40.677 4.655 8.676 3.572.393 8,90 J a w a 24.477.976 37.803 1.131.343 562.283 43.937 83.946 26.337.288 65,65 I n d o n e s i a 37.099.830 47.900 1.879.429 861.067 114.971 114.488 40.117.685 100,00 (%) 92,48 0,12 4,68 2,15 0,28 0,30 100,00
T e g a n g a n
Jumlah
Rendah Menengah Tinggi Multiguna Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam 773,49 25,44 - 1,35 800,29 Wilayah Sumatera Utara 2.330,24 671,91 61,00 1,96 3.065,11 Wilayah Sumatera Barat 780,31 65,15 90,00 - 935,45 Wilayah Riau 909,94 115,83 - - 1.025,77 - Riau 736,41 104,48 - - 840,89 - Kepulauan Riau 173,53 11,35 - - 184,88 Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu 1.560,51 249,62 - 32,57 1.842,70 - Sumatera Selatan 1.081,27 204,94 - 16,99 1.303,20 - Jambi 270,72 30,79 - 14,46 315,97 - Bengkulu 208,52 13,89 - 1,12 223,53 Wilayah Bangka Belitung 146,74 7,75 - - 154,48 Wilayah Lampung 884,66 178,24 - - 1.062,90 Wilayah Kalimantan Barat 509,76 37,23 - 12,13 559,12 Wilayah Kalsel dan Kalteng 835,86 92,82 - - 928,67 - Kalimantan Selatan 580,48 85,48 - - 665,97 - Kalimantan Tengah 255,37 7,33 - - 262,71 Wilayah Kalimantan Timur 597,20 144,20 - - 741,40 Wilayah Sulut, Sulteng dan Gorontalo 719,12 83,77 - 4,36 807,25 - Sulawesi Utara 369,48 66,11 - 4,36 439,95 - Gorontalo 92,85 8,51 - - 101,36 - Sulawesi Tengah 256,79 9,16 - - 265,94 Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar 1.472,18 194,90 72,25 - 1.739,33 - Sulawesi Selatan 1.198,87 187,85 72,25 - 1.458,97 - Sulawesi Tenggara 195,98 7,05 - - 203,03 - Sulawesi Barat 77,33 - - - 77,33 Wilayah Maluku dan Maluku Utara 268,49 14,64 - - 283,13 - Maluku 173,08 13,85 - - 186,93 - Maluku Utara 95,40 0,80 - - 96,20 Wilayah Papua 327,52 16,37 - - 343,89 Distribusi Bali 1.226,98 257,24 - - 1.484,22 Wilayah Nusa Tenggara Barat 325,62 14,21 - 3,58 343,41 Wilayah Nusa Tenggara Timur 262,87 3,71 - - 266,58 PT PLN Batam 470,99 265,15 52,00 13,44 801,58 PT PLN Tarakan 49,83 10,23 - 18,71 78,77 Luar Jawa 14.452,27 2.448,41 275,25 88,10 17.264,04 Dist. Jawa Timur 7.125,49 2.326,29 592,03 2,23 10.046,04 Dist. Jawa Tengah dan Yogyakarta 5.981,06 1.274,34 136,00 - 7.391,40 - Jawa Tengah 5.192,83 1.137,70 136,00 - 6.466,53 - D.I. Yogyakarta 788,23 136,64 - - 924,87 Dist. Jawa Barat dan Banten 8.200,86 4.556,13 1.080,09 2,22 13.839,30 - Jawa Barat 7.590,91 3.948,41 544,09 0,46 12.083,87 - Banten 609,94 607,72 536,00 1,76 1.755,43 Dist. Jakarta Raya dan Tangerang 8.209,59 5.776,92 360,14 6,36 14.353,01 Jawa 29.517,01 13.933,68 2.168,26 10,80 45.629,74 Indonesia 43.969,28 16.382,09 2.443,51 98,91 62.893,78 (%) 69,91 26,05 3,89 0,16 100,00
12
Statistik PLN 2009
Booklet hal i-48.indd 13
27,45 15,97 11,75 10,28 1,47 22,00 19,21 2,79 22,82 72,55
Rumah Tangga
Industri
Bisnis
Sosial Gdg. Kantor Penerangan Pemerintah Jalan Umum
Jumlah
(%)
STK 220710
100,00 STK 220710
Statistik PLN 2009
5
8/3/2010 13:54:15
Data Tahunan 2009 Tabel 5 : Daya Tersambung per Kelompok Pelanggan (MVA)
2009
Satuan PLN/Provinsi
Rumah Industri Bisnis Sosial Gdg. Kantor Penerangan Jumlah Tangga Pemerintah Jalan Umum
(%)
Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam 542,16 22,35 131,80 45,31 38,14 20,53 800,29 1,27 Wilayah Sumatera Utara 1.642,26 686,62 510,21 106,05 43,97 76,00 3.065,11 4,87 Wilayah Sumatera Barat 580,45 136,79 146,15 37,54 23,41 11,12 935,45 1,49 Wilayah Riau 581,73 48,62 285,26 40,21 42,78 27,17 1.025,77 1,63 - Riau 474,87 37,81 233,61 34,97 36,03 23,59 840,89 1,34 - Kepulauan Riau 106,85 10,81 51,65 5,24 6,75 3,58 184,88 0,29 Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu 1.161,18 192,62 338,03 63,84 58,11 28,92 1.842,70 2,93 - Sumatera Selatan 808,79 159,71 231,78 44,08 38,66 20,18 1.303,20 2,07 - Jambi 191,81 24,25 73,69 10,80 11,17 4,25 315,97 0,50 - Bengkulu 160,58 8,66 32,56 8,97 8,28 4,49 223,53 0,36 Wilayah Bangka Belitung 104,84 10,19 24,16 5,46 7,39 2,45 154,48 0,25 Wilayah Lampung 711,81 132,53 153,32 32,49 17,77 14,97 1.062,90 1,69 Wilayah Kalimantan Barat 342,02 30,40 132,47 22,37 21,91 9,94 559,12 0,89 Wilayah Kalsel dan Kalteng 596,58 73,85 165,02 33,07 38,84 21,31 928,67 1,48 - Kalimantan Selatan 421,27 66,03 119,47 22,41 21,34 15,44 665,97 1,06 - Kalimantan Tengah 175,31 7,83 45,55 10,66 17,50 5,87 262,71 0,42 Wilayah Kalimantan Timur 382,67 52,88 208,51 34,81 47,55 14,98 741,40 1,18 Wilayah Sulut, Sulteng dan Gorontalo 511,68 49,00 162,92 40,36 32,03 11,26 807,25 1,28 - Sulawesi Utara 258,14 32,99 110,03 21,27 13,27 4,26 439,95 0,70 - Gorontalo 65,87 6,20 14,06 6,53 6,17 2,52 101,36 0,16 - Sulawesi Tengah 187,66 9,82 38,83 12,56 12,60 4,48 265,95 0,42 Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar 1.043,40 214,74 313,09 63,39 63,87 40,83 1.739,33 2,77 - Sulawesi Selatan 843,44 204,33 273,65 53,62 49,32 34,61 1.458,97 2,32 - Sulawesi Tenggara 140,31 9,35 30,45 7,18 11,58 4,16 203,03 0,32 - Sulawesi Barat 59,66 1,06 8,99 2,59 2,97 2,06 77,33 0,12 Wilayah Maluku dan Maluku Utara 195,21 3,83 47,93 13,13 19,48 3,54 283,13 0,45 - Maluku 125,90 3,19 33,69 9,33 13,31 1,51 186,93 0,30 - Maluku Utara 69,31 0,64 14,24 3,81 6,17 2,03 96,20 0,15 Wilayah Papua 179,97 2,87 108,80 18,29 29,37 4,59 343,89 0,55 Distribusi Bali 718,08 48,82 620,27 39,59 36,89 20,57 1.484,22 2,36 Wilayah Nusa Tenggara Barat 221,73 11,20 71,30 18,27 12,63 8,28 343,41 0,55 Wilayah Nusa Tenggara Timur 175,85 2,72 53,45 16,05 14,37 4,14 266,58 0,42 PT PLN Batam 292,54 206,00 264,48 15,55 16,77 6,24 801,58 1,27 PT PLN Tarakan 26,41 - 44,15 3,05 3,88 1,27 78,77 0,13 Luar Jawa 10.010,56 1.926,02 3.781,33 648,83 569,17 328,12 17.264,04 27,45 Dist. Jawa Timur 4.973,12 3.011,20 1.427,48 345,15 141,95 147,13 10.046,04 15,97 Dist. Jawa Tengah dan Yogyakarta 4.480,26 1.333,54 999,77 335,37 112,86 129,60 7.391,40 11,75 - Jawa Tengah 3.913,64 1.269,06 822,73 259,55 86,20 115,35 6.466,53 10,28 - D.I. Yogyakarta 566,62 64,48 177,04 75,82 26,65 14,25 924,87 1,47 Dist. Jawa Barat dan Banten 6.096,57 5.350,00 1.729,43 417,61 172,35 73,34 13.839,30 22,00 - Jawa Barat 5.639,61 4.225,27 1.603,84 394,03 158,32 62,80 12.083,87 19,21 - Banten 456,96 1.124,73 125,59 23,58 14,03 10,54 1.755,43 2,79 Dist. Jakarta Raya dan Tangerang 5.139,38 3.169,45 4.772,04 505,75 676,33 90,05 14.353,01 22,82 J a w a 20.689,34 12.864,18 8.928,72 1.603,89 1.103,50 440,11 45.629,74 72,55 I n d o n e s i a 30.699,90 14.790,21 12.710,06 2.252,72 1.672,67 768,23 62.893,78 100,00 (%) 48,81 23,52 20,21 3,58 2,66 1,22 100,00
STK 220710
Tabel 10 : Jumlah Pelanggan per Jenis Tegangan ���� 2009 Satuan PLN/Provinsi
Statistik PLN 2009
Booklet hal i-48.indd 14
Jumlah
Rendah Menengah Tinggi Multiguna Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam 938.828 64 - 102 938.994 Wilayah Sumatera Utara 2.442.799 879 2 4 2.443.684 Wilayah Sumatera Barat 856.924 82 1 - 857.007 Wilayah Riau 658.852 143 - - 658.995 - Riau 547.891 124 - - 548.015 - Kepulauan Riau 110.961 19 - - 110.980 Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu 1.466.561 243 - 6.978 1.473.782 - Sumatera Selatan 1.010.411 182 - 275 1.010.868 - Jambi 224.127 38 - 6.618 230.783 - Bengkulu 232.023 23 - 85 232.131 Wilayah Bangka Belitung 138.038 20 - - 138.058 Wilayah Lampung 925.020 159 - - 925.179 Wilayah Kalimantan Barat 539.536 66 - 9.811 549.413 Wilayah Kalsel dan Kalteng 909.432 122 - - 909.554 - Kalimantan Selatan 656.507 110 - - 656.617 - Kalimantan Tengah 252.925 12 - - 252.937 Wilayah Kalimantan Timur 451.151 179 - - 451.330 Wilayah Sulut, Sulteng dan Gorontalo 790.293 150 - 76 790.519 - Sulawesi Utara 386.546 96 - 76 386.718 - Gorontalo 108.610 18 - - 108.628 - Sulawesi Tengah 295.137 36 - - 295.173 Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar 1.501.603 254 2 - 1.501.859 - Sulawesi Selatan 1.208.949 239 2 - 1.209.190 - Sulawesi Tenggara 199.761 15 - - 199.776 - Sulawesi Barat 92.893 - - - 92.893 Wilayah Maluku dan Maluku Utara 300.188 28 - - 300.216 - Maluku 195.217 26 - - 195.243 - Maluku Utara 104.971 2 - - 104.973 Wilayah Papua 230.013 40 - - 230.053 Distribusi Bali 750.720 274 - - 750.994 Wilayah Nusa Tenggara Barat 366.979 27 - 2.268 369.274 Wilayah Nusa Tenggara Timur 253.540 15 - - 253.555 PT PLN Batam 202.547 278 8 1.064 203.897 PT PLN Tarakan 27.423 16 - 6.595 34.034 Luar Jawa 13.750.447 3.039 13 26.898 13.780.397 Dist. Jawa Timur 7.075.327 1.964 18 2.081 7.079.390 Dist. Jawa Tengah dan Yogyakarta 7.191.655 1.398 2 - 7.193.055 - Jawa Tengah 6.397.347 1.213 2 - 6.398.562 - D.I. Yogyakarta 794.308 185 - - 794.493 Dist. Jawa Barat dan Banten 8.410.620 81.165 23 642 8.492.450 - Jawa Barat 7.654.380 76.760 16 642 7.731.798 - Banten 756.240 4.405 7 - 760.652 Dist. Jakarta Raya dan Tangerang 3.560.041 4.758 6 7.588 3.572.393 J a w a 26.237.643 89.285 49 10.311 26.337.288 I n d o n e s i a 39.988.090 92.324 62 37.209 40.117.685 (%) 99,68 0,23 0,00 0,09 100,00
6
T e g a n g a n
(%)
2,34 6,09 2,14 1,64 1,37 0,28 3,67 2,52 0,58 0,58 0,34 2,31 1,37 2,27 1,64 0,63 1,13 1,97 0,96 0,27 0,74 3,74 3,01 0,50 0,23 0,75 0,49 0,26 0,57 1,87 0,92 0,63 0,51 0,08 34,35 17,65 17,93 15,95 1,98 21,17 19,27 1,90 8,90 65,65 100,00 STK 220710
Statistik PLN 2009
11
8/3/2010 13:54:15
Data Tahunan 2009 Tabel 9 : Harga Jual Listrik Rata-rata per Kelompok Pelanggan (Rp/kWh) ���� 2009
Tabel 6 : Energi Terjual per Kelompok Pelanggan (GWh) ���� 2009
Satuan PLN/Provinsi Rumah Industri Bisnis Sosial Gdg. Kantor Penerangan Jumlah Tangga Pemerintah Jalan Umum Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam 521,54 715,72 873,11 573,22 947,23 635,25 614,91 Wilayah Sumatera Utara 541,94 626,77 816,43 575,87 828,19 629,97 623,36 Wilayah Sumatera Barat 561,40 539,19 876,10 551,28 988,23 662,70 606,10 Wilayah Riau 602,90 635,25 839,96 565,78 965,38 644,25 678,12 - Riau 600,51 616,92 828,81 568,92 943,77 645,88 671,93 - Kepulauan Riau 613,16 743,52 888,90 547,06 1.050,00 635,03 705,91 Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu 581,61 637,03 922,56 577,23 983,79 827,24 676,82 - Sumatera Selatan 507,51 625,93 853,77 520,87 885,59 800,02 614,67 - Jambi 919,34 719,91 1.152,20 833,14 1.315,34 979,82 975,75 - Bengkulu 556,64 696,29 911,81 596,13 1.033,70 782,66 643,65 Wilayah Bangka Belitung 548,81 661,90 1.077,08 540,50 963,50 756,71 655,06 Wilayah Lampung 587,99 646,37 890,81 561,14 938,35 644,86 670,94 Wilayah Kalimantan Barat 534,87 708,52 822,37 556,43 895,09 659,26 642,24 Wilayah Kalsel dan Kalteng 550,41 693,44 912,15 557,91 1.000,46 648,16 647,13 - Kalimantan Selatan 543,44 696,60 928,27 554,34 1.021,21 649,79 645,66 - Kalimantan Tengah 566,15 672,43 876,01 565,10 973,08 641,58 650,67 Wilayah Kalimantan Timur 576,91 662,08 920,39 592,25 966,28 637,60 681,06 Wilayah Sulut, Sulteng dan Gorontalo 551,12 686,37 862,49 569,82 1.023,44 727,54 655,50 - Sulawesi Utara 554,11 671,90 844,53 592,75 958,17 639,42 658,79 - Gorontalo 532,25 719,06 1.012,44 557,99 951,64 794,44 659,62 - Sulawesi Tengah 554,27 738,34 852,30 533,50 1.115,55 789,17 647,54 Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar 560,89 591,86 878,74 569,27 945,36 635,42 646,25 - Sulawesi Selatan 561,20 587,83 869,57 564,83 932,68 634,97 643,40 - Sulawesi Tenggara 558,57 694,93 936,40 602,78 991,27 636,83 665,27 - Sulawesi Barat 562,63 766,70 929,14 601,68 1.008,24 639,95 656,43 Wilayah Maluku dan Maluku Utara 568,93 743,40 865,38 653,26 980,13 691,89 678,55 - Maluku 571,85 778,30 865,43 695,42 929,76 737,29 680,31 - Maluku Utara 564,01 649,56 865,27 575,75 1.062,66 632,42 675,52 Wilayah Papua 615,37 727,14 908,67 630,46 961,23 703,96 732,19 Distribusi Bali 667,34 698,21 924,70 607,92 942,34 636,98 793,66 Wilayah Nusa Tenggara Barat 521,09 782,93 953,19 546,57 980,70 641,14 651,48 Wilayah Nusa Tenggara Timur 594,88 901,88 933,01 645,73 963,63 636,54 709,55 PT PLN Batam 832,67 1.078,67 1.379,15 765,61 1.398,48 1.342,16 1.112,59 PT PLN Tarakan 868,57 - 745,79 662,62 942,94 750,00 792,56 Luar Jawa 577,09 658,11 911,42 579,82 967,15 667,23 681,80 Dist. Jawa Timur 571,27 650,38 930,28 574,42 945,60 648,18 657,34 Dist. Jawa Tengah dan Yogyakarta 539,38 647,45 923,60 568,34 920,49 637,21 629,01 - Jawa Tengah 533,55 646,92 929,24 560,53 924,54 637,26 624,25 - D.I. Yogyakarta 579,54 660,23 900,29 593,04 904,50 636,77 666,76 Dist. Jawa Barat dan Banten 553,17 594,14 947,08 505,33 916,06 644,33 611,63 - Jawa Barat 556,88 607,97 1.055,50 597,83 909,61 640,64 629,78 - Banten 509,92 552,90 1.011,63 506,98 971,67 666,95 564,22 Dist. Jakarta Raya dan Tangerang 694,67 662,51 853,55 617,51 758,01 752,18 735,54 J a w a 594,40 626,21 890,00 572,92 825,13 666,88 660,88 I n d o n e s i a 589,33 644,34 890,90 577,77 870,38 663,33 670,02
Satuan PLN/Provinsi Rumah Industri Bisnis Sosial Gdg. Kantor Penerangan Jumlah Tangga Pemerintah Jalan Umum Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam 823,16 41,16 217,93 55,65 51,10 87,46 1.276,45 Wilayah Sumatera Utara 2.678,80 1.786,31 1.047,54 151,86 71,33 361,06 6.096,90 Wilayah Sumatera Barat 883,13 694,89 271,98 56,71 30,68 69,13 2.006,52 Wilayah Riau 1.224,19 132,40 576,55 73,37 58,17 118,75 2.183,43 - Riau 993,23 113,24 469,58 62,83 46,34 100,86 1.786,06 - Kepulauan Riau 230,96 19,16 106,97 10,55 11,83 17,89 397,37 Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu 2.060,19 529,24 755,26 95,48 73,53 123,37 3.637,06 - Sumatera Selatan 1.453,29 461,43 531,27 69,58 49,59 89,63 2.654,79 - Jambi 338,68 46,65 162,04 14,48 13,05 20,00 594,90 - Bengkulu 268,22 21,16 61,94 11,42 10,89 13,74 387,37 Wilayah Bangka Belitung 279,44 27,10 61,18 9,64 12,67 8,73 398,76 Wilayah Lampung 1.083,01 353,31 448,60 47,28 25,41 66,42 2.024,03 Wilayah Kalimantan Barat 661,44 60,30 336,38 32,77 34,51 30,26 1.155,65 Wilayah Kalsel dan Kalteng 1.131,21 141,15 337,34 46,09 49,59 63,50 1.768,88 - Kalimantan Selatan 784,31 122,70 233,28 30,79 28,21 50,92 1.250,21 - Kalimantan Tengah 346,90 18,45 104,05 15,30 21,38 12,58 518,67 Wilayah Kalimantan Timur 1.006,11 132,50 413,60 57,85 55,55 55,35 1.720,96 Wilayah Sulut, Sulteng dan Gorontalo 838,77 102,39 327,49 55,46 48,82 47,19 1.420,11 - Sulawesi Utara 435,35 76,93 222,90 29,81 18,41 19,75 803,14 - Gorontalo 116,87 10,92 31,64 10,13 9,76 9,30 188,62 - Sulawesi Tengah 286,55 14,54 72,95 15,52 20,65 18,15 428,35 Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar 1.567,62 637,71 645,14 96,46 91,36 129,11 3.167,40 - Sulawesi Selatan 1.273,23 614,90 554,41 85,10 72,77 109,79 2.710,19 - Sulawesi Tenggara 221,58 21,00 70,67 8,52 14,53 12,10 348,40 - Sulawesi Barat 72,80 1,81 20,07 2,83 4,06 7,22 108,80 Wilayah Maluku dan Maluku Utara 261,53 5,82 96,76 13,28 34,48 11,08 422,95 - Maluku 164,23 4,24 62,48 8,60 21,41 6,28 267,25 - Maluku Utara 97,30 1,58 34,28 4,68 13,07 4,79 155,70 Wilayah Papua 366,84 5,82 205,65 25,16 41,93 16,05 661,44 Distribusi Bali 1.201,22 109,65 1.304,43 53,33 65,44 54,56 2.788,65 Wilayah Nusa Tenggara Barat 428,32 18,52 171,59 28,30 14,87 27,31 688,91 Wilayah Nusa Tenggara Timur 223,81 4,31 99,77 19,13 19,47 16,22 382,71 PT PLN Batam 381,53 419,91 441,16 18,04 26,66 9,10 1.296,41 PT PLN Tarakan 56,61 - 93,64 4,09 5,66 5,71 165,71 Luar Jawa 17.156,92 5.202,49 7.851,98 939,95 811,22 1.300,35 33.262,92 Dist. Jawa Timur 8.097,40 8.970,26 2.734,17 533,66 214,65 508,06 21.058,18 Dist. Jawa Tengah dan Yogyakarta 7.356,94 4.716,18 1.874,10 504,21 161,36 471,41 15.084,19 - Jawa Tengah 6.424,32 4.527,13 1.509,31 383,14 128,69 422,74 13.395,34 - D.I. Yogyakarta 932,62 189,05 364,79 121,07 32,66 48,67 1.688,86 Dist. Jawa Barat dan Banten 11.642,66 19.142,62 2.968,56 545,61 226,31 263,31 34.789,07 - Jawa Barat 10.723,60 14.336,10 2.463,87 426,69 202,79 226,42 28.379,47 - Banten 919,06 4.806,53 208,41 40,67 23,52 36,89 6.035,08 Dist. Jakarta Raya dan Tangerang 10.691,49 8.172,67 9.396,43 860,93 921,13 344,98 30.387,62 J a w a 37.788,48 41.001,72 16.973,26 2.444,41 1.523,44 1.587,75 101.319,07 I n d o n e s i a 54.945,41 46.204,21 24.825,24 3.384,36 2.334,66 2.888,11 134.581,98 (%) 40,83 34,33 18,45 2,51 1,73 2,15 100,00
10
(%)
0,95 4,53 1,49 1,62 1,33 0,30 2,70 1,97 0,44 0,29 0,30 1,50 0,86 1,31 0,93 0,39 1,28 1,06 0,60 0,14 0,32 2,35 2,01 0,26 0,08 0,31 0,20 0,12 0,49 2,07 0,51 0,28 0,96 0,12 24,72 15,65 11,21 9,95 1,25 25,85 21,09 4,48 22,58 75,28 100,00
STK 220710
STK 220710
Statistik PLN 2009
Booklet hal i-48.indd 15
Statistik PLN 2009
7
8/3/2010 13:54:15
Data Tahunan 2009 Tabel 7 : Pendapatan per Kelompok Pelanggan (juta Rp) ���� 2009
Tabel 8 : Energi Terjual Rata-rata per Jenis Pelanggan (kWh) ���� 2009
Satuan PLN/Provinsi
Satuan PLN/Provinsi Rumah Industri Bisnis Sosial Gdg. Kantor Penerangan Jumlah Tangga Pemerintah Jalan Umum Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam 964,27 46.400,18 4.077,11 2.186,09 10.428,85 136.656,48 1.359,38 Wilayah Sumatera Utara 1.169,54 511.249,33 12.083,01 3.344,06 5.872,57 66.104,72 2.494,96 Wilayah Sumatera Barat 1.138,58 2.438.227,31 5.149,63 2.512,17 7.777,99 39.481,10 2.341,31 Wilayah Riau 2.129,01 519.216,09 8.566,33 6.167,39 17.936,43 91.841,73 3.313,27 - Riau 2.069,91 618.772,16 8.613,76 6.348,80 19.427,69 84.402,09 3.259,15 - Kepulauan Riau 2.427,04 266.177,74 8.364,18 5.270,22 13.791,17 182.559,76 3.580,52 Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu 1.504,51 985.555,06 11.013,75 3.746,20 11.717,19 34.663,02 2.467,84 - Sumatera Selatan 1.534,10 1.278.195,08 13.319,82 4.065,57 13.202,23 36.944,73 2.626,25 - Jambi 1.640,78 338.045,97 8.656,19 3.849,83 10.471,77 39.685,32 2.577,76 - Bengkulu 1.244,00 556.955,24 6.213,73 2.476,60 8.554,55 21.838,43 1.668,76 Wilayah Bangka Belitung 2.186,02 237.762,68 10.591,47 3.243,06 13.179,42 21.607,46 2.888,33 Wilayah Lampung 1.234,34 1.484.475,45 17.688,67 2.489,19 11.975,01 62.539,09 2.187,71 Wilayah Kalimantan Barat 1.358,85 186.095,76 7.308,69 2.615,91 12.101,56 32.815,56 2.103,43 Wilayah Kalsel dan Kalteng 1.358,75 255.248,44 7.355,98 2.018,83 9.251,43 26.219,93 1.944,77 - Kalimantan Selatan 1.286,17 272.669,54 9.036,03 1.922,06 9.743,60 31.163,82 1.904,02 - Kalimantan Tengah 1.557,49 179.136,83 5.191,83 2.246,46 8.673,41 15.968,24 2.050,57 Wilayah Kalimantan Timur 2.464,10 543.031,46 14.534,89 5.797,94 19.845,08 35.778,58 3.813,07 Wilayah Sulut, Sulteng dan Gorontalo 1.139,90 155.838,74 11.611,46 2.720,85 11.089,36 45.201,93 1.796,43 - Sulawesi Utara 1.204,08 204.590,99 16.832,51 3.136,44 10.964,64 55.318,79 2.076,81 - Gorontalo 1.164,59 129.984,85 8.152,90 3.118,91 12.395,49 34.304,36 1.736,38 - Sulawesi Tengah 1.046,12 73.812,77 6.583,52 2.033,62 10.666,58 43.619,04 1.451,19 Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar 1.118,69 542.733,81 10.163,41 3.823,75 12.026,19 41.864,71 2.108,99 - Sulawesi Selatan 1.124,89 594.681,28 11.292,04 4.376,04 14.159,56 42.145,83 2.241,33 - Sulawesi Tenggara 1.206,05 182.616,52 7.190,36 2.141,33 8.252,48 33.142,01 1.743,98 - Sulawesi Barat 849,42 69.649,27 4.409,24 1.575,73 5.831,28 63.368,90 1.171,29 Wilayah Maluku dan Maluku Utara 936,03 96.962,83 8.771,95 1.906,64 14.500,87 29.536,16 1.408,83 - Maluku 898,20 106.012,75 9.297,90 2.059,27 15.619,14 73.037,79 1.368,83 - Maluku Utara 1.007,67 78.863,00 7.952,10 1.677,98 12.978,37 16.591,03 1.483,24 Wilayah Papua 1.955,44 98.704,14 6.543,20 3.689,09 13.054,09 17.164,22 2.875,18 Distribusi Bali 1.830,30 164.892,98 19.420,19 2.608,90 23.174,26 15.168,95 3.713,27 Wilayah Nusa Tenggara Barat 1.271,73 120.228,71 10.218,44 2.357,64 6.392,92 22.873,03 1.865,57 Wilayah Nusa Tenggara Timur 995,31 36.830,09 5.398,40 2.953,03 6.119,79 37.888,44 1.509,36 PT PLN Batam 2.132,81 1.505.068,60 20.201,65 9.153,81 90.668,36 14.507,03 6.358,15 PT PLN Tarakan 2.368,13 - 10.016,62 11.112,44 26.082,92 29.145,87 4.868,88 Luar Jawa 1.359,30 515.250,98 10.496,10 3.145,92 12.148,71 37.364,31 2.413,78 Dist. Jawa Timur 1.236,82 807.113,46 8.464,58 3.295,32 17.545,03 21.068,91 2.974,58 Dist. Jawa Tengah dan Yogyakarta 1.091,39 951.609,29 8.243,75 2.808,61 10.103,63 19.331,15 2.097,05 - Jawa Tengah 1.070,33 1.010.068,91 7.669,04 2.392,16 9.454,28 19.846,02 2.093,49 - D.I. Yogyakarta 1.262,54 398.832,86 11.948,56 6.254,44 13.852,12 15.776,12 2.125,70 Dist. Jawa Barat dan Banten 1.465,57 1.716.057,42 9.300,75 3.028,83 20.429,16 9.836,01 4.096,47 - Jawa Barat 1.483,71 1.347.884,11 8.216,93 2.687,24 20.617,51 9.014,90 3.670,49 - Banten 1.282,60 9.261.127,40 10.786,49 1.904,76 18.937,54 22.304,71 7.934,08 Dist. Jakarta Raya dan Tangerang 3.293,76 772.610,09 35.888,89 21.164,99 197.879,37 39.762,32 8.506,24 J a w a 1.543,77 1.084.615,63 15.002,75 4.347,29 34.673,36 18.913,98 3.846,98 I n d o n e s i a 1.481,02 964.597,37 13.208,93 3.930,42 20.306,53 25.226,28 3.354,68
Rumah Tangga
Industri
Bisnis
Sosial
Gdg. Kantor Penerangan Pemerintah Jalan Umum
Jumlah
Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam 429.311,06 29.456,92 190.277,16 31.899,15 48.404,94 55.558,91 784.908,12 Wilayah Sumatera Utara 1.451.756,07 1.119.597,32 855.244,95 87.451,38 59.077,94 227.457,87 3.800.585,53 Wilayah Sumatera Barat 495.790,26 374.682,47 238.279,67 31.264,54 30.315,24 45.813,61 1.216.145,80 Wilayah Riau 738.063,10 84.106,60 484.276,79 41.513,16 56.154,12 76.505,13 1.480.618,91 - Riau 596.446,75 69.857,27 389.191,86 35.744,03 43.729,68 65.143,86 1.200.113,46 - Kepulauan Riau 141.616,35 14.249,33 95.084,93 5.769,13 12.424,44 11.361,27 280.505,45 Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu 1.198.220,50 337.142,53 696.768,17 55.113,56 72.333,34 102.052,73 2.461.630,84 - Sumatera Selatan 737.557,80 288.821,90 453.585,48 36.241,30 43.914,07 71.704,07 1.631.824,63 - Jambi 311.360,96 33.584,23 186.706,88 12.063,16 17.162,35 19.597,75 580.475,33 - Bengkulu 149.301,74 14.736,40 56.475,81 6.809,10 11.256,92 10.750,91 249.330,88 Wilayah Bangka Belitung 153.358,42 17.940,73 65.891,99 5.211,32 12.203,19 6.605,62 261.211,27 Wilayah Lampung 636.800,69 228.365,57 399.620,75 26.533,27 23.844,47 42.829,31 1.357.994,05 Wilayah Kalimantan Barat 353.780,67 42.720,10 276.630,75 18.232,37 30.892,71 19.946,48 742.203,08 Wilayah Kalsel dan Kalteng 622.624,43 97.880,86 307.703,22 25.713,11 49.610,39 41.161,42 1.144.693,44 - Kalimantan Selatan 426.226,54 85.473,78 216.549,87 17.067,93 28.806,07 33.088,47 807.212,67 - Kalimantan Tengah 196.397,89 12.407,08 91.153,35 8.645,18 20.804,32 8.072,96 337.480,78 Wilayah Kalimantan Timur 580.437,95 87.725,89 380.677,69 34.259,58 53.673,50 35.290,63 1.172.065,25 Wilayah Suluttenggo 462.263,27 70.274,53 282.455,17 31.603,38 49.959,71 34.333,30 930.889,36 - Sulawesi Utara 241.231,42 51.686,97 188.242,91 17.671,04 17.639,49 12.627,84 529.099,67 - Gorontalo 62.206,48 7.851,26 32.035,00 5.654,34 9.283,47 7.385,52 124.416,08 - Sulawesi Tengah 158.825,37 10.736,30 62.177,26 8.278,00 23.036,74 14.319,93 277.373,61 Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar 879.267,21 377.439,35 566.915,92 54.910,55 86.370,78 82.040,11 2.046.943,92 - Sulawesi Selatan 714.538,49 361.456,78 482.094,93 48.067,76 67.867,07 69.713,41 1.743.738,46 - Sulawesi Tenggara 123.769,49 14.594,17 66.172,45 5.137,19 14.405,80 7.703,67 231.782,77 - Sulawesi Barat 40.959,22 1.388,40 18.648,54 1.705,60 4.097,90 4.623,03 71.422,69 Wilayah Maluku 148.795,06 4.324,92 83.736,73 8.675,18 33.797,83 7.663,41 286.993,13 - Maluku 93.917,31 3.300,39 54.073,94 5.981,69 19.909,67 4.631,08 181.814,08 - Maluku Utara 54.877,75 1.024,53 29.662,79 2.693,49 13.888,16 3.032,33 105.179,05 Wilayah Papua 225.740,07 4.234,52 186.864,11 15.862,13 40.303,90 11.297,49 484.302,22 Distribusi Bali 801.621,02 76.561,78 1.206.216,84 32.417,86 61.670,53 34.755,20 2.213.243,24 Wilayah Nusa Tenggara Barat 223.195,63 14.496,18 163.556,10 15.467,25 14.582,92 17.509,80 448.807,88 Wilayah Nusa Tenggara Timur 133.142,25 3.886,31 93.084,59 12.354,55 18.759,06 10.322,24 271.549,00 PT PLN Batam 317.690,94 452.948,86 608.431,60 13.813,31 37.278,64 12.208,12 1.442.371,48 PT PLN Tarakan 49.169,95 - 69.831,87 2.709,69 5.337,04 4.284,44 131.333,00 Luar Jawa 9.901.028,55 3.423.785,44 7.156.464,09 545.005,33 784.570,27 867.635,83 22.678.489,51 Dist. Jawa Timur 4.625.799,28 5.834.117,27 2.543.536,82 306.547,46 202.969,69 329.311,19 13.842.281,71 Dist. Jawa Tengah dan Yogyakarta 3.968.163,83 3.053.510,68 1.730.928,28 286.561,55 148.524,93 300.387,05 9.488.076,32 - Jawa Tengah 3.427.671,83 2.928.695,68 1.402.512,28 214.763,55 118.980,93 269.396,05 8.362.020,32 - D.I. Yogyakarta 540.492,00 124.815,00 328.416,00 71.798,00 29.544,00 30.991,00 1.126.056,00 Dist. Jawa Barat dan Banten 6.440.415,10 11.373.398,35 2.811.446,53 275.710,81 207.316,95 169.658,63 21.277.946,37 - Jawa Barat 5.971.772,10 8.715.849,35 2.600.616,53 255.089,81 184.462,95 145.053,63 17.872.844,37 - Banten 468.643,00 2.657.549,00 210.830,00 20.621,00 22.854,00 24.605,00 3.405.102,00 Dist. Jakarta Raya dan Tangerang 7.427.078,46 5.414.480,88 8.020.336,20 531.636,14 698.220,31 259.486,31 22.351.238,31 J a w a 22.461.456,68 25.675.507,18 15.106.247,83 1.400.455,97 1.257.031,88 1.058.843,18 66.959.542,71 Kantor Pusat *) Koreksi Pendapatan *) I n d o n e s i a *) (%)
233.964,72 396.584,41 215.591,61 (275.328,28)
155.734,88 301.592,84
17.592,19 7.687,87
14.987,78 24.545,97
812,16 11.518,54
Statistik PLN 2009
Booklet hal i-48.indd 16
0,87 4,21 1,35 1,64 1,33 0,31 2,73 1,81 0,64 0,28 0,29 1,51 0,82 1,27 0,90 0,37 1,30 1,03 0,59 0,14 0,31 2,27 1,93 0,26 0,08 0,32 0,20 0,12 0,54 2,45 0,50 0,30 1,60 0,15 25,15 15,35 10,52 9,27 1,25 23,60 19,82 3,78 24,79 74,26
819.676,13 0,91 285.608,55 0,32
32.380.858,34 29.771.205,31 22.116.853,96 1.955.365,62 2.032.043,95 1.915.772,61 90.172.099,80 100,00 35,91 33,02 24,53 2,17 2,25 2,12 100,00
*) Koreksi Auditor
8
(%)
STK 220710
STK 220710
Statistik PLN 2009
9
8/3/2010 13:54:16
Data Tahunan 2009 Tabel 7 : Pendapatan per Kelompok Pelanggan (juta Rp) ���� 2009
Tabel 8 : Energi Terjual Rata-rata per Jenis Pelanggan (kWh) ���� 2009
Satuan PLN/Provinsi
Satuan PLN/Provinsi Rumah Industri Bisnis Sosial Gdg. Kantor Penerangan Jumlah Tangga Pemerintah Jalan Umum Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam 964,27 46.400,18 4.077,11 2.186,09 10.428,85 136.656,48 1.359,38 Wilayah Sumatera Utara 1.169,54 511.249,33 12.083,01 3.344,06 5.872,57 66.104,72 2.494,96 Wilayah Sumatera Barat 1.138,58 2.438.227,31 5.149,63 2.512,17 7.777,99 39.481,10 2.341,31 Wilayah Riau 2.129,01 519.216,09 8.566,33 6.167,39 17.936,43 91.841,73 3.313,27 - Riau 2.069,91 618.772,16 8.613,76 6.348,80 19.427,69 84.402,09 3.259,15 - Kepulauan Riau 2.427,04 266.177,74 8.364,18 5.270,22 13.791,17 182.559,76 3.580,52 Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu 1.504,51 985.555,06 11.013,75 3.746,20 11.717,19 34.663,02 2.467,84 - Sumatera Selatan 1.534,10 1.278.195,08 13.319,82 4.065,57 13.202,23 36.944,73 2.626,25 - Jambi 1.640,78 338.045,97 8.656,19 3.849,83 10.471,77 39.685,32 2.577,76 - Bengkulu 1.244,00 556.955,24 6.213,73 2.476,60 8.554,55 21.838,43 1.668,76 Wilayah Bangka Belitung 2.186,02 237.762,68 10.591,47 3.243,06 13.179,42 21.607,46 2.888,33 Wilayah Lampung 1.234,34 1.484.475,45 17.688,67 2.489,19 11.975,01 62.539,09 2.187,71 Wilayah Kalimantan Barat 1.358,85 186.095,76 7.308,69 2.615,91 12.101,56 32.815,56 2.103,43 Wilayah Kalsel dan Kalteng 1.358,75 255.248,44 7.355,98 2.018,83 9.251,43 26.219,93 1.944,77 - Kalimantan Selatan 1.286,17 272.669,54 9.036,03 1.922,06 9.743,60 31.163,82 1.904,02 - Kalimantan Tengah 1.557,49 179.136,83 5.191,83 2.246,46 8.673,41 15.968,24 2.050,57 Wilayah Kalimantan Timur 2.464,10 543.031,46 14.534,89 5.797,94 19.845,08 35.778,58 3.813,07 Wilayah Sulut, Sulteng dan Gorontalo 1.139,90 155.838,74 11.611,46 2.720,85 11.089,36 45.201,93 1.796,43 - Sulawesi Utara 1.204,08 204.590,99 16.832,51 3.136,44 10.964,64 55.318,79 2.076,81 - Gorontalo 1.164,59 129.984,85 8.152,90 3.118,91 12.395,49 34.304,36 1.736,38 - Sulawesi Tengah 1.046,12 73.812,77 6.583,52 2.033,62 10.666,58 43.619,04 1.451,19 Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar 1.118,69 542.733,81 10.163,41 3.823,75 12.026,19 41.864,71 2.108,99 - Sulawesi Selatan 1.124,89 594.681,28 11.292,04 4.376,04 14.159,56 42.145,83 2.241,33 - Sulawesi Tenggara 1.206,05 182.616,52 7.190,36 2.141,33 8.252,48 33.142,01 1.743,98 - Sulawesi Barat 849,42 69.649,27 4.409,24 1.575,73 5.831,28 63.368,90 1.171,29 Wilayah Maluku dan Maluku Utara 936,03 96.962,83 8.771,95 1.906,64 14.500,87 29.536,16 1.408,83 - Maluku 898,20 106.012,75 9.297,90 2.059,27 15.619,14 73.037,79 1.368,83 - Maluku Utara 1.007,67 78.863,00 7.952,10 1.677,98 12.978,37 16.591,03 1.483,24 Wilayah Papua 1.955,44 98.704,14 6.543,20 3.689,09 13.054,09 17.164,22 2.875,18 Distribusi Bali 1.830,30 164.892,98 19.420,19 2.608,90 23.174,26 15.168,95 3.713,27 Wilayah Nusa Tenggara Barat 1.271,73 120.228,71 10.218,44 2.357,64 6.392,92 22.873,03 1.865,57 Wilayah Nusa Tenggara Timur 995,31 36.830,09 5.398,40 2.953,03 6.119,79 37.888,44 1.509,36 PT PLN Batam 2.132,81 1.505.068,60 20.201,65 9.153,81 90.668,36 14.507,03 6.358,15 PT PLN Tarakan 2.368,13 - 10.016,62 11.112,44 26.082,92 29.145,87 4.868,88 Luar Jawa 1.359,30 515.250,98 10.496,10 3.145,92 12.148,71 37.364,31 2.413,78 Dist. Jawa Timur 1.236,82 807.113,46 8.464,58 3.295,32 17.545,03 21.068,91 2.974,58 Dist. Jawa Tengah dan Yogyakarta 1.091,39 951.609,29 8.243,75 2.808,61 10.103,63 19.331,15 2.097,05 - Jawa Tengah 1.070,33 1.010.068,91 7.669,04 2.392,16 9.454,28 19.846,02 2.093,49 - D.I. Yogyakarta 1.262,54 398.832,86 11.948,56 6.254,44 13.852,12 15.776,12 2.125,70 Dist. Jawa Barat dan Banten 1.465,57 1.716.057,42 9.300,75 3.028,83 20.429,16 9.836,01 4.096,47 - Jawa Barat 1.483,71 1.347.884,11 8.216,93 2.687,24 20.617,51 9.014,90 3.670,49 - Banten 1.282,60 9.261.127,40 10.786,49 1.904,76 18.937,54 22.304,71 7.934,08 Dist. Jakarta Raya dan Tangerang 3.293,76 772.610,09 35.888,89 21.164,99 197.879,37 39.762,32 8.506,24 J a w a 1.543,77 1.084.615,63 15.002,75 4.347,29 34.673,36 18.913,98 3.846,98 I n d o n e s i a 1.481,02 964.597,37 13.208,93 3.930,42 20.306,53 25.226,28 3.354,68
Rumah Tangga
Industri
Bisnis
Sosial
Gdg. Kantor Penerangan Pemerintah Jalan Umum
Jumlah
Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam 429.311,06 29.456,92 190.277,16 31.899,15 48.404,94 55.558,91 784.908,12 Wilayah Sumatera Utara 1.451.756,07 1.119.597,32 855.244,95 87.451,38 59.077,94 227.457,87 3.800.585,53 Wilayah Sumatera Barat 495.790,26 374.682,47 238.279,67 31.264,54 30.315,24 45.813,61 1.216.145,80 Wilayah Riau 738.063,10 84.106,60 484.276,79 41.513,16 56.154,12 76.505,13 1.480.618,91 - Riau 596.446,75 69.857,27 389.191,86 35.744,03 43.729,68 65.143,86 1.200.113,46 - Kepulauan Riau 141.616,35 14.249,33 95.084,93 5.769,13 12.424,44 11.361,27 280.505,45 Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu 1.198.220,50 337.142,53 696.768,17 55.113,56 72.333,34 102.052,73 2.461.630,84 - Sumatera Selatan 737.557,80 288.821,90 453.585,48 36.241,30 43.914,07 71.704,07 1.631.824,63 - Jambi 311.360,96 33.584,23 186.706,88 12.063,16 17.162,35 19.597,75 580.475,33 - Bengkulu 149.301,74 14.736,40 56.475,81 6.809,10 11.256,92 10.750,91 249.330,88 Wilayah Bangka Belitung 153.358,42 17.940,73 65.891,99 5.211,32 12.203,19 6.605,62 261.211,27 Wilayah Lampung 636.800,69 228.365,57 399.620,75 26.533,27 23.844,47 42.829,31 1.357.994,05 Wilayah Kalimantan Barat 353.780,67 42.720,10 276.630,75 18.232,37 30.892,71 19.946,48 742.203,08 Wilayah Kalsel dan Kalteng 622.624,43 97.880,86 307.703,22 25.713,11 49.610,39 41.161,42 1.144.693,44 - Kalimantan Selatan 426.226,54 85.473,78 216.549,87 17.067,93 28.806,07 33.088,47 807.212,67 - Kalimantan Tengah 196.397,89 12.407,08 91.153,35 8.645,18 20.804,32 8.072,96 337.480,78 Wilayah Kalimantan Timur 580.437,95 87.725,89 380.677,69 34.259,58 53.673,50 35.290,63 1.172.065,25 Wilayah Suluttenggo 462.263,27 70.274,53 282.455,17 31.603,38 49.959,71 34.333,30 930.889,36 - Sulawesi Utara 241.231,42 51.686,97 188.242,91 17.671,04 17.639,49 12.627,84 529.099,67 - Gorontalo 62.206,48 7.851,26 32.035,00 5.654,34 9.283,47 7.385,52 124.416,08 - Sulawesi Tengah 158.825,37 10.736,30 62.177,26 8.278,00 23.036,74 14.319,93 277.373,61 Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar 879.267,21 377.439,35 566.915,92 54.910,55 86.370,78 82.040,11 2.046.943,92 - Sulawesi Selatan 714.538,49 361.456,78 482.094,93 48.067,76 67.867,07 69.713,41 1.743.738,46 - Sulawesi Tenggara 123.769,49 14.594,17 66.172,45 5.137,19 14.405,80 7.703,67 231.782,77 - Sulawesi Barat 40.959,22 1.388,40 18.648,54 1.705,60 4.097,90 4.623,03 71.422,69 Wilayah Maluku 148.795,06 4.324,92 83.736,73 8.675,18 33.797,83 7.663,41 286.993,13 - Maluku 93.917,31 3.300,39 54.073,94 5.981,69 19.909,67 4.631,08 181.814,08 - Maluku Utara 54.877,75 1.024,53 29.662,79 2.693,49 13.888,16 3.032,33 105.179,05 Wilayah Papua 225.740,07 4.234,52 186.864,11 15.862,13 40.303,90 11.297,49 484.302,22 Distribusi Bali 801.621,02 76.561,78 1.206.216,84 32.417,86 61.670,53 34.755,20 2.213.243,24 Wilayah Nusa Tenggara Barat 223.195,63 14.496,18 163.556,10 15.467,25 14.582,92 17.509,80 448.807,88 Wilayah Nusa Tenggara Timur 133.142,25 3.886,31 93.084,59 12.354,55 18.759,06 10.322,24 271.549,00 PT PLN Batam 317.690,94 452.948,86 608.431,60 13.813,31 37.278,64 12.208,12 1.442.371,48 PT PLN Tarakan 49.169,95 - 69.831,87 2.709,69 5.337,04 4.284,44 131.333,00 Luar Jawa 9.901.028,55 3.423.785,44 7.156.464,09 545.005,33 784.570,27 867.635,83 22.678.489,51 Dist. Jawa Timur 4.625.799,28 5.834.117,27 2.543.536,82 306.547,46 202.969,69 329.311,19 13.842.281,71 Dist. Jawa Tengah dan Yogyakarta 3.968.163,83 3.053.510,68 1.730.928,28 286.561,55 148.524,93 300.387,05 9.488.076,32 - Jawa Tengah 3.427.671,83 2.928.695,68 1.402.512,28 214.763,55 118.980,93 269.396,05 8.362.020,32 - D.I. Yogyakarta 540.492,00 124.815,00 328.416,00 71.798,00 29.544,00 30.991,00 1.126.056,00 Dist. Jawa Barat dan Banten 6.440.415,10 11.373.398,35 2.811.446,53 275.710,81 207.316,95 169.658,63 21.277.946,37 - Jawa Barat 5.971.772,10 8.715.849,35 2.600.616,53 255.089,81 184.462,95 145.053,63 17.872.844,37 - Banten 468.643,00 2.657.549,00 210.830,00 20.621,00 22.854,00 24.605,00 3.405.102,00 Dist. Jakarta Raya dan Tangerang 7.427.078,46 5.414.480,88 8.020.336,20 531.636,14 698.220,31 259.486,31 22.351.238,31 J a w a 22.461.456,68 25.675.507,18 15.106.247,83 1.400.455,97 1.257.031,88 1.058.843,18 66.959.542,71 Kantor Pusat *) Koreksi Pendapatan *) I n d o n e s i a *) (%)
233.964,72 396.584,41 215.591,61 (275.328,28)
155.734,88 301.592,84
17.592,19 7.687,87
14.987,78 24.545,97
812,16 11.518,54
Statistik PLN 2009
Booklet hal i-48.indd 16
0,87 4,21 1,35 1,64 1,33 0,31 2,73 1,81 0,64 0,28 0,29 1,51 0,82 1,27 0,90 0,37 1,30 1,03 0,59 0,14 0,31 2,27 1,93 0,26 0,08 0,32 0,20 0,12 0,54 2,45 0,50 0,30 1,60 0,15 25,15 15,35 10,52 9,27 1,25 23,60 19,82 3,78 24,79 74,26
819.676,13 0,91 285.608,55 0,32
32.380.858,34 29.771.205,31 22.116.853,96 1.955.365,62 2.032.043,95 1.915.772,61 90.172.099,80 100,00 35,91 33,02 24,53 2,17 2,25 2,12 100,00
*) Koreksi Auditor
8
(%)
STK 220710
STK 220710
Statistik PLN 2009
9
8/3/2010 13:54:16
Data Tahunan 2009 Tabel 9 : Harga Jual Listrik Rata-rata per Kelompok Pelanggan (Rp/kWh) ���� 2009
Tabel 6 : Energi Terjual per Kelompok Pelanggan (GWh) ���� 2009
Satuan PLN/Provinsi Rumah Industri Bisnis Sosial Gdg. Kantor Penerangan Jumlah Tangga Pemerintah Jalan Umum Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam 521,54 715,72 873,11 573,22 947,23 635,25 614,91 Wilayah Sumatera Utara 541,94 626,77 816,43 575,87 828,19 629,97 623,36 Wilayah Sumatera Barat 561,40 539,19 876,10 551,28 988,23 662,70 606,10 Wilayah Riau 602,90 635,25 839,96 565,78 965,38 644,25 678,12 - Riau 600,51 616,92 828,81 568,92 943,77 645,88 671,93 - Kepulauan Riau 613,16 743,52 888,90 547,06 1.050,00 635,03 705,91 Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu 581,61 637,03 922,56 577,23 983,79 827,24 676,82 - Sumatera Selatan 507,51 625,93 853,77 520,87 885,59 800,02 614,67 - Jambi 919,34 719,91 1.152,20 833,14 1.315,34 979,82 975,75 - Bengkulu 556,64 696,29 911,81 596,13 1.033,70 782,66 643,65 Wilayah Bangka Belitung 548,81 661,90 1.077,08 540,50 963,50 756,71 655,06 Wilayah Lampung 587,99 646,37 890,81 561,14 938,35 644,86 670,94 Wilayah Kalimantan Barat 534,87 708,52 822,37 556,43 895,09 659,26 642,24 Wilayah Kalsel dan Kalteng 550,41 693,44 912,15 557,91 1.000,46 648,16 647,13 - Kalimantan Selatan 543,44 696,60 928,27 554,34 1.021,21 649,79 645,66 - Kalimantan Tengah 566,15 672,43 876,01 565,10 973,08 641,58 650,67 Wilayah Kalimantan Timur 576,91 662,08 920,39 592,25 966,28 637,60 681,06 Wilayah Sulut, Sulteng dan Gorontalo 551,12 686,37 862,49 569,82 1.023,44 727,54 655,50 - Sulawesi Utara 554,11 671,90 844,53 592,75 958,17 639,42 658,79 - Gorontalo 532,25 719,06 1.012,44 557,99 951,64 794,44 659,62 - Sulawesi Tengah 554,27 738,34 852,30 533,50 1.115,55 789,17 647,54 Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar 560,89 591,86 878,74 569,27 945,36 635,42 646,25 - Sulawesi Selatan 561,20 587,83 869,57 564,83 932,68 634,97 643,40 - Sulawesi Tenggara 558,57 694,93 936,40 602,78 991,27 636,83 665,27 - Sulawesi Barat 562,63 766,70 929,14 601,68 1.008,24 639,95 656,43 Wilayah Maluku dan Maluku Utara 568,93 743,40 865,38 653,26 980,13 691,89 678,55 - Maluku 571,85 778,30 865,43 695,42 929,76 737,29 680,31 - Maluku Utara 564,01 649,56 865,27 575,75 1.062,66 632,42 675,52 Wilayah Papua 615,37 727,14 908,67 630,46 961,23 703,96 732,19 Distribusi Bali 667,34 698,21 924,70 607,92 942,34 636,98 793,66 Wilayah Nusa Tenggara Barat 521,09 782,93 953,19 546,57 980,70 641,14 651,48 Wilayah Nusa Tenggara Timur 594,88 901,88 933,01 645,73 963,63 636,54 709,55 PT PLN Batam 832,67 1.078,67 1.379,15 765,61 1.398,48 1.342,16 1.112,59 PT PLN Tarakan 868,57 - 745,79 662,62 942,94 750,00 792,56 Luar Jawa 577,09 658,11 911,42 579,82 967,15 667,23 681,80 Dist. Jawa Timur 571,27 650,38 930,28 574,42 945,60 648,18 657,34 Dist. Jawa Tengah dan Yogyakarta 539,38 647,45 923,60 568,34 920,49 637,21 629,01 - Jawa Tengah 533,55 646,92 929,24 560,53 924,54 637,26 624,25 - D.I. Yogyakarta 579,54 660,23 900,29 593,04 904,50 636,77 666,76 Dist. Jawa Barat dan Banten 553,17 594,14 947,08 505,33 916,06 644,33 611,63 - Jawa Barat 556,88 607,97 1.055,50 597,83 909,61 640,64 629,78 - Banten 509,92 552,90 1.011,63 506,98 971,67 666,95 564,22 Dist. Jakarta Raya dan Tangerang 694,67 662,51 853,55 617,51 758,01 752,18 735,54 J a w a 594,40 626,21 890,00 572,92 825,13 666,88 660,88 I n d o n e s i a 589,33 644,34 890,90 577,77 870,38 663,33 670,02
Satuan PLN/Provinsi Rumah Industri Bisnis Sosial Gdg. Kantor Penerangan Jumlah Tangga Pemerintah Jalan Umum Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam 823,16 41,16 217,93 55,65 51,10 87,46 1.276,45 Wilayah Sumatera Utara 2.678,80 1.786,31 1.047,54 151,86 71,33 361,06 6.096,90 Wilayah Sumatera Barat 883,13 694,89 271,98 56,71 30,68 69,13 2.006,52 Wilayah Riau 1.224,19 132,40 576,55 73,37 58,17 118,75 2.183,43 - Riau 993,23 113,24 469,58 62,83 46,34 100,86 1.786,06 - Kepulauan Riau 230,96 19,16 106,97 10,55 11,83 17,89 397,37 Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu 2.060,19 529,24 755,26 95,48 73,53 123,37 3.637,06 - Sumatera Selatan 1.453,29 461,43 531,27 69,58 49,59 89,63 2.654,79 - Jambi 338,68 46,65 162,04 14,48 13,05 20,00 594,90 - Bengkulu 268,22 21,16 61,94 11,42 10,89 13,74 387,37 Wilayah Bangka Belitung 279,44 27,10 61,18 9,64 12,67 8,73 398,76 Wilayah Lampung 1.083,01 353,31 448,60 47,28 25,41 66,42 2.024,03 Wilayah Kalimantan Barat 661,44 60,30 336,38 32,77 34,51 30,26 1.155,65 Wilayah Kalsel dan Kalteng 1.131,21 141,15 337,34 46,09 49,59 63,50 1.768,88 - Kalimantan Selatan 784,31 122,70 233,28 30,79 28,21 50,92 1.250,21 - Kalimantan Tengah 346,90 18,45 104,05 15,30 21,38 12,58 518,67 Wilayah Kalimantan Timur 1.006,11 132,50 413,60 57,85 55,55 55,35 1.720,96 Wilayah Sulut, Sulteng dan Gorontalo 838,77 102,39 327,49 55,46 48,82 47,19 1.420,11 - Sulawesi Utara 435,35 76,93 222,90 29,81 18,41 19,75 803,14 - Gorontalo 116,87 10,92 31,64 10,13 9,76 9,30 188,62 - Sulawesi Tengah 286,55 14,54 72,95 15,52 20,65 18,15 428,35 Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar 1.567,62 637,71 645,14 96,46 91,36 129,11 3.167,40 - Sulawesi Selatan 1.273,23 614,90 554,41 85,10 72,77 109,79 2.710,19 - Sulawesi Tenggara 221,58 21,00 70,67 8,52 14,53 12,10 348,40 - Sulawesi Barat 72,80 1,81 20,07 2,83 4,06 7,22 108,80 Wilayah Maluku dan Maluku Utara 261,53 5,82 96,76 13,28 34,48 11,08 422,95 - Maluku 164,23 4,24 62,48 8,60 21,41 6,28 267,25 - Maluku Utara 97,30 1,58 34,28 4,68 13,07 4,79 155,70 Wilayah Papua 366,84 5,82 205,65 25,16 41,93 16,05 661,44 Distribusi Bali 1.201,22 109,65 1.304,43 53,33 65,44 54,56 2.788,65 Wilayah Nusa Tenggara Barat 428,32 18,52 171,59 28,30 14,87 27,31 688,91 Wilayah Nusa Tenggara Timur 223,81 4,31 99,77 19,13 19,47 16,22 382,71 PT PLN Batam 381,53 419,91 441,16 18,04 26,66 9,10 1.296,41 PT PLN Tarakan 56,61 - 93,64 4,09 5,66 5,71 165,71 Luar Jawa 17.156,92 5.202,49 7.851,98 939,95 811,22 1.300,35 33.262,92 Dist. Jawa Timur 8.097,40 8.970,26 2.734,17 533,66 214,65 508,06 21.058,18 Dist. Jawa Tengah dan Yogyakarta 7.356,94 4.716,18 1.874,10 504,21 161,36 471,41 15.084,19 - Jawa Tengah 6.424,32 4.527,13 1.509,31 383,14 128,69 422,74 13.395,34 - D.I. Yogyakarta 932,62 189,05 364,79 121,07 32,66 48,67 1.688,86 Dist. Jawa Barat dan Banten 11.642,66 19.142,62 2.968,56 545,61 226,31 263,31 34.789,07 - Jawa Barat 10.723,60 14.336,10 2.463,87 426,69 202,79 226,42 28.379,47 - Banten 919,06 4.806,53 208,41 40,67 23,52 36,89 6.035,08 Dist. Jakarta Raya dan Tangerang 10.691,49 8.172,67 9.396,43 860,93 921,13 344,98 30.387,62 J a w a 37.788,48 41.001,72 16.973,26 2.444,41 1.523,44 1.587,75 101.319,07 I n d o n e s i a 54.945,41 46.204,21 24.825,24 3.384,36 2.334,66 2.888,11 134.581,98 (%) 40,83 34,33 18,45 2,51 1,73 2,15 100,00
10
(%)
0,95 4,53 1,49 1,62 1,33 0,30 2,70 1,97 0,44 0,29 0,30 1,50 0,86 1,31 0,93 0,39 1,28 1,06 0,60 0,14 0,32 2,35 2,01 0,26 0,08 0,31 0,20 0,12 0,49 2,07 0,51 0,28 0,96 0,12 24,72 15,65 11,21 9,95 1,25 25,85 21,09 4,48 22,58 75,28 100,00
STK 220710
STK 220710
Statistik PLN 2009
Booklet hal i-48.indd 15
Statistik PLN 2009
7
8/3/2010 13:54:15
Data Tahunan 2009 Tabel 5 : Daya Tersambung per Kelompok Pelanggan (MVA)
2009
Satuan PLN/Provinsi
Rumah Industri Bisnis Sosial Gdg. Kantor Penerangan Jumlah Tangga Pemerintah Jalan Umum
(%)
Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam 542,16 22,35 131,80 45,31 38,14 20,53 800,29 1,27 Wilayah Sumatera Utara 1.642,26 686,62 510,21 106,05 43,97 76,00 3.065,11 4,87 Wilayah Sumatera Barat 580,45 136,79 146,15 37,54 23,41 11,12 935,45 1,49 Wilayah Riau 581,73 48,62 285,26 40,21 42,78 27,17 1.025,77 1,63 - Riau 474,87 37,81 233,61 34,97 36,03 23,59 840,89 1,34 - Kepulauan Riau 106,85 10,81 51,65 5,24 6,75 3,58 184,88 0,29 Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu 1.161,18 192,62 338,03 63,84 58,11 28,92 1.842,70 2,93 - Sumatera Selatan 808,79 159,71 231,78 44,08 38,66 20,18 1.303,20 2,07 - Jambi 191,81 24,25 73,69 10,80 11,17 4,25 315,97 0,50 - Bengkulu 160,58 8,66 32,56 8,97 8,28 4,49 223,53 0,36 Wilayah Bangka Belitung 104,84 10,19 24,16 5,46 7,39 2,45 154,48 0,25 Wilayah Lampung 711,81 132,53 153,32 32,49 17,77 14,97 1.062,90 1,69 Wilayah Kalimantan Barat 342,02 30,40 132,47 22,37 21,91 9,94 559,12 0,89 Wilayah Kalsel dan Kalteng 596,58 73,85 165,02 33,07 38,84 21,31 928,67 1,48 - Kalimantan Selatan 421,27 66,03 119,47 22,41 21,34 15,44 665,97 1,06 - Kalimantan Tengah 175,31 7,83 45,55 10,66 17,50 5,87 262,71 0,42 Wilayah Kalimantan Timur 382,67 52,88 208,51 34,81 47,55 14,98 741,40 1,18 Wilayah Sulut, Sulteng dan Gorontalo 511,68 49,00 162,92 40,36 32,03 11,26 807,25 1,28 - Sulawesi Utara 258,14 32,99 110,03 21,27 13,27 4,26 439,95 0,70 - Gorontalo 65,87 6,20 14,06 6,53 6,17 2,52 101,36 0,16 - Sulawesi Tengah 187,66 9,82 38,83 12,56 12,60 4,48 265,95 0,42 Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar 1.043,40 214,74 313,09 63,39 63,87 40,83 1.739,33 2,77 - Sulawesi Selatan 843,44 204,33 273,65 53,62 49,32 34,61 1.458,97 2,32 - Sulawesi Tenggara 140,31 9,35 30,45 7,18 11,58 4,16 203,03 0,32 - Sulawesi Barat 59,66 1,06 8,99 2,59 2,97 2,06 77,33 0,12 Wilayah Maluku dan Maluku Utara 195,21 3,83 47,93 13,13 19,48 3,54 283,13 0,45 - Maluku 125,90 3,19 33,69 9,33 13,31 1,51 186,93 0,30 - Maluku Utara 69,31 0,64 14,24 3,81 6,17 2,03 96,20 0,15 Wilayah Papua 179,97 2,87 108,80 18,29 29,37 4,59 343,89 0,55 Distribusi Bali 718,08 48,82 620,27 39,59 36,89 20,57 1.484,22 2,36 Wilayah Nusa Tenggara Barat 221,73 11,20 71,30 18,27 12,63 8,28 343,41 0,55 Wilayah Nusa Tenggara Timur 175,85 2,72 53,45 16,05 14,37 4,14 266,58 0,42 PT PLN Batam 292,54 206,00 264,48 15,55 16,77 6,24 801,58 1,27 PT PLN Tarakan 26,41 - 44,15 3,05 3,88 1,27 78,77 0,13 Luar Jawa 10.010,56 1.926,02 3.781,33 648,83 569,17 328,12 17.264,04 27,45 Dist. Jawa Timur 4.973,12 3.011,20 1.427,48 345,15 141,95 147,13 10.046,04 15,97 Dist. Jawa Tengah dan Yogyakarta 4.480,26 1.333,54 999,77 335,37 112,86 129,60 7.391,40 11,75 - Jawa Tengah 3.913,64 1.269,06 822,73 259,55 86,20 115,35 6.466,53 10,28 - D.I. Yogyakarta 566,62 64,48 177,04 75,82 26,65 14,25 924,87 1,47 Dist. Jawa Barat dan Banten 6.096,57 5.350,00 1.729,43 417,61 172,35 73,34 13.839,30 22,00 - Jawa Barat 5.639,61 4.225,27 1.603,84 394,03 158,32 62,80 12.083,87 19,21 - Banten 456,96 1.124,73 125,59 23,58 14,03 10,54 1.755,43 2,79 Dist. Jakarta Raya dan Tangerang 5.139,38 3.169,45 4.772,04 505,75 676,33 90,05 14.353,01 22,82 J a w a 20.689,34 12.864,18 8.928,72 1.603,89 1.103,50 440,11 45.629,74 72,55 I n d o n e s i a 30.699,90 14.790,21 12.710,06 2.252,72 1.672,67 768,23 62.893,78 100,00 (%) 48,81 23,52 20,21 3,58 2,66 1,22 100,00
STK 220710
Tabel 10 : Jumlah Pelanggan per Jenis Tegangan ���� 2009 Satuan PLN/Provinsi
Statistik PLN 2009
Booklet hal i-48.indd 14
Jumlah
Rendah Menengah Tinggi Multiguna Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam 938.828 64 - 102 938.994 Wilayah Sumatera Utara 2.442.799 879 2 4 2.443.684 Wilayah Sumatera Barat 856.924 82 1 - 857.007 Wilayah Riau 658.852 143 - - 658.995 - Riau 547.891 124 - - 548.015 - Kepulauan Riau 110.961 19 - - 110.980 Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu 1.466.561 243 - 6.978 1.473.782 - Sumatera Selatan 1.010.411 182 - 275 1.010.868 - Jambi 224.127 38 - 6.618 230.783 - Bengkulu 232.023 23 - 85 232.131 Wilayah Bangka Belitung 138.038 20 - - 138.058 Wilayah Lampung 925.020 159 - - 925.179 Wilayah Kalimantan Barat 539.536 66 - 9.811 549.413 Wilayah Kalsel dan Kalteng 909.432 122 - - 909.554 - Kalimantan Selatan 656.507 110 - - 656.617 - Kalimantan Tengah 252.925 12 - - 252.937 Wilayah Kalimantan Timur 451.151 179 - - 451.330 Wilayah Sulut, Sulteng dan Gorontalo 790.293 150 - 76 790.519 - Sulawesi Utara 386.546 96 - 76 386.718 - Gorontalo 108.610 18 - - 108.628 - Sulawesi Tengah 295.137 36 - - 295.173 Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar 1.501.603 254 2 - 1.501.859 - Sulawesi Selatan 1.208.949 239 2 - 1.209.190 - Sulawesi Tenggara 199.761 15 - - 199.776 - Sulawesi Barat 92.893 - - - 92.893 Wilayah Maluku dan Maluku Utara 300.188 28 - - 300.216 - Maluku 195.217 26 - - 195.243 - Maluku Utara 104.971 2 - - 104.973 Wilayah Papua 230.013 40 - - 230.053 Distribusi Bali 750.720 274 - - 750.994 Wilayah Nusa Tenggara Barat 366.979 27 - 2.268 369.274 Wilayah Nusa Tenggara Timur 253.540 15 - - 253.555 PT PLN Batam 202.547 278 8 1.064 203.897 PT PLN Tarakan 27.423 16 - 6.595 34.034 Luar Jawa 13.750.447 3.039 13 26.898 13.780.397 Dist. Jawa Timur 7.075.327 1.964 18 2.081 7.079.390 Dist. Jawa Tengah dan Yogyakarta 7.191.655 1.398 2 - 7.193.055 - Jawa Tengah 6.397.347 1.213 2 - 6.398.562 - D.I. Yogyakarta 794.308 185 - - 794.493 Dist. Jawa Barat dan Banten 8.410.620 81.165 23 642 8.492.450 - Jawa Barat 7.654.380 76.760 16 642 7.731.798 - Banten 756.240 4.405 7 - 760.652 Dist. Jakarta Raya dan Tangerang 3.560.041 4.758 6 7.588 3.572.393 J a w a 26.237.643 89.285 49 10.311 26.337.288 I n d o n e s i a 39.988.090 92.324 62 37.209 40.117.685 (%) 99,68 0,23 0,00 0,09 100,00
6
T e g a n g a n
(%)
2,34 6,09 2,14 1,64 1,37 0,28 3,67 2,52 0,58 0,58 0,34 2,31 1,37 2,27 1,64 0,63 1,13 1,97 0,96 0,27 0,74 3,74 3,01 0,50 0,23 0,75 0,49 0,26 0,57 1,87 0,92 0,63 0,51 0,08 34,35 17,65 17,93 15,95 1,98 21,17 19,27 1,90 8,90 65,65 100,00 STK 220710
Statistik PLN 2009
11
8/3/2010 13:54:15
Data Tahunan 2009 Tabel 11 : Daya Tersambung per Jenis Tegangan (MVA) ����� 2009�
Tabel 4 : Jumlah Pelanggan per Jenis Pelanggan ���� 2009
Satuan PLN/Provinsi
(%)
Satuan PLN/Provinsi
1,27 4,87 1,49 1,63 1,34 0,29 2,93 2,07 0,50 0,36 0,25 1,69 0,89 1,48 1,06 0,42 1,18 1,28 0,70 0,16 0,42 2,77 2,32 0,32 0,12 0,45 0,30 0,15 0,55 2,36 0,55 0,42 1,27 0,13
Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam 853.659 887 53.452 25.456 4.900 640 938.994 2,34 Wilayah Sumatera Utara 2.290.474 3.494 86.695 45.412 12.147 5.462 2.443.684 6,09 Wilayah Sumatera Barat 775.637 285 52.815 22.575 3.944 1.751 857.007 2,14 Wilayah Riau 575.003 255 67.304 11.897 3.243 1.293 658.995 1,64 - Riau 479.841 183 54.515 9.896 2.385 1.195 548.015 1,37 - Kepulauan Riau 95.162 72 12.789 2.001 858 98 110.980 0,28 Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu 1.369.350 537 68.574 25.487 6.275 3.559 1.473.782 3,67 - Sumatera Selatan 947.325 361 39.886 17.114 3.756 2.426 1.010.868 2,52 - Jambi 206.414 138 18.720 3.761 1.246 504 230.783 0,58 - Bengkulu 215.611 38 9.968 4.612 1.273 629 232.131 0,58 Wilayah Bangka Belitung 127.830 114 5.776 2.973 961 404 138.058 0,34 Wilayah Lampung 877.400 238 25.361 18.996 2.122 1.062 925.179 2,31 Wilayah Kalimantan Barat 486.764 324 46.025 12.526 2.852 922 549.413 1,37 Wilayah Kalsel dan Kalteng 832.531 553 45.859 22.829 5.360 2.422 909.554 2,27 - Kalimantan Selatan 609.802 450 25.817 16.019 2.895 1.634 656.617 1,64 - Kalimantan Tengah 222.729 103 20.042 6.810 2.465 788 252.937 0,63 Wilayah Kalimantan Timur 408.307 244 28.456 9.977 2.799 1.547 451.330 1,13 Wilayah Sulut, Sulteng dan Gorontalo 735.828 657 28.204 20.384 4.402 1.044 790.519 1,97 - Sulawesi Utara 361.559 376 13.242 9.505 1.679 357 386.718 0,96 - Gorontalo 100.356 84 3.881 3.249 787 271 108.628 0,27 - Sulawesi Tengah 273.913 197 11.081 7.630 1.936 416 295.173 0,74 Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar 1.401.300 1.175 63.477 25.226 7.597 3.084 1.501.859 3,74 - Sulawesi Selatan 1.131.868 1.034 49.097 19.447 5.139 2.605 1.209.190 3,01 - Sulawesi Tenggara 183.727 115 9.828 3.980 1.761 365 199.776 0,50 - Sulawesi Barat 85.705 26 4.552 1.799 697 114 92.893 0,23 Wilayah Maluku dan Maluku Utara 279.407 60 11.031 6.965 2.378 375 300.216 0,75 - Maluku 182.849 40 6.720 4.177 1.371 86 195.243 0,49 - Maluku Utara 96.558 20 4.311 2.788 1.007 289 104.973 0,26 Wilayah Papua 187.598 59 31.429 6.820 3.212 935 230.053 0,57 Distribusi Bali 656.299 665 67.169 20.440 2.824 3.597 750.994 1,87 Wilayah Nusa Tenggara Barat 336.805 154 16.792 12.003 2.326 1.194 369.274 0,92 Wilayah Nusa Tenggara Timur 224.869 117 18.481 6.479 3.181 428 253.555 0,63 PT PLN Batam 178.888 279 21.838 1.971 294 627 203.897 0,51 PT PLN Tarakan 23.905 - 9.348 368 217 196 34.034 0,08 Luar Jawa 12.621.854 10.097 748.086 298.784 66.774 34.802 13.780.397 34,35 Dist. Jawa Timur 6.546.970 11.114 323.013 161.945 12.234 24.114 7.079.390 17,65 Dist. Jawa Tengah dan Yogyakarta 6.740.884 4.956 227.336 179.523 15.970 24.386 7.193.055 17,93 - Jawa Tengah 6.002.195 4.482 196.806 160.166 13.612 21.301 6.398.562 15,95 - D.I. Yogyakarta 738.689 474 30.530 19.357 2.358 3.085 794.493 1,98 Dist. Jawa Barat dan Banten 7.944.135 11.155 319.174 180.138 11.078 26.770 8.492.450 21,17 - Jawa Barat 7.227.573 10.636 299.853 158.784 9.836 25.116 7.731.798 19,27 - Banten 716.562 519 19.321 21.354 1.242 1.654 760.652 1,90 Dist. Jakarta Raya dan Tangerang 3.245.987 10.578 261.820 40.677 4.655 8.676 3.572.393 8,90 J a w a 24.477.976 37.803 1.131.343 562.283 43.937 83.946 26.337.288 65,65 I n d o n e s i a 37.099.830 47.900 1.879.429 861.067 114.971 114.488 40.117.685 100,00 (%) 92,48 0,12 4,68 2,15 0,28 0,30 100,00
T e g a n g a n
Jumlah
Rendah Menengah Tinggi Multiguna Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam 773,49 25,44 - 1,35 800,29 Wilayah Sumatera Utara 2.330,24 671,91 61,00 1,96 3.065,11 Wilayah Sumatera Barat 780,31 65,15 90,00 - 935,45 Wilayah Riau 909,94 115,83 - - 1.025,77 - Riau 736,41 104,48 - - 840,89 - Kepulauan Riau 173,53 11,35 - - 184,88 Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu 1.560,51 249,62 - 32,57 1.842,70 - Sumatera Selatan 1.081,27 204,94 - 16,99 1.303,20 - Jambi 270,72 30,79 - 14,46 315,97 - Bengkulu 208,52 13,89 - 1,12 223,53 Wilayah Bangka Belitung 146,74 7,75 - - 154,48 Wilayah Lampung 884,66 178,24 - - 1.062,90 Wilayah Kalimantan Barat 509,76 37,23 - 12,13 559,12 Wilayah Kalsel dan Kalteng 835,86 92,82 - - 928,67 - Kalimantan Selatan 580,48 85,48 - - 665,97 - Kalimantan Tengah 255,37 7,33 - - 262,71 Wilayah Kalimantan Timur 597,20 144,20 - - 741,40 Wilayah Sulut, Sulteng dan Gorontalo 719,12 83,77 - 4,36 807,25 - Sulawesi Utara 369,48 66,11 - 4,36 439,95 - Gorontalo 92,85 8,51 - - 101,36 - Sulawesi Tengah 256,79 9,16 - - 265,94 Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar 1.472,18 194,90 72,25 - 1.739,33 - Sulawesi Selatan 1.198,87 187,85 72,25 - 1.458,97 - Sulawesi Tenggara 195,98 7,05 - - 203,03 - Sulawesi Barat 77,33 - - - 77,33 Wilayah Maluku dan Maluku Utara 268,49 14,64 - - 283,13 - Maluku 173,08 13,85 - - 186,93 - Maluku Utara 95,40 0,80 - - 96,20 Wilayah Papua 327,52 16,37 - - 343,89 Distribusi Bali 1.226,98 257,24 - - 1.484,22 Wilayah Nusa Tenggara Barat 325,62 14,21 - 3,58 343,41 Wilayah Nusa Tenggara Timur 262,87 3,71 - - 266,58 PT PLN Batam 470,99 265,15 52,00 13,44 801,58 PT PLN Tarakan 49,83 10,23 - 18,71 78,77 Luar Jawa 14.452,27 2.448,41 275,25 88,10 17.264,04 Dist. Jawa Timur 7.125,49 2.326,29 592,03 2,23 10.046,04 Dist. Jawa Tengah dan Yogyakarta 5.981,06 1.274,34 136,00 - 7.391,40 - Jawa Tengah 5.192,83 1.137,70 136,00 - 6.466,53 - D.I. Yogyakarta 788,23 136,64 - - 924,87 Dist. Jawa Barat dan Banten 8.200,86 4.556,13 1.080,09 2,22 13.839,30 - Jawa Barat 7.590,91 3.948,41 544,09 0,46 12.083,87 - Banten 609,94 607,72 536,00 1,76 1.755,43 Dist. Jakarta Raya dan Tangerang 8.209,59 5.776,92 360,14 6,36 14.353,01 Jawa 29.517,01 13.933,68 2.168,26 10,80 45.629,74 Indonesia 43.969,28 16.382,09 2.443,51 98,91 62.893,78 (%) 69,91 26,05 3,89 0,16 100,00
12
Statistik PLN 2009
Booklet hal i-48.indd 13
27,45 15,97 11,75 10,28 1,47 22,00 19,21 2,79 22,82 72,55
Rumah Tangga
Industri
Bisnis
Sosial Gdg. Kantor Penerangan Pemerintah Jalan Umum
Jumlah
(%)
STK 220710
100,00 STK 220710
Statistik PLN 2009
5
8/3/2010 13:54:15
Data Tahunan 2009 Tabel 3 : Faktor Beban, Faktor Kapasitas, Faktor Permintaan ���� 2009 Satuan PLN/Provinsi Faktor Beban Faktor Kapasitas (%) (%) Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam 46,77 23,73 Wilayah Sumatera Utara 41,68 23,61 Wilayah Sumatera Barat 55,64 25,23 Wilayah Riau 64,51 50,58 - Riau 54,72 42,43 - Kepulauan Riau 73,95 58,62 Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu 40,11 18,64 - Sumatera Selatan 36,19 11,13 - Jambi 38,31 18,24 - Bengkulu 43,52 25,07 Wilayah Bangka Belitung 65,68 49,26 Wilayah Lampung 37,00 3,82 Wilayah Kalimantan Barat 62,04 51,71 Wilayah Kalsel dan Kalteng 72,50 58,61 - Kalimantan Selatan 74,90 61,86 - Kalimantan Tengah 62,55 46,42 Wilayah Kalimantan Timur 54,26 40,09 Wilayah Sulut, Sulteng dan Gorontalo 54,81 45,45 - Sulawesi Utara 298,10 48,29 - Gorontalo 61,16 58,32 - Sulawesi Tengah 16,15 34,62 Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar 65,09 38,50 - Sulawesi Selatan 65,25 34,81 - Sulawesi Tenggara 64,12 60,81 - Sulawesi Barat 52,08 24,67 Wilayah Maluku dan Maluku Utara 49,59 29,85 - Maluku 83,67 30,39 - Maluku Utara 28,29 28,92 Wilayah Papua 64,86 47,67 Distribusi Bali 71,43 28,89 Wilayah Nusa Tenggara Barat 64,76 64,62 Wilayah Nusa Tenggara Timur 56,69 43,02 PT PLN Batam 50,05 49,08 PT PLN Tarakan 74,63 36,43 Kit Sumbagut - 55,41 Kit Sumbagsel - 48,79 P3B Sumatera - - Luar Jawa 66,08 48,43 Dist. Jawa Timur 37,43 16,27 Dist. Jawa Tengah dan Yogyakarta - 16,14 - Jawa Tengah - 29,74 - D.I. Yogyakarta - - Dist. Jawa Barat dan Banten 22,83 2,95 - Jawa Barat - 3,86 - Banten - - Dist. Jakarta Raya dan Tangerang - - PT Indonesia Power - 54,32 PT PJB - 54,12 P3B Jawa Bali - - Pembangkitan Muara tawar - 52,28 Pembangkitan Cilegon - 61,67 Pembangkitan Tanjung Jati B - 71,55 J a w a 80,09 55,74 I n d o n e s i a 76,37 53,71
4
Statistik PLN 2009
Booklet hal i-48.indd 12
Faktor Permintaan (%) 7,87 0,23 1,33 10,24 6,14 28,92 1,09 0,34 1,42 5,01 40,88 0,06 35,07 28,84 32,38 19,85 44,09 29,42 6,28 30,60 67,25 28,92 30,51 27,91 1,58 30,99 18,06 56,13 30,42 0,11 32,45 25,53 31,81 27,68 28,82 0,05 0,01 30,19 29,81 STK 220710
Tabel 12 : Energi Terjual per Jenis Tegangan (GWh) ���� 2009
Satuan PLN/Provinsi
T e g a n g a n
Jumlah
Rendah Menengah Tinggi Multiguna Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam 1.221,97 40,28 - 14,20 1.276,45 Wilayah Sumatera Utara 4.082,82 1.725,88 209,01 79,18 6.096,90 Wilayah Sumatera Barat 1.245,17 165,97 571,99 23,39 2.006,52 Wilayah Riau 1.896,09 257,57 7,00 22,77 2.183,43 - Riau 1.523,61 240,24 6,02 16,19 1.786,06 - Kepulauan Riau 372,48 17,33 0,98 6,58 397,37 Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu 2.768,31 637,10 - 231,66 3.637,06 - Sumatera Selatan 1.928,87 548,03 - 177,89 2.654,79 - Jambi 492,57 57,62 - 44,72 594,90 - Bengkulu 346,87 31,45 - 9,05 387,37 Wilayah Bangka Belitung 361,48 16,76 - 20,52 398,76 Wilayah Lampung 1.396,96 510,32 - 116,75 2.024,03 Wilayah Kalimantan Barat 951,73 83,63 - 120,29 1.155,65 Wilayah Kalsel dan Kalteng 1.578,76 159,54 - 30,58 1.768,88 - Kalimantan Selatan 1.080,50 148,82 - 20,89 1.250,21 - Kalimantan Tengah 498,27 10,72 - 9,68 518,67 Wilayah Kalimantan Timur 1.424,76 255,64 0,39 40,17 1.720,96 Wilayah Sulut, Sulteng dan Gorontalo 1.213,85 180,28 - 25,99 1.420,11 - Sulawesi Utara 633,05 155,09 - 14,99 803,14 - Gorontalo 166,46 14,95 - 7,21 188,62 - Sulawesi Tengah 414,34 10,23 - 3,78 428,35 Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar 2.347,13 421,75 331,20 67,33 3.167,40 - Sulawesi Selatan 1.924,44 405,51 331,20 49,05 2.710,19 - Sulawesi Tenggara 317,58 16,24 - 14,58 348,40 - Sulawesi Barat 105,10 - - 3,70 108,80 Wilayah Maluku dan Maluku Utara 397,03 17,88 0,03 8,01 422,95 - Maluku 247,04 14,88 0,03 5,31 267,25 - Maluku Utara 149,99 3,01 - 2,70 155,70 Wilayah Papua 625,86 30,70 - 4,88 661,44 Distribusi Bali 2.125,97 636,66 - 26,02 2.788,65 Wilayah Nusa Tenggara Barat 597,85 31,78 - 59,28 688,91 Wilayah Nusa Tenggara Timur 360,34 9,24 - 13,12 382,71 PT PLN Batam 609,79 529,66 141,17 15,78 1.296,41 PT PLN Tarakan 103,44 26,93 - 35,33 165,71 Luar Jawa 25.309,30 5.737,56 1.260,79 955,26 33.262,92 Dist. Jawa Timur 11.894,99 6.345,87 2.653,95 163,37 21.058,18 Dist. Jawa Tengah dan Yogyakarta 10.091,40 4.412,25 545,76 34,78 15.084,19 - Jawa Tengah 8.766,19 4.052,54 545,76 30,84 13.395,34 - D.I. Yogyakarta 1.325,21 359,71 - 3,94 1.688,86 Dist. Jawa Barat dan Banten 15.177,57 14.150,63 5.403,77 57,10 34.789,07 - Jawa Barat 13.979,60 12.379,62 2.345,55 49,22 28.753,99 - Banten 1.197,97 1.771,01 3.058,22 7,88 6.035,08 Dist. Jakarta Raya dan Tangerang 15.426,29 13.813,03 1.034,01 114,28 30.387,62 Jawa 52.590,27 38.721,78 9.637,49 369,53 101.319,07 Indonesia 77.899,57 44.459,34 10.898,28 1.324,79 134.581,98 (%) 57,88 33,04 8,10 0,98 100,00
(%)
0,95 4,53 1,49 1,62 1,33 0,30 2,70 1,97 0,44 0,29 0,30 1,50 0,86 1,31 0,93 0,39 1,28 1,06 0,60 0,14 0,32 2,35 2,01 0,26 0,08 0,31 0,20 0,12 0,49 2,07 0,51 0,28 0,96 0,12 24,72 15,65 11,21 9,95 1,25 25,85 21,37 4,48 22,58 75,28 100,00 STK 220710
Statistik PLN 2009
13
8/3/2010 13:54:15
Data Tahunan 2009 Tabel 13 : Pendapatan per Jenis Tegangan (juta Rp) ���� 2009
2009
Satuan PLN/Provinsi
T e g a n g a n
Jumlah
(%)
Rendah Menengah Tinggi Multiguna Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam 751.506,51 27.907,31 - 5.494,30 784.908,12 0,87 Wilayah Sumatera Utara 2.517.889,06 1.106.869,44 121.126,06 54.700,97 3.800.585,53 4,21 Wilayah Sumatera Barat 784.993,44 113.764,17 294.512,49 22.875,69 1.216.145,80 1,35 Wilayah Riau 1.281.566,24 178.859,75 - 20.192,91 1.480.618,91 1,64 - Riau 1.022.870,24 165.227,75 - 12.015,91 1.200.113,91 1,33 - Kepulauan Riau 258.696,00 13.632,00 - 8.177,00 280.505,00 0,31 Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu 1.812.973,25 423.531,28 - 225.126,30 2.461.630,84 2,73 - Sumatera Selatan 1.263.178,25 358.371,87 - 168.927,30 1.790.477,43 1,99 - Jambi 334.809,00 43.013,00 - 44.000,00 421.822,00 0,47 - Bengkulu 214.986,00 22.146,41 - 12.199,00 249.331,41 0,28 Wilayah Bangka Belitung 222.232,53 11.755,53 - 27.223,21 261.211,27 0,29 Wilayah Lampung 893.981,82 320.747,77 - 143.264,45 1.357.994,05 1,51 Wilayah Kalimantan Barat 586.329,86 58.266,19 - 97.607,02 742.203,08 0,82 Wilayah Kalsel dan Kalteng 992.327,12 121.345,07 - 31.021,26 1.144.693,44 1,27 - Kalimantan Selatan 675.780,12 113.598,07 - 17.833,26 807.211,44 0,90 - Kalimantan Tengah 316.547,00 7.747,00 - 13.188,00 337.482,00 0,37 Wilayah Kalimantan Timur 941.503,07 184.422,68 - 46.139,50 1.172.065,25 1,30 Wilayah Sulut, Sulteng dan Gorontalo 772.827,83 133.972,20 - 24.089,33 930.889,36 1,03 - Sulawesi Utara 407.643,00 107.345,00 - 14.112,00 529.100,00 0,59 - Gorontalo 104.117,00 9.973,00 - 5.291,08 119.381,08 0,13 - Sulawesi Tengah 261.067,83 16.654,20 - 4.686,25 282.408,28 0,31 Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar 1.512.476,62 281.196,94 171.986,92 81.283,44 2.046.943,92 2,27 - Sulawesi Selatan 1.241.978,62 270.284,94 171.986,92 59.489,44 1.743.739,92 1,93 - Sulawesi Tenggara 204.117,00 10.912,00 - 16.753,00 231.782,00 0,26 - Sulawesi Barat 66.381,00 - - 5.041,00 71.422,00 0,08 Wilayah Maluku dan Maluku Utara 262.190,36 19.919,77 - 4.883,00 286.993,13 0,32 - Maluku 162.545,36 15.970,77 - 3.298,00 181.814,13 0,20 - Maluku Utara 99.645,00 3.949,00 - 1.585,00 105.179,00 0,12 Wilayah Papua 452.874,63 26.698,18 - 4.729,40 484.302,22 0,54 Distribusi Bali 1.677.702,01 506.860,96 - 28.680,26 2.213.243,24 2,45 Wilayah Nusa Tenggara Barat 362.356,02 23.787,19 - 62.664,68 448.807,88 0,50 Wilayah Nusa Tenggara Timur 247.622,61 6.046,58 - 17.879,80 271.549,00 0,30 PT PLN Batam 629.827,60 613.927,03 130.737,08 67.879,77 1.442.371,48 1,60 PT PLN Tarakan 89.419,33 19.959,07 - 21.954,60 131.333,00 0,15 Luar Jawa 16.792.599,94 4.179.837,13 718.362,56 987.689,88 22.678.489,51 25,15 Dist. Jawa Timur 7.764.243,35 4.402.887,03 1.452.526,17 222.625,16 13.842.281,71 15,35 Dist. Jawa Tengah dan Yogyakarta 6.239.492,37 2.923.821,30 288.687,29 36.075,37 9.488.076,32 10,52 - Jawa Tengah 5.362.012,37 2.680.222,30 288.687,29 31.099,37 8.362.021,32 9,27 - D.I. Yogyakarta 877.480,00 243.599,00 - 4.976,00 1.126.055,00 1,25 Dist. Jawa Barat dan Banten 9.489.075,75 8.905.157,27 2.787.005,45 96.707,89 21.277.946,37 23,60 - Jawa Barat 8.772.978,75 7.806.933,27 1.209.251,45 83.680,89 17.872.844,37 19,82 - Banten 716.097,00 1.098.224,00 1.577.754,00 13.027,00 3.405.102,00 3,78 Dist. Jakarta Raya dan Tangerang 11.850.896,65 9.838.839,72 586.027,20 75.474,73 22.351.238,31 24,79 J a w a 35.343.708,13 26.070.705,32 5.114.246,11 430.883,15 66.959.542,71 74,26 Kantor Pusat *) 395.111,54 268.586,10 162.407,93 (6.429,44) 819.676,13 Koreksi Pendapatan *) 544.304,32 (104.388,64) (161.131,96) 6.824,82 285.608,55 I n d o n e s i a 51.987.115,28 30.623.517,19 6.156.148,56 1.405.318,77 90.172.099,80 100,00 (%) 57,65 33,96 6,83 1,56 100,00 *) Koreksi Auditor
14
Statistik PLN 2009
Booklet hal i-48.indd 11
Susut Transmisi (GWh) (%)
Dikirim ke Unit lain **)
Dikirim Distribusi (GWh)
Pemakaian Sendiri Gardu Distribusi Susut Distribusi (GWh) (%) (GWh) (%)
Susut Energi (GWh) (%)
Susut Energi & PS ***) (GWh) (%)
Pemakaian (GWh) (%)
- - - 1.521,50 1,37 0,09 220,73 14,51 220,73 14,51 222,10 14,60 1.299,40 - - 56,74 6.755,81 0,47 0,01 619,07 9,09 619,07 9,09 619,54 9,09 6.136,27 - - 11,87 2.183,09 1,05 0,05 154,20 7,03 154,20 7,03 155,25 7,07 2.027,84 - - 16,54 2.456,74 8,02 0,32 252,69 10,22 252,69 10,22 260,71 10,54 2.196,03 - - 4,55 4.102,04 3,70 0,09 416,25 10,14 416,25 10,14 419,95 10,23 3.682,09 - - - 444,15 - - 42,10 9,48 42,10 9,48 42,10 9,48 402,04 - - - 2.318,41 19,41 0,84 252,68 10,90 252,68 10,90 272,08 11,74 2.046,32 2,32 0,18 - 1.288,66 - - 125,31 9,71 127,63 9,89 127,63 9,89 1.163,36 15,25 0,77 - 1.972,52 - 180,31 9,07 195,57 9,83 196,69 9,89 1.792,21 21,21 1,11 - 1.888,64 - - 144,02 7,54 165,23 8,65 165,87 8,68 1.744,62 17,74 1,12 - 1.569,00 0,94 0,06 132,20 8,33 149,94 9,45 151,37 9,54 1.435,86 123,67 3,49 0,17 3.414,88 2,02 0,06 213,53 6,03 337,20 9,52 341,07 9,63 3.199,33 - - - 468,01 - - 47,69 10,19 47,69 10,19 47,69 10,19 420,31 - - - 730,76 - - 66,33 9,08 66,33 9,08 66,33 9,08 664,43 - - - 2.966,60 0,00 0,00 155,02 5,23 155,02 5,23 155,02 5,23 2.811,58 - - - 751,52 0,08 0,01 56,34 7,50 56,34 7,50 56,42 7,51 695,10 - - - 417,21 0,04 0,01 29,44 7,06 29,44 7,06 29,49 7,07 387,72 2,47 0,18 - 1.392,06 1,09 0,08 94,56 6,78 97,04 6,95 98,81 7,08 1.296,41 - - - 174,49 - - 8,78 5,03 8,78 5,03 8,78 5,03 165,71 - - 8.945,07 - - - - - - - - - - - - 7.525,84 - - - - - - - - - - 642,07 3,47 17.821,09 - - - - - 642,07 3,47 660,17 3,57 - 824,74 2,19 34.381,87 36.816,08 38,17 0,10 3.211,27 8,51 4.036,01 10,69 4.097,07 10,86 33.566,64 - - 0,05 22.765,15 - - 1.519,63 6,68 1.519,63 6,68 1.519,63 6,68 21.245,52 - - 0,42 16.325,09 - - 1.083,09 6,63 1.083,09 6,63 1.083,09 6,63 15.241,99 - - 228,44 38.294,96 68,97 0,18 2.905,08 7,54 2.905,08 7,54 2.974,05 7,72 35.320,91 - - 855,85 33.820,70 117,90 0,34 3.025,25 8,72 3.025,25 8,72 3.143,15 9,06 30.677,55 - - 41.267,61 - - - - - - - - - - - - 29.668,09 - - - - - - - - - - 2.478,53 2,12 114.560,86 - - - - - 2.478,53 2,12 2.541,64 2,17 - - - 3.905,82 - - - - - - - - - - - - 3.916,28 - - - - - - - - - - - - 8.225,50 - - - - - - - - - - 2.478,53 2,12 2.953,59 111.205,90 186,87 0,16 8.533,05 7,47 11.011,58 9,43 11.261,56 9,64 102.485,98 3.303,27 2,18 161,03 148.021,98 225,04 0,15 11.744,32 7,93 15.047,59 9,93 15.358,63 10,13 136.052,62
85,40 90,07 92,39 88,79 89,66 90,52 88,26 90,11 90,11 91,32 90,46 90,36 89,81 90,92 94,77 92,49 92,93 92,92 94,97 88,94 93,32 93,36 91,69 88,47 87,76 91,91 STK 220710
STK 220710
Statistik PLN 2009
3
8/3/2010 13:54:14
Data Tahunan 2009 Tabel 14 : Jumlah Pelanggan, Daya Tersambung dan Energi yang Dikonsumsi per Golongan Tarif ���� 2009
Tabel 2 : Neraca Energi Satuan PLN/Provinsi
Dibeli dari Luar PLN
Terima dari Unit lain (GWh)
Produksi sendiri *) Pemakaian Sendiri Sentral (GWh) (GWh) (%)
Produksi Netto Pemakaian Sendiri GI (GWh) (GWh) (%)
Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam - 1.206,82 322,65 7,97 2,47 1.521,50 - Wilayah Sumatera Utara 55,18 6.725,47 32,39 0,50 1,53 6.812,55 - Wilayah Sumatera Barat 2,31 2.118,71 76,04 2,09 2,75 2.194,96 - Wilayah Riau 49,82 1.703,23 742,30 22,07 2,97 2.473,28 - Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu 284,44 3.734,82 88,48 1,14 1,29 4.106,60 - Wilayah Bangka Belitung 17,83 - 436,35 10,04 2,30 444,15 - Wilayah Lampung - 2.315,79 2,70 0,09 3,22 2.318,41 - Wilayah Kalimantan Barat 1,26 - 1.330,73 41,01 3,08 1.290,99 - Wilayah Kalsel dan Kalteng 101,62 - 2.024,36 137,08 6,77 1.988,90 1,13 Wilayah Kalimantan Timur 322,20 - 1.619,95 31,66 1,95 1.910,49 0,64 Wilayah Sulut, Sulteng dan Gorontalo 216,85 - 1.425,37 55,00 3,86 1.587,23 0,49 Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar 1.838,42 - 1.746,57 44,42 2,54 3.540,57 1,84 Wilayah Maluku dan Maluku Utara - - 476,50 8,50 1,78 468,01 - Wilayah Papua 29,97 - 712,87 12,08 1,69 730,76 - Distribusi Bali 3,74 2.953,59 9,29 0,01 0,16 2.966,60 - Wilayah Nusa Tenggara Barat - - 790,15 38,63 4,89 751,52 - Wilayah Nusa Tenggara Timur - - 422,40 5,20 1,23 417,21 - PT PLN Batam 828,22 - 568,95 1,95 0,34 1.395,22 0,69 PT PLN Tarakan 56,16 - 121,97 3,64 2,99 174,49 - Kit Sumbagut - 62,52 9.237,95 355,40 3,85 8.945,07 - Kit Sumbagsel - 18,34 7.945,59 438,08 5,51 7.525,84 - P3B Sumatera 2.063,29 16.417,97 - - - 18.481,26 18,10 Luar Jawa 5.871,30 2.953,59 30.133,57 1.216,54 4,04 37.741,92 22,89 Dist. Jawa Timur 0,12 22.744,15 20,96 0,03 0,13 22.765,21 - Dist. Jawa Tengah dan Yogyakarta 12,49 16.312,60 0,44 0,02 4,14 16.325,50 - Dist. Jawa Barat dan Banten 71,53 38.451,63 0,24 0,00 0,44 38.523,39 - Dist. Jakarta Raya dan Tangerang 0,40 34.676,15 - - - 34.676,55 - PT Indonesia Power - 378,13 42.793,03 1.903,55 4,45 41.267,61 - PT PJB - 118,24 30.852,12 1.302,26 4,22 29.668,09 - P3B Jawa Bali 30.213,08 86.889,42 - - - 117.102,49 63,11 Pembangkitan Muara Tawar - 2,46 3.929,73 26,37 0,67 3.905,82 - Pembangkitan PLTGU Cilegon - 0,92 3.997,92 82,56 2,07 3.916,28 0,00 Pembangkitan Tanjung Jati B - 18,82 8.900,35 693,67 7,79 8.225,50 - J a w a 30.297,62 - 90.494,79 4.008,46 4,43 116.783,95 63,11 I n d o n e s i a 36.168,92 - 120.628,35 5.224,99 4,33 151.572,28 86,00
0,06 0,03 0,03 0,05 0,05 0,10 0,06 0,05 0,00 -
Golongan Tarif Pelanggan Tersambung Terjual (MVA) (MWh)
Pendapatan*) (ribu Rp)
S - 1 984 0,20 1.316,41 S - 2 860.339 1.620,93 2.293.139,23 S - 3 728 516,81 1.050.664,44 Pra Bayar 77.821 114,98 40.552,56 R - 1 36.511.814 27.246,12 49.298.803,21 R - 2 491.182 2.095,55 3.740.222,35 R - 3 95.850 1.358,03 1.905.063,16 B - 1 1.292.708 1.526,20 2.689.136,90 B - 2 467.510 6.402,59 10.142.817,09 B - 3 4.137 4.541,95 10.436.706,72 I - 1 13.097 106,25 118.511,18 I - 2 26.292 2.037,82 3.576.378,79 I - 3 8.449 10.202,62 31.611.039,27 I - 4 62 2.443,51 10.898.284,59 P - 1 107.305 807,43 1.205.707,52 P - 2 981 865,24 1.128.954,00 P - 3 121.173 768,23 2.888.105,84 T (Traksi) 31 114,33 110.618,46 C (Curah) 13 26,09 121.172,06 M (Multiguna) 37.209 98,91 1.324.789,67 Jumlah 40.117.685 62.893,78 134.581.983,43
316.908.970,66 1.335.872.147,70 619.493.476,63 **)
*) Sudah termasuk angka Koreksi Auditor
26.985.290.207,64 2.905.071.428,98 2.173.587.733,59 1.830.279.958,01 10.348.355.859,82 8.419.553.826,33 97.876.340,22 2.861.389.988,45 20.655.790.424,66 6.156.148.556,64 1.216.710.033,54 815.333.918,10 1.915.772.613,61 45.863.654,36 65.634.851,79 1.405.318.772,43
90.170.252.763,15 STK 220710
**) Pendapatan yang berasal dari Pra bayar tergabung dalam Kelompok Multiguna
0,05 0,06
Keterangan: *) termasuk sewa genset dan sewa PLTG **) termasuk ke luar PLN ***) Pemakaian sendiri GI dan Sistem Distribusi
2
Statistik PLN 2009
Booklet hal i-48.indd 10
Statistik PLN 2009
15
8/3/2010 13:54:14
Data Tahunan 2009
Data Tahunan 2009
Tabel 15 : Daftar Tunggu ����� 2009�
Permintaan Baru
Tersambung
Digugurkan/batal
Menunggu
Satuan PLN/Provinsi Jumlah Daya Jumlah Daya Jumlah Daya Jumlah Daya (kVA) (kVA) (kVA) (kVA) Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam 56.692 88.087,35 38.952 55.489,26 - - 17.740 32.598,09 Wilayah Sumatera Utara 106.511 169.716,41 76.792 128.847,19 192,00 147,00 29.527 40.722,22 Wilayah Sumatera Barat 24.734 36.755,63 10.057 18.744,73 213 192,10 14.464 17.818,80 Wilayah Riau 98.571 65.294,74 12.762 41.516,76 9.725 11.141,27 76.084 12.636,71 - Riau 81.868 144.965,26 11.854 39.499,94 9.673 11.038,17 60.341 94.427,15 - Kepulauan Riau 16.703 14.662,20 908 2.016,81 52 103,10 15.743 12.542,28 Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu 150.335 272.967,84 56.707 115.768,53 - - 93.628 157.199,31 - Sumatera Selatan - - - - - - 61.373 74.742,70 - Jambi - - - - - - 16.515 61.886,01 - Bengkulu - - - - - - 15.740 20.570,60 Wilayah Bangka Belitung 39.473 50.008,60 246 3.990,60 - - 39.227 46.018,00 Wilayah Lampung 96.335 117.794,38 20.301 29.137,34 9 310,00 76.025 88.347,04 Wilayah Kalimantan Barat 74.457 101.717,49 14.204 22.281,49 - - 60.253 79.436,00 Wilayah Kalsel dan Kalteng 82.722 104.859,06 30.823 19.591,06 - - 51.899 85.268,00 - Kalimantan Selatan 48.607 59.210,31 23.591 13.055,31 - - 25.016 46.155,00 - Kalimantan Tengah 34.115 45.648,75 7.232 6.535,75 - - 26.883 39.113,00 Wilayah Kalimantan Timur 148.895 423.589,24 5.314 32.940,09 64 249,60 143.517 390.399,55 Wilayah Sulut, Sulteng dan Gorontalo 68.107 175.621,62 19.167 43.491,62 - - 48.940 132.130,00 - Sulawesi Utara 21.896 114.559,65 9.380 30.669,65 - - 12.516 83.890,00 - Gorontalo 3.399 8.536,87 667 1.976,87 - - 2.732 6.560,00 - Sulawesi Tengah 42.812 52.535,11 9.120 10.855,11 - - 33.692 41.680,00 Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar 125.804 193.398,61 22.785 47.768,61 77 75,00 102.942 145.555,00 - Sulawesi Selatan 92.692 143.034,55 18.543 39.211,55 77 75,00 74.072 103.748,00 - Sulawesi Tenggara 30.366 46.465,30 1.496 4.658,29 - - 28.870 41.807,00 - Sulawesi Barat 2.746 3.898,77 2.746 3.898,77 - - - Wilayah Maluku dan Maluku Utara 16.002 45.151,78 10.760 15.376,78 - - 5.242 29.775,00 - Maluku 9.535 22.682,72 8.215 12.028,72 - - 1.320 10.654,00 - Maluku Utara 6.467 22.459,06 2.545 3.338,06 - - 3.922 19.121,00 Wilayah Papua 31.879 60.134,13 9.210 16.494,59 - - 22.669 43.639,54 Distribusi Bali 44.140 183.526,59 15.055 90.509,09 14.121 43.205,75 14.964 49.811,75 Wilayah Nusa Tenggara Barat 163.759 148.962,57 7.400 19.115,57 959 429,80 155.400 129.417,20 Wilayah Nusa Tenggara Timur 26.998 34.821,77 7.199 9.982,22 11 41,25 19.788 24.798,30 PT PLN Batam 15.668 69.327,30 15.668 69.327,30 - - - PT PLN Tarakan 1.649 3.641,88 553 1.565,08 - - 1.096 2.076,80 Luar Jawa 1.372.731 2.345.376,95 373.955 781.937,87 25.371 55.791,77 973.405,00 1.507.647,31 - Dist. Jawa Timur 253.669 1.180.141,32 189.139 426.195,92 6.127 77.812,70 58.403 676.132,70 Dist. Jawa Tengah dan Yogyakarta 359.859 500.538,45 252.114 346.462,45 - - 107.745 154.076,00 - Jawa Tengah 332.488 445.542,09 227.914 304.064,09 - - 104.574 141.478,00 - D.I. Yogyakarta 27.371 54.986,36 24.200 42.388,36 - - 3.171 12.598,00 Dist. Jawa Barat dan Banten 514.003 1.086.511,56 346.256 615.096,30 11.839 49.145,92 155.908 422.269,34 - Jawa Barat 431.425 978.782,41 308.359 547.269,62 10.387 47.361,92 112.679 384.150,87 - Banten 82.578 107.729,15 37.897 67.826,68 1.452 1.784,00 43.229 38.118,47 Dist. Jakarta Raya dan Tangerang 112.135 638.558,06 112.135 638.558,06 - - - J a w a 1.239.666 3.405.749,39 899.644 2.026.312,73 17.966 126.958,62 322.056 1.252.478,04 I n d o n e s i a 2.612.397 5.751.126,33 1.273.599 2.808.250,59 43.337 182.750,39 1.295.461 2.760.125,35
STK 220710
Tabel 1 : Neraca Daya (MW)
2009
Satuan PLN/Provinsi
Kapasitas Terpasang
Daya Mampu
Beban Puncak
Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam 155,20 98,08 Wilayah Sumatera Utara 15,66 8,71 Wilayah Sumatera Barat 34,40 19,85 Wilayah Riau 167,53 98,11 - Riau 83,21 48,11 - Kepulauan Riau 84,32 50,00 Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu 54,20 37,31 - Sumatera Selatan 18,14 4,95 - Jambi 11,74 18,29 - Bengkulu 24,32 14,07 Wilayah Bangka Belitung 101,13 54,38 Wilayah Lampung 8,03 2,65 Wilayah Kalimantan Barat 293,75 180,52 Wilayah Kalsel dan Kalteng 394,27 306,14 - Kalimantan Selatan 311,25 245,42 - Kalimantan Tengah 83,02 60,72 Wilayah Kalimantan Timur 461,23 251,98 Wilayah Sulut, Sulteng dan Gorontalo 358,03 236,72 - Sulawesi Utara 213,10 142,81 - Gorontalo 40,66 19,51 - Sulawesi Tengah 104,27 74,40 Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar 517,93 369,01 - Sulawesi Selatan 440,01 297,73 - Sulawesi Tenggara 74,69 69,57 - Sulawesi Barat 3,23 1,71 Wilayah Maluku dan Maluku Utara 182,21 92,05 - Maluku 116,18 57,08 - Maluku Utara 66,03 34,97 Wilayah Papua 170,71 93,49 Distribusi Bali 3,69 2,97 Wilayah Nusa Tenggara Barat 139,58 97,88 Wilayah Nusa Tenggara Timur 112,09 73,40 PT PLN Batam 132,32 65,60 PT PLN Tarakan 38,22 27,40 Kit Sumbagut 1.903,05 1.361,80 Kit Sumbagsel 1.859,20 1.581,10 P3B Sumatera - - Luar Jawa 7.102,43 5.059,15 Dist. Jawa Timur 14,71 11,17 Dist. Jawa Tengah dan Yogyakarta 0,70 0,48 - Jawa Tengah 0,38 0,28 - D.I. Yogyakarta 0,32 0,20 Dist. Jawa Barat dan Banten 0,93 0,18 - Jawa Barat 0,71 - - Banten 0,22 0,18 Dist. Jakarta Raya dan Tangerang - - PT Indonesia Power 8.992,79 8.279,17 PT PJB 6.507,14 5.697,48 P3B Jawa Bali - - Pembangkitan Muara Tawar 858,00 840,00 Pembangkitan PLTGU Cilegon 740,00 740,00 Pembangkitan Tanjung Jati B 1.420,00 1.420,00 Jawa 18.534,27 16.988,48 Indonesia 25.636,70 22.047,63
78,76 8,87 15,60 131,36 64,52 66,84 25,18 5,58 5,59 14,01 78,94 0,83 245,09 334,76 269,56 65,20 408,62 296,84 34,52 38,77 223,55 628,70 556,33 70,84 1,53 109,68 42,19 67,49 130,75 2,09 139,28 85,06 318,70 27,25 3.153,68
16
Statistik PLN 2009
Booklet hal i-48.indd 9
6.220,04 6,43 0,12 0,12 17.211,00 17.217,55 23.437,59 STK 220710
Statistik PLN 2009
1
8/3/2010 13:54:14
Data Tahunan 2009 Tabel 31 : Jumlah dan Daya Terpasang Trafo Gardu Distribusi ���� 2009
Tabel 16 : SAIDI dan SAIFI ���� 2009
Satuan PLN/Provinsi
Satuan PLN/Provinsi 20 kV 12-15 kV 6-7 kV Total Unit
MVA
Unit
MVA
Unit
MVA
Unit
Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam 6.202 456,84 - - - - 6.202 Wilayah Sumatera Utara 17.221 1.427,89 - - - - 17.221 Wilayah Sumatera Barat 5.328 482,16 - - - - 5.328 Wilayah Riau 5.883 762,43 - - - - 5.883 - Riau 4.942 631,11 - - - - 4.942 - Kepulauan Riau 941 131,33 - - - - 941 Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu 9.417 1.104,57 358 86,38 - - 9.775 - Sumatera Selatan 5.327 696,77 358 86,36 - - 5.685 - Jambi 2.746 283,26 - - - - 2.746 - Bengkulu 1.344 124,54 - - - - 1.344 Wilayah Bangka Belitung 1.049 114,63 - - 1 0,20 1.050 Wilayah Lampung 5.204 720,91 - - - - 5.204 Wilayah Kalimantan Barat 4.765 386,06 - - - - 4.765 Wilayah Kalsel dan Kalteng 6.752 540,91 - - 23 1,84 6.775 - Kalimantan Selatan 4.670 388,29 - - 9 0,80 4.679 - Kalimantan Tengah 2.082 152,62 - - 14 1,04 2.096 Wilayah Kalimantan Timur 4.796 588,24 - - - - 4.796 Wilayah Sulut, Sulteng dan Gorontalo 6.431 542,76 - - 24 1,18 6.455 - Sulawesi Utara 2.771 295,96 - - 24 1,18 2.795 - Gorontalo 948 68,32 - - - - 948 - Sulawesi Tengah 2.712 178,48 - - - - 2.712 Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar 11.878 839,97 7 0,88 6 1,41 11.891 - Sulawesi Selatan 8.890 684,68 7 0,88 3 1,30 8.900 - Sulawesi Tenggara 2.193 114,56 - - 3 0,11 2.196 - Sulawesi Barat 795 40,73 - - - - 795 Wilayah Maluku dan Maluku Utara 2.273 171,82 - - - - 2.273 - Maluku 1.418 110,03 - - - - 1.418 - Maluku Utara 855 61,79 - - - - 855 Wilayah Papua 1.823 197,52 - - - - 1.823 Distribusi Bali 5.832 1.154,11 - - - - 5.832 Wilayah Nusa Tenggara Barat 2.189 224,77 - - - - 2.189 Wilayah Nusa Tenggara Timur 2.281 160,19 - - - - 2.281 PT PLN Batam 581 265,95 - - - - 581 PT PLN Tarakan 274 59,99 - - - - 274 Kit Sumbagut - - - - - - - Kit Sumbagsel - - - - - - - P3B Sumatera - - - - - - - Luar Jawa 100.179 10.201,72 365 87,26 54 4,63 100.598 Dist. Jawa Timur 40.865 4.745,14 - - - - 40.865 Dist. Jawa Tengah dan Yogyakarta 94.138 5.066,01 - - - - 94.138 - Jawa Tengah 82.584 4.078,72 - - - - 82.584 - D.I. Yogyakarta 11.554 987,29 - - - - 11.554 Dist. Jawa Barat dan Banten 37.360 7.871,17 - - - - 37.360 - Jawa Barat 32.874 7.424,62 - - - - 32.874 - Banten 4.486 446,55 - - - - 4.486 Dist. Jakarta Raya dan Tangerang 13.761 6.747,84 2 1,03 - - 13.763 PT Indonesia Power - - - - - - - PT PJB - - - - - - - P3B Jawa Bali - - - - - - - Jawa 186.124 24.430,16 2 1,03 - - 186.126 Indonesia 286.303 34.631,88 367 88,29 54 4,63 286.724
32
Statistik PLN 2009
Booklet hal i-48.indd 17
MVA 456,84 1.427,89 482,16 762,43 631,11 131,33 1.190,95 783,13 283,26 124,54 114,83 720,91 386,06 542,75 389,09 153,66 588,24 543,94 297,14 68,32 178,48 842,26 686,86 114,67 40,73 171,82 110,03 61,79 197,52 1.154,11 224,77 160,19 265,95 59,99 10.293,61 4.745,14 5.066,01 4.078,72 987,29 7.871,17 7.424,62 446,55 6.748,87 24.431,19 34.724,80 STK 220710
SAIDI Jam/Pelanggan
SAIFI Kali/Pelanggan
Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam 4,92 Wilayah Sumatera Utara 126,49 Wilayah Sumatera Barat 18,44 Wilayah Riau 3,21 - Riau - - Kepulauan Riau - Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu 5,03 - Sumatera Selatan - - Jambi - - Bengkulu - Wilayah Bangka Belitung 2,75 Wilayah Lampung 1,40 Wilayah Kalimantan Barat 24,65 Wilayah Kalsel dan Kalteng 3,86 - Kalimantan Selatan - - Kalimantan Tengah - Wilayah Kalimantan Timur 77,78 Wilayah Sulut, Sulteng dan Gorontalo 4,47 - Sulawesi Utara - - Gorontalo - - Sulawesi Tengah - Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar 3,08 - Sulawesi Selatan - - Sulawesi Tenggara - - Sulawesi Barat - Wilayah Maluku dan Maluku Utara 5,76 - Maluku - - Maluku Utara - Wilayah Papua 19,35 Distribusi Bali 1,04 Wilayah Nusa Tenggara Barat 2,45 Wilayah Nusa Tenggara Timur 4,92 PT PLN Batam 0,76 PT PLN Tarakan 3,93 Luar Jawa 31,44 Dist. Jawa Timur 1,99 Dist. Jawa Tengah dan Yogyakarta 18,53 - Jawa Tengah - - D.I. Yogyakarta - Dist. Jawa Barat dan Banten 6,02 - Jawa Barat - - Banten - Dist. Jakarta Raya dan Tangerang 17,10 J a w a 9,61
8,73 53,13 5,78 4,13 8,50 3,37 4,33 25,76 5,03 60,12 5,64 7,33 8,39 21,32 1,62 15,39 9,70 0,95 4,96
I n d o n e s i a
16,70
18,42 3,51 13,21 5,41 7,09 7,10 10,78 STK 220710
Statistik PLN 2009
17
8/3/2010 13:54:16
Data Tahunan 2009 Tabel 17 : Jumlah Gangguan Transmisi per 100 kms 2009 Satuan PLN/Provinsi Lama Jumlah Panjang Lama Keluar Gangguan Gangguan Jaringan Sistem (SOD) (Jam) (Kali) Transmisi (kms) (Jam/100 kms)
Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam - - - - Wilayah Sumatera Utara - - - - Wilayah Sumatera Barat - - - - Wilayah Riau - - - - - Riau - - - - - Kepulauan Riau - - - - Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu - - - - - Sumatera Selatan - - - - - Jambi - - - - - Bengkulu - - - - Wilayah Bangka Belitung - - - - Wilayah Lampung - - - - Wilayah Kalimantan Barat 2,31 4,39 154,00 1,50 Wilayah Kalsel dan Kalteng n.a n.a 941,30 n.a - Kalimantan Selatan - - - - - Kalimantan Tengah - - - - Wilayah Kalimantan Timur 216,94 2,00 336,20 64,53 Wilayah Sulut, Sulteng dan Gorontalo 11,52 19,00 642,39 1,79 - Sulawesi Utara - - - - - Gorontalo - - - - - Sulawesi Tengah - - - - Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar n.a n.a 2.169,63 n.a - Sulawesi Selatan - - - - - Sulawesi Tenggara - - - - - Sulawesi Barat - - - - Wilayah Maluku dan Maluku Utara - - - - - Maluku - - - - - Maluku Utara - - - - Wilayah Papua - - - - Distribusi Bali - - - - Wilayah Nusa Tenggara Barat - - - - Wilayah Nusa Tenggara Timur - - - - PT PLN Batam n.a 2,00 161,67 n.a PT PLN Tarakan - - - - Kitlur Sumbagut - - - - Kitlur Sumbagsel - - - - P3B Sumatera 514,00 190,00 9.768,85 5,26 Luar Jawa 744,77 215,39 14.174,04 5,25 Dist. Jawa Timur - - - - Dist. Jawa Tengah dan Yogyakarta - - - - - Jawa Tengah - - - - - D.I. Yogyakarta - - - - Dist. Jawa Barat dan Banten - - - - - Jawa Barat - - - - - Banten - - - - Dist. Jakarta Raya dan Tangerang - - - - PT Indonesia Power - - - - PT PJB - - - - P3B Jawa Bali 1.768,00 283,00 20.775,10 8,51 J a w a 1.768,00 283,00 20.775,10 8,51 I n d o n e s i a 2.512,77 498,39 34.949,14 7,19 SOD = Lama gangguan di jaringan transmisi
Jumlah Keluar Sistem (SOF) (Kali/100 kms) 2,85 n.a 0,59 2,96 n.a 1,24 1,94 1,52 1,36 1,36 1,43 STK 220710
Tabel 30 : Jumlah dan Daya Terpasang Trafo Gardu Induk ���� 2009 Satuan PLN/Provinsi
500 kV Unit
MVA
275 kV
150 kV
Unit MVA Unit
70 kV
MVA Unit
View more...
Comments