Penilaian Asman Toga Dan Akupressur

August 30, 2022 | Author: Anonymous | Category: N/A
Share Embed Donate


Short Description

Download Penilaian Asman Toga Dan Akupressur...

Description

 

PEMBENTUKAN KELOMPOK ASMAN DAN PENILA PENILAIAN IAN PEM PEMANFAA ANFAAT TAN TAMAN OBAT OBAT KELUARGA DAN AKUPRESUR AKUPRESUR

Contoh Penyaji Penyajian an bahan b baku aku Dj Djamoe amoe

Contoh Display Djamoe

Contoh Etalase TOGA di PKM

1

 

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PP No 103/2014 ttg Yankestrad)

Pemerintah ah Pemerint

bertanggungjawab memberdayakan dan mendorong peran aktif masyarakat dalam upaya pengembangan kesehatan tradisional Diarahkan agar masyarakat dapat melakukan perawatan kesehatan kesehatan secara mandiri (asuhan mandiri) mandiri) dan  dan benar. Dilaksanakan melalui pemanfaatan taman obat keluarga & keterampilan 2

 

Pengembangan Kesehatan Tradisional melalui Asuhan Mandiri Pemanf Pemanfaatan aatan TOGA dan Keter Keterampilan ampilan (Permenkes No 9 Thn 2016)

Saat ini : Pemanfaatan TOGA Pemanfaatan Pemanf aatan akupresur

3

 

ASUHAN MANDIRI PEMANFAATAN TOGA DAN AKUPRESUR Upaya memelihara dan meningkatkan kesehatan serta mencegah dan mengatasi masalah/gangguan kesehatan ringan secara mandiri oleh individu dalam keluarga, kelompok atau masyarakat dengan memanfaatkan taman obat keluarga (TOGA) dan akupresur.

4

 

TOGA

Taman Keluarga adalah Obat sekumpulan tanaman berkhasiat obat untuk kesehatan keluarga keluar ga yang disusun menjadi sebuah taman yang m memiliki emiliki nilai keindahan. Keterangan: Ditanam pada sebidang tanah di halaman, di pekarangan, atau di kebun, kumpulan pot-pot bunga atau poly bag sehingga dapat memenuhi kebutuhan ramuan obat di keluarg keluarga. a.

 

AKUPRESUR

salah

satu

jenis/cara

pengobatan

tradisional

ketrampilan yang dilakukan melalui teknik penekanan di permuk uka aan tubu buh h pada titik ik--titik akupunktur dengan deng an men menggu gguna nak kan ja jari ri,, at atau au ba bagi gian an tu tubuh buh la lain in,, atau at au al ala at ba ban ntu tu,, de deng ngan an tu tuju juan an un untu tuk k pe perraw awat atan an kesehatan.

 

ASUHAN MANDIRI KESEHATAN TRADISIONAL Upaya memelihara dan meningkatkan kesehatan kesehatan serta mencegah dan mengatasi gangguan kesehatan ringan secara mandiri oleh individu dalam keluarga, kelompok atau masyarakat dengan memanfaatkan TOGA dan atau keterampilan tertentu

KADER Anggota masyarakat yang dipilih dari dan oleh masyarakat yang mau dan mampu bekerjasama dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan secara sukarela

FASILITATOR Seorang yang telah dilatih untuk membantu kader membina keluarga asuhan mandiri keseha kesehatan tan tradisional 7

 

GERAKAN ASUHAN MANDIRI KESEHATAN TRADISIONAL



UPAYA DARI SEMUA PIHAK UNTUK MENDORONG KELUARGA KELUARGA BINAAN MEMANFAATKAN MEMANFAA T TOGA OGA DAN DAN KETERAMPILA KETER AMPILAN N, MELAKSANAKANNYA MELAKSANAKANNY A TKAN SECARA BERKESINAMBUNGAN DAN BERPERAN AKTIF MEMBENTUK KELOMPOK-KELOMPOK KE LOMPOK-KELOMPOK BARU

DILAKSANAKAN DALAM BERBAGAI BENTUK UKBM YANG ADA DI MASYARAKAT

8

 

A. PEMBENTUKAN KELOMPOK ASUHAN MANDIRI PRINSIP

PERSYARATAN

1. Kesadaran dan keinginan keinginan sendiri (tdk ada paksaan, motivasi diri)

1.Saling mempercayai

2. Kebersamaan (saling berbagi pengetahuan dan kemampuan) kemam puan)

3.Mengakui kelebihan/kelemahan anggota lainMenerima umpan balik

3. Kerjasama dan peran aktif kelompok kelompok 4. Kemandirian (kemampuan menolong diri sendiri & keluarga keluarga dan tersedia bahan tanaman obat/ peralatan keterampilan pijat yang diperlukan) 5. Orientasi kepada kebutuhan masyarakat ( dukungan kebijakan/peraturan)

2. Saling terbuk terbuka a

4. Saling belaj belajar ar 5. Memupuk Memupuk ras rasa a kebersamaan

6. Komitmen (pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh digunakan hanya untuk diri sendiri dan keluar keluarga) ga) 9

 

Pemanfaatan TOGA TOT ASUHAN MANDIRI PELATIHAN ASUHAN MANDIRI

Pijat Akupresur 

SOSIALISASI PENGEMBANGAN  ASUHAN MANDIRI PEMBENTUKAN KELOMPOK ASMAN

ORIENTASI ASMAN

PEMBINAAN KELOMPOK ASMAN

LOMBA TOGA

10

 

TAHAP PEMB PEMBENTUK ENTUKAN AN KEL KELOMPOK OMPOK (1) 1. Penyiapan SDM: a. TOT TOT (K (Kemenk emenkes es  Tim Pelatih Prov  Tim Pelatih Pelatih Kab/K Kab/Kota ota  Tim Fasilitator (Puskesmas) b. Tim Pelati Pelatih h  ditetapkan dengan SK dengan SK Kadinkes c. Tim Fasilitator ditetapkan Fasilitator ditetapkan dengan SK dengan SK Kepala Puskesmas

2. Sosialisasi dan Orien Orientasi tasi kader a. Sosialisasi LP LS PKM ol oleh eh Tim Fasilita Fasilitator tor m melalui elalui lokmin lokmin b. PKM mengembangk mengembangkan an upaya upaya k kestrad estrad masyar masyarakat akat bersam bersama a LS terkait c. Fasilitator melakukan orientasi asman pemanfaatan TOGA dan akupresur bagi kader didampingi Tim Pelatih Kab/Kota 11

(menggunakan modul dan bahan yang ditetapkan)

 

TAHAP PEMBENTUK PEMBENTUKAN AN KELOMPOK KELOMPOK (2)

3. Pembentukan Kelompok Asman dalam rangka pemberdayaan masyarakat a. Identifikasi kelompok kelompok yang sudah ada di masyarakat masyarakat (kelompok dasa wisma kelompok tani tani/kelompok nelayan/kelompok arisan, dsb b. Sosialisasi Asman Pemanfaatan Pemanfaatan TOGA dan akupresur akupresur c. Kader Kader membentu membentuk k kelompok kelompok Asman (5-10 kk/KELOMPOK)

12

 

TAHAP PEMBENTUKA PEMBENTUKAN N KELOMPOK KELOMPOK (3) Langkah-langk Langkah -langkah ah pembentuka pembentukan n Asman: Forming   Kader

memfasitasi keluarga binaan untuk saling mengenal lebih dekat, mis

menceritakan pengalaman masing-masing dalam pemanfaatan menceritakan pemanfaatan TOGA dan informasi tentang tanaman obat yang dimiliki masing-masing

Storming   Kader memfasilitasi anggota kelompok untuk membicarakan rencana kegiatan kelompok, semua semua anggota kelompok diberi kesempatan kesempatan berbicara dan memberi mem berika kan n ide Norming bersama a anggota kelomp kelompok ok bersama-sama bersama-sama membua membuatt struktur    Kader bersam organisasi, pembagian tugas dan tata ttertib ertib bersama

 Performing 

  Setiap or orang ang merasa saling ttergan ergantung tung dan saling mem membutuhkan butuhkan

13

 

4. Pasc asca a pemben pembentuk tukan an Kelo elomp mpok ok fasilitator dan mitra) Kader (didampingi fasilitator

1.Melakukan pendekatan kpd kelompok (menciptakan suasana kondusif, menumbuhkan rasa percaya diri, memberi kesempatan untuk berkembang & evaluasi terhadap perbedaan pendapat) 2. Membina kelompok asman (pembekalan pengetahuan dan keteram keterampilan, pilan, dilakukan secara berkala 1 kali/bulan sesuai jadwal yang disepakati) 14

 

Sumber Pembiay Pembiayaan aan

Swadaya Bantuan

fasilit fasilitasi asi Pemerintah Pemerintah (peningkatan kapasitas sumber day daya/pelatihan) a/pelatihan) Sumber lain yang tidak mengikat

15  

1. Dinas Pertanian 2. Dinas Perdagan Per dagangan gan dan Industri 3. Dinas Koperasi 4. Badan Pemberdayaan Masyarakat 5. PKK

KELOMPOK ASUHAN MANDIRI PEMANFAATAN TOGA DAN AKUPRESUR

PENGORGANISASIAN PUSKESMAS

LINTAS SEKTOR

Kader PEMBINAAN

Anggota binaan 5-10 Keluarga

PELATIHAN KADER PEMBINAAN KELOMPOK

MELAKSANAKAN KEGIATAN KEGIAT AN BERKALA

16

 

B. PENA PENAT TALAKSANAA ALAKSANAAN N Pusat

• • • •

Provinsi

  Menetapkan k kebijakan ebijakan nasional   Sosialisasi advokasi kpd pemangku keputusan   Meningkatkan kapasitas SDM   Pembinaan • • • •

  Membuat kebijakan tkt provinsi   Sosialisasi/Advokasi   Meningkatkan kapasitas SDM   Pembinaan

Kelompok Asman   Aman: Metode Aman: Metode yg digunakan aman, bermanfaat,









Kab/Kota

• • • •

Kecamatan

  Membuat kebijakan tkt kab/kota   Sosialisasi/Advokasi   Meningkatkan k kapasitas apasitas SDM   Pembinaan •











Desa/Kelurahan



dpt dipertanggungjawabkan dipertanggungjawabkan secara empiris   Norma Norma:: Mengikuti nilai2 budaya, agama & sosial yg berlaku   Praktis: Digunakan Praktis: Digunakan dg cara sederhanan, alat & bahan mudah didapat   Partisipasi aktif: Ada dukungan aktif peran serta masyarakat (tenaga/sarpras/dana)   Keg di dilakukan lakukan min 1kali 1kali/bulan /bulan,, dipimpin oleh kader, didampingi oleh fasilitator Puskesmas

  Sosialisasi/Advokasi   Identifikasi masalah, kebutu kebutuhan, han, harapan serta potensi   Mengajukan rencana anggaran melalui Musrenbang Musrenbang   Orientasi kader tentang asman   Fasilitasi kader dalam p pembentukan embentukan /pengemb asman   Pendampingan kader    Menerbitkan

SK ( penetapan kader, pembentukan Kel Asman, P.Jawab Asman) pemberdayaan masyarakat    Survei mawas diri (SMD): identifikasi masalah kes, kebutuhan, harapan dan potensi yang dimiliki utk pengemb asman    Membahas SMD melalui forum Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) & menyusun renc kegiatan    Kades mengusulkan anggaran utk mendukung pengem kegiatan kegiatan Asman    Petugas PKM dan kader melakukan penyuluhan dan pembinaan pembinaan Kelompok Asman    Mengkoordinir

17

 

Penyiapan SDM Asuhan Mandiri Kesehatan Tradisional:

TOT T   Tim Pelatih Pelatih di Provinsi Provinsi TO

Terbentuk Tim Pelatih di Provinsi

TOT TO T Tim Pelatih di Kab/Kota

Terbentuk

TOF Fas Fasil ilit itat ator or di Pu Pusk skes esmas mas

Terbentuk

Tim Pelatih di Kab/Kota

Fasilitator di Puskesmas

oleh ol eh Di Dink nkes es Ka Kab/ b/K Kota Pelatihan kader oleh Tim Pelatih Kab/Kota dan fasilitator Puskesmas

Tersedia kader terlatih

Asman TOGA TOGA & akupresur

 

KEGIA KEG IAT TAN PADA KE KELOMPOK LOMPOK AS ASMAN MAN 1) keluarga dalam kelompok Asman mempelaj mempelajari ari dan melaksanakan Setiap keluarga Asman TOGA 

pemilihan benih, penanaman, pemeliharaan, pemanenan; dan  akupresur mandiri Kader didampingi

fasilitator Puskesmas dan mitra mengajarkan keluarga keluarga binaan ttg pengolahan & pem pemanfaat anfaatan an hasil TOGA menjadi produk yg  atau utk me(+) penghasilan keluarga dimanfaatkan dimanfaatk an sendiri  atau keluarga

Kader dan atau didampingi fasilitator

melatih keluarga binaan tentang akupresur utk diterapk diterapkan an dalam keluarg keluarga a ketika sakit ringan

19

 

KEGIA KEGI ATAN PADA KELOMPO KELOMPOK K ASM ASMAN AN 2) 1.Setiap keluargpengetahuan keluarga a dalam kelompok asman saling berbagi tentang tentang TOGA dan keterampilan 2.Setiap keluarga mencatat mencatat penggunaan peng gunaan TOGA dan akupresur dalam rumah tangganya 3.Kader merekap setiap bulan catatan keluarga binaan 4.Setiap anggota kelompok asman yang sudah dapat mandiri mengajak 5-10 KK untuk bergabung dan membentuk kelompok asman yang baru 20

 

PEMBINAAN (1) Pusat : •

 Membuat kebijakan yang kebijakan yang mendukung pelaksanaan pelaksanaan kegiatan kegiatan asman tk Pusat

 Membentuk Tim Pelatih Provinsi



 Melakukan evaluasi pelaksanaan pelatihan tk Provinsi





 Melakukan pengawasan pengawasan thd pelatihan asman di Provinsi

Provinsi : •

  Membuat k kebijakan ebijakan dalam pelaksan pelaksanaan aan k kegiatan egiatan asman



tk provinsi   Membe Membentuk ntuk Tim Pelatih Kab/Kota



  Melakukan evaluasi pelaksanaan pela pelatihan tihan tk Kab/Kota Kab/Kota



  Melakukan pengawasan pengawasan thd pelatihan asman di Kab/Kota 21

 

PEMBINAAN 2) Kab/Kota :  Membuat kebijakan dlm pelaksanaan kegiatan kegiatan asman tk kab/k kab/kota ota  Melakukan pelatihan fasilitator   aman bagi pe petugas tugas PKM





 Melakukan binwas pelaksanaan asman di Kab/Kota





 Evaluasi  Eval uasi pembentukan dan pelaksanaan asman

Puskesmas •





  Membuat kebijak kebijakan an dalam pelaksanaan asman   Melakukan orientasi pada kader   Pendamping Pendampingan an kader melakukan penyuluhan pd klmpk2 di masyarakat



  Binwas kader & keluarga keluarga binaan dlm melaksanakan kegiatan kegiatan



asman   Ev Evaluasi aluasi pelaksanaan asman

22

22

 

1.

Tujuan Umum Memotivasi masyarakat, memiliki dan memanfaatkan TOGA untuk asuhan mandiri. 2. Tujuan Khusus •



  Meningkatny Meningkatnya a kemampuan masyaraka masyarakatt untuk membudidayakan membudiday akan TOGA untuk asuhan mandiri.  Meningkatkan kemampuan masyarakat untuk memanfaatkan memanfaa tkan hasil TOGA untuk asuhan as uhan mandiri.

 

1. Kader ader 2. Keluar eluarga ga bina binaan an 3. Pusk Puskesmas/ esmas/k kecamatan ecamatan 4. Kabupa Kabupate ten/k n/kot ota a 5. Prov Provin insi si

 

Peserta penilaian pemanfaatan TOGA dan Akupresure adalah keluarga binaan dalam kelompok TOGA yang terpilih di desa/kelurahan yang memenuhi kriteria berikut : 1.Setiap kelompok TOGA dipimpin oleh 1 orang kader. 2.Setiap kader membina minimal 5 keluarga binaan. 3.Setiap keluarga keluarga binaan memiliki minimal 5 jenis tanaman obat yang berbeda. 4.Keluarga binaan sudah memanfaatkan TOGA untuk asuhan mandiri. 5.Setiap kelompok mendapatkan pembinaan lintas sektor.

 

 

1

PENETAPAN STRUKTUR ORGANISASI DAN URAIAN  TUGAS



 



 



 

Sosialisasi ke pemerintah daerah tentang rencana penilaian pemanfaatan TOGA 



 



 

Kegiatan koordinasi lintas program dan lintas sektor dalam rangka penetapan peserta penilaian pemanfaatan TOGA   Penggerakan masyarakat

 

Pembinaan calon peserta penilaian pemanfaatan TOGA 

PERSIAPAN 2



3

PELAKSANAAN PENILAIAN PEMANFAATAN TOGA  

Menetapkan panitia penyelenggara dan tim penilai tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota dan kecamatan Menyusun uraian tugas panitia penyelenggara dan tim penilai tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota dan kecamatan



 Pelaksanaan penil aian pemanfaatan TOGA di kecamatan, peringkat nilai terbaik pertama diajukan ke tingkat kabupaten/kota.  Pelaksanaan penil aian pemanfaatan TOGA di kabupaten/kota, peringkat nilai terbaik pertama diajukan ke tingkat provinsi.    Pelaksanaan penilaian pemanfaatan TOGA di provinsi, peringkat nilai



terbaik pertama diajukan ke tingkat nasional.  Pelaksanaan penilaian pemanfaatan TOGA di tingkat nasional. 



 

Penetapan peringkat nilai terbaik penilaian pemanfaatan TOGA oleh tim penilai dengan penandatanganan berita acara.

 

Ditetapkan SK peringkat nilai terbaik penilaian pemanfaatan TOGA.  

 

Pemberian penghargaan. 





 

4

PENETAPAN PERINGKAT NILAI TERBAIK PENILAIAN



PEMANFAATAN TOGA & PENGHARGAAN 



 

GAMBARAN PENILAIAN

INSTRUMEN YANG DIGUNAKAN DALAM PENILAIAN

rekomendasi CAMAT

PUSKESMAS

1. 2.

Instruksi KEPALA DESA/KELURAHAN

3. 4.

KELOMPOK

KELOMPOK

KELOMPOK

TOGA 1

TOGA 2

TOGA n

Desa A

Desa B

Desa C

PENILAIAN TK KECAMATAN (telaah dokumen dan verifikasi)

3 PEMENANG TINGKAT KECAMATAN

5.

FORMAT-1A (Instrumen keluarga binaan) FORMAT-2A (Instrumen Kader) FORMAT-3A (Instrumen Puskesmas) Format-1B (Instrumen penilaian Keluarga Binaan) FORMAT-2B (Instrumen penilaian kader)

 

INSTRUMEN YANG GAMBARAN PENILAIAN

DIGUNAKAN DALAM PENILAIAN

PEMENANG

PEMENANG

PEMENANG

TINGKAT

TINGKAT

TINGKAT

KECAMATAN 1

KECAMATAN 2

KECAMATAN n

PENILAIAN TK KABUPATEN/KO KABUPATEN/KOTA TA (telaah dokumen dan verifikasi)

PEMENANG TINGKAT KABUPATEN/KOTA

1. FORMAT-4A (Instrumen kabupaten/kota) 2. Format-3B (Instrumen penilaian Tk Kecamatan/Puskesmas) 3. FORMAT-3C (Instrumen Verifikasi lapangan tk kecamatan/puskesmas)

 

INSTRUMEN YANG DIGUNAKAN

GAMBARAN PENILAIAN

DALAM PENILAIAN

PEMENANG

PEMENANG

PEMENANG

TINGKAT

TINGKAT

TINGKAT

KABUPATEN/ KOTA 1

KABUPATEN/ KOTA 2

KABUPATEN/ KOTA n

1. FORMAT-5A (Instrumen petugas provinsi) 2. Format-4B (Instrumen penilaian Tk kabupaten/kota)

PENILAIAN TK PROVINSI telaah dokumen dan verifikasi

3. FORMAT-4C (Instrumen

Verifikasi lapangan tk kabupaten/kota)  PEMENANG TINGKAT PROVINSI

 

INSTRUMEN YANG GAMBARAN PENILAIAN

DIGUNAKAN DALAM PENILAIAN

PEMENANG

PEMENANG

PEMENANG

TINGKAT

TINGKAT

TINGKAT

PROVINSI 1

PROVINSI 2

PROVINSI n

1.

penilaian Tk provinsi) 2.

PENILAIAN TK NASIONAL (telaah dokumen dan verifikasi)

PEMENANG TINGKAT NASIONAL

Format-5B (Instrumen

FORMAT-5C (Instrumen Verifikasi lapangan tk provinsi)

 

A.

TINGKAT KECAMATAN KECAMATAN (Februari-M (Februari-Maret) aret) 1. Tim penilai tingkat kecamatan melaporkan hasil penilaian pemanfaatan TOGA OGA kepad epada a pani paniti tia a pen penyele yeleng ngg gara ara da dan n pa pani niti tia a pe pen nyele yeleng ngg gara ara melaporkan kepada Camat. 2. Sela Selanj njut utn nya cama camatt mene menerb rbit itk kan sur surat kep eput utus usan an peme pemena nang ng da dan n mengusulkan untuk penilaian tingkat kabupaten/k kabupaten/kota. ota. 3. Pemb Pemberi erian an pengh penghar arga gaan an perin peringk gkat at nilai nilai ter terbai baik k dis disesu esuaik aikan an denga dengan n ketentuan daerah masing-masing dan waktu penyerahannya dilakukan menurut kebijakan daerah setempat. B.  TINGKAT KABUPATEN/KOTA (Maret-April) 1. Tim Tim

peni penila laii

ti ting ngk kat kabup abupat aten en/k /kot ota a

me mela lapo pork rkan an ha hasi sill

pem pe manf anfaat aatan melaporkan TOGA OGA kepad epada a pani pabupati/wali niti tia a pe pen nykota. elen elengg gga ara penyelenggara kepada

dan dan

peni penila laia ian n pa pani niti tia a

2. Selanjutnya bupati/wali kota menerbitkan surat keputusan pemenang dan mengusulkan untuk penilaian tingkat provinsi. 3. Pemberian Pemberian penghargaan peringkat nilai terbaik disesuaikan dengan ketentuan daerah masing-masing dan waktu penyerahannya dilakukan menurut kebijakan daerah setempat.

 

C.

TINGKAT PROVINSI (APRIL-Mei) 1. Tim penilai tingkat provinsi melaporkan hasil penilaian peman pe manfa faat atan an TO TOGA GA kepa epada da pan paniti itia a peny penyele elengg nggar ara a dan pan paniti itia a penyelenggara melaporkan kepada gubernur/wakil gubernur. 2. Sela lan nju jutn tny ya gu gub ber ern nur/ r/w wak akil il gu gube bern rnu ur mene menerb rbit itk kan sur surat keput eputusan usan pemena pemenang ng dan mengus mengusulk ulkan an untuk penil penilaian aian tingk tingkat at provinsi. 3. Pemberian penghargaan penghargaan peringk peringkat at nilai disesuaikan deng dengan an ketentuan daerah masing-masing dan waktu penyerahannya dilakukan menurut kebijakan daerah setempat.

D.  TINGKAT NASIONAL (JUNI-november) 1. Tim penilai tingkat nasional melaporkan hasil penilaian pemanf pem anfaat aatan an TO TOGA GA kepa epada da pan paniti itia a peny penyele elengg nggar ara a dan pan paniti itia a penyelenggara melaporkan kepada Menkes 2. Se Sela lanj njut utn nya me menk nkes es men mener erbi bitk tkan an su sura ratt kep eput utus usan an pe peme mena nang ng tingkat nasional 3. Pembe emberi rian an pe peng ngha harg rgaan aan pe peri ring ngk kat nila nilaii te terb rbai aik k di dise sesu suai aik kan deng de ngan an st stan anda darr pu pusa satt se sert rta a wi wisa sata ta kary arya. a.   Waktu Waktu pen penyer yerahan ahan penghargaan di pusat pada momentum peringatan Hari Kesehatan Nasional tanggal 12 November atau pada hari besar nasional lainnya.

 

PENILAIAN ASMAN TOGA TAHUN 2017 1.Kabupaten blitar mewakili mewakili provinsi jawa j awa timur di tingkat nasional 2.Kabupaten blitar meraih penghargaan tingkat pertama kategori wilayah desa

 

Persi ersiap apa an pe peni nila laia ian n asma asman n toga oga tahun ahun 2018 2018

 

PEMENANG LOMBA TOGA TAHUN 2018

1.

Kabupaten Kabupaten Blitar Blitar mewakil mewakilii Provinsi Provinsi Jawa Timur untuk Penilaian Penilaian ASMAN TOGA dan Akupresur Tingkat Nasional dengan Kategori Pedesaan

2.

Kota Kota Sura Surabay baya a mewaki mewakili li Prov Provinsi insi Jawa Jawa Timur untuk Penilaian Penilaian ASMAN TOGA dan Akupresur Tingkat Nasional dengan Kategori Perkotaan

53

 

S A L A M

S E H A T

TERIMA KASIH

View more...

Comments

Copyright ©2017 KUPDF Inc.
SUPPORT KUPDF