LAPORAN PRAKTIKUM CHAIDIR

April 2, 2019 | Author: Muhammad Chaidir | Category: N/A
Share Embed Donate


Short Description

praktkum...

Description

LAPORAN PRAKTIKUM DASAR-DASAR GENETIKA

KASUS GENETIKA GENETIK A KUALITATIF KUALITATIF PADA IKAN

NAMA STAMBUK KELOMPOK ASISTEN

: MUH. CHAIDIR : L221 12 257 : V ( LIMA ) :ACHMAD FUAD FATHURRAHMAN IRWAN USUF

LABORATORIUM DASAR-DASAR GENETIKA !URUSAN PERIKANAN FAKULTA FAKULTAS S ILMU ILM U KELAUTA KEL AUTAN N DAN D AN PERIKANAN PERIK ANAN UNIVERSITAS HASANUDDDIN MAKASSAR 2"1#

BAB I PENDAHULUAN

L$%$& B'$$*+

Sifat-sifat Sifat-sifat Mendel klasik yang dijumpai dijumpai dalam bab-bab terdahulu terdahulu bersifat bersifat kualitatif, yaitu sifat-sifat yang mudah digolongkan ke dalam kategori fenotip yang  jelas. Fenotip-fenotip yang jelas ini berada di bawah kendali genetik dari hanya satu satu atau atau beber beberap apa a gen gen denga dengan n sedi sediki kitt atau atau tanpa tanpa modi modifi fikas kasii-mo modi difi fika kasi si lingkungan yang mengaburkan pengaruh-pengaruh gennya (Stansfield, 1991. !iasanya kita beranggapan bahwa suatu kelas fenotip itu selalu mudah dibedakan dari kelas fenotip yang lain. "kan tetapi bila diperhatikan dengan baik, dalam dalam kenyataa kenyataanny nnya a kelas kelas fenotip fenotip tadi tidak tidak dapat dapat dibedak dibedakan an semudah semudah itu. itu. Sebabnya karena seringkali masih dapat diketahui adanya beberapa #ariasi di dalam suatu kelas fenotip. Misalnya saja kulit hitam pada orang ada yang hitam sekali, hitam biasa, sawo matang (Suryo, $%%&. 'ewarisan 'ewarisan karakter karakter kualitatif kualitatif mudah dibedakan dibedakan karena masing-masi masing-masing ng mempunyai populasi yang jauh berbeda. i lain pihak tertentu ada kelompok antara yang sukar dikategorikan. )elompok ini mewakili *ona transisi diantara kedua sistem pewarisan karakter dan termasuk bentuk antara yang diwariskan karena pengaruh interaksi interaksi lingkungan yang memungkinkan memungkinkan adanya sejumlah sejumlah genot genotip ip yang yang diek dieksp spres resik ikan an pada pada bentuk bentuk fenoti fenotipny pnya a ("gus ("gus,, +osa +osana na dan Sjafaraenan, $%1. Menu Menuru rutt asi asirr ($%%1 ($%%1 kara karakt kter er kual kualit itat atif if meru merupak pakan an wuju wujud d fenot fenotip ipe e yang saling berbeda tajam antara satu dengan yang lain seara kualitatif dan masing-masing dapat dikelompokkan dalam bentuk kategori. /leh karena genetika kualitatif merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam genetika ikan. Maka dilakukanlah praktikum ini untuk mengetahui

beberapa kasus dalam genetika kualitatif dan bagaimana seara geneti hal tersebut terjadi. T,,$* $* K'+,*$$*

0ujuan perobaan ini adalah mahasiswa mampu menganalisis beberapa kasus dalam genetika kualitatif dan bagaimana seara genetik hal tersebut terjadi. )egunaan dari perobaan ini adalah mahasiswa dapat mengetahui hereditas suatu organisme dalam genetika kualitatif dan bagaimana seara genetik hal tersebut terjadi melalui ukum Mendel 2 dan 22.

BAB II  TIN!AUAN PUSTAKA

3en adalah unit terkeil bahan penyusun sifat menurun. !esarnya diperkirakan 4-&%5. 2stilah gen pertama kali diperkenalkan oleh 6.7ohansen (19%9,

sebagai

pengganti

istilah

faktor keturunan

atau elemen yang

dikemukakan oleh 3regor Mendel. 3regor Mendel telah berasumsi tentang adanya suatu bahan yang terkait dengan suatu sifat atau karakter yang dapat diwariskan. 2a menyebutnya 8faktor8. 'ada tahun 191%, 0homas unt Morgan menunjukkan

bahwa

gen

terletak

di

kromosom.

Selanjutnya,

terjadi

8perlombaan8 seru untuk menemukan substansi yang merupakan gen. !anyak penghargaan obel yang kemudian jatuh pada peneliti yang terlibat dalam subjek ini (uraini, $%%. 2ndi#idu memiliki dua maam kromosom yaitu autosom dan seks kromosom. )arena itu biasanya indi#idu jantan dan betina memiliki kromosom yang sama oleh karena itu sifat keturunan yang ditentukan oleh gen pada autosom akan diwariskan dari orang tua pada anak-anaknya tanpa membedakan seks. :ontohnya seperti albino, warna mata, bentuk rambut, dan polidaktili dapat diwariskan, tapi keturunan pada F1 dan F$ tidak pernah disebut jenis kelaminnya dan jenis kelamin itu tidak mempengaruhi terhadap sifat-sifat tersebut (Suryo,199%. 'erkembangan sejumlah penanda molekuler (" Marker dewasa ini telah

memungkinkan untuk

melakukan

identifikasi

terhadap

perubahan-

perubahan genetik yang terjadi dalam suatu persilangan serta hubungannya dengan perubahan sifat kuantitatif dan sifat kualitatif. (Maskur,$%%. Menurut asir ($%%1 karakter kualitatif merupakan wujud fenotipe yang saling berbeda tajam antara satu dengan yang lain seara kualitatif dan masing-masing dapat dikelompokkan dalam bentuk kategori. :iri yang dapat

digunakan untuk membedakan karakter kualitatif dan karakter kuantitatif menurut ("llard, 19;% dan !urns,19F$ yang ?ebih besar dari ragam F1 (>F1. 'ada penelitian pewarisan suatu karakter, sering diperlukan analisis segregasi dari populasi yang bersegregasi (populasi F$. Sifat-sifat Mendel klasik yang dijumpai dalam bab-bab terdahulu bersifat kualitatif, yaitu sifat-sifat yang mudah digolongkan ke dalam kategori fenotip yang  jelas. Fenotip-fenotip yang jelas ini berada di bawah kendali genetik dari hanya satu atau beberapa gen dengan sedikit atau tanpa modifikasi-modifikasi lingkungan yang mengaburkan pengaruh-pengaruh gennya (Stansfield, 1991. Manfaat 3enetika Fenotif )ualitatif sebagai berikut = 1. "gar kita dapat mengetahui sifat-sifat keturunan kita sendiri atau setiap makhluk yang berada disekitar lingkungan kita $. Memberikan informasi ilmiah kepada masyarakat tentang pengertian dari genetika fenotif kualitatif serta komponen apa saja yang menyusun genetika fenotif kualitatif  . Menyusun dan menentukan program hibridisasi (kawin silang sehingga mendapatkan keturunan yang memiliki sifat-yang baik (bibit unggul 4. Meningkatkan produksi melalui penyeleksian berdasarkan kualitasnya &. Mengeliminir (membuang allel (sifat yang dapat menurunkan produktifitas dan mengambil allel yang dapat meningkatkan produktifitasnya ;. Mengetahui sifat-sifat fenotif yang diturunkan dari induk ke anaknya ertebrata

)elas

= /steihthyes

/rdo

= :ypriniformes

Famili

= :yprinidae

3enus

= :yprinus

Spesies

= Cyprinus carpio

!entuk tubuh ikan mas agak memanjang dan memipih tegak. Mulutnya terletak di bagian tengah ujung kepala terminal  dan dapat disembulkan. i bagian anterior mulut terdapat dua pasang sungut. i ujung dalam mulut terdapat gigi kerongkongan yang terbentuk atas tiga baris gigi geraham. Seara umum hampir seluruh tubuh ikan mas ditutupi sisik keuali pada beberapa #arietas yang

hanya memiliki sedikit sisik. Sirip punggungnya (dorsal memanjang dengan bagian belakang berjari keras dan di bagian akhir. ?etak sirip punggung berseberangan dengan permukaan sisip perut (#entral. Sirip duburnya (anal mempunyai iri seperti sirip punggung, yaitu berjari keras dan bagian akhirnya bergerigi. garis rusuknya (linea lateralis atau gurat sisi tergolong lengkap, berada di pertengahan tubuh dengan bentuk melintang dari tutup insang sampai ke ujung belakang pangkal ekor (asyim, $%1$. K$/00$/0 I$* G,334 (Poecilia reticulate)

3ambar $. 2kan 3uppy (Poecilia reticulate  (+i*ki, $%14 Menurut +i*ki ($%14 taksonomi 2kan 3uppy adalah sebagai berikut= )erajaan

= "nimalia

Filum

= :hordata

)elas

= "tinopterygii

/rdo

= :yprinodontiformes

Famili

= 'oeiliidae

3enus

= 'oeilia

Spesies

= Poecilia reticulate M&+0

:iri morfologi dari ikan guppy jantan mempunyai gonopodium (berupa tonjolan dibelakang sirip perut yang merupakan modifikasi sirip anal yang berupa menjadi sirip yang panjang, tubuhnya ramping, warnanya lebih erah

dibanding betina, sirip punggung lebih panjang, kepalanya besar dan pada ikan guppy betina, pad bagian belakang sirip perut tidak ada gonopodium, tetapi berupa sirip halus, tubuhnya gemuk, warnanya kurang erah, sirip punggung biasa, kepalanya agak runing (+i*ki, $%14. K$/00$/0 I$* C,3$*+ (Betta sp)

3ambar . 2kan :upang (Betta sp (Magelang, $%1 Menurut Sihombing ($%1 taksonomi 2kan :upang adalah sebagai berikut= )ingdom

= "nimalia

'hylum

= :hordata

:lass

= "tinopterygii

/rder

= 'eriformes

Family

= /sphronemidae

3enus

= !etta

Speies

= Betta sp.

M&+0

2kan ini berasal dari Sumatra, 7awa, Singapura dan Malaysia. 2kan ini bersifat karni#ora dan bersifat sangat agresif terutama untuk yang jantan. ipasaran ada dua jenis upang yaitu upang adu dan upang hias. :upang hias memiliki sirip yang panjang dan bersifat tenang sedangkan upang adu

memiliki sirip yang pendek dan sangat agresif. :upang memiliki berbagai jenis warna mulai dari biru tua, merah tua, albino, kehijauan (Sihombing, $%1. K$/00$/0 I$* R$0*6 T&,% (Oncorhynchus mykiss )

3ambar 4. 2kan +ainbow 0rout (Oncorhynchus mykiss ) (Sholihah, $%1

Menurut Sihombing ($%1 taksonomi 2kan +ainbow 0rout adalah sebagai berikut= )erajaan

= "nimalia

Filum

= :hordata

)elas

= /steihthyes

/rdo

= Salmoniformes

Famili

= Salmonidae

3enus

= /norhynhus

Spesies

= Oncorhynchus mykiss Morfologi

Morfologi 2kan +ainbow 0rout (Oncorhynchus mykiss )  antara lain, berat sampai && pon ($& kg, tapi biasanya jauh lebih keil, badan memanjang, panjang hingga 4& ini (1$% m, tetapi biasanya jauh lebih keil, di bagian bawah dengan tubuh berat berbintik dengan garis merah muda-merah di

sepanjang sisi mereka, di laut mereka menjadi lebih perak, masa hidup sampai dengan 11 tahun,

seara seksual pada $- tahun, makanan muda maupun

dewasa adalah serangga air, moluska, rustaea, telur ikan, ikan keil, dan ikan keil lainnya (termasuk ikan lainnya (Sholihah, $%1.

)lasifikasi 2kan Molly ( Poecilia sphenops)

3ambar 2kan Molly (Poecilia sphenops) )lasifikasi ikan blak molly seara lengkap adalah sebagai berikut = 'hyllum

= :hordata

:lass

= /stheihthyes

/rdo

= :yprinodontoidei

Family

= 'oeilidae

3enus

= Poecilia

Speies

= Poecilia sphenops M&+0

!entuk tubuh ikan Molly menyerupai ikan guppy karena masih satu keluarga yaitu 'oeilidae. 'anjang tubuhnya sekitar & @ < m. Sirip ekor  berbentuk sabit dan sirip punggung menjuntai ke belakang hingga menapai pangkal ekor. ingga kini sudah banyak #arietas yang beredar di pasaran dengan warna dan bentuk tubuh yang beragam akibat persilangan dan mutasi.

Molly balon, misalnya, yang bertubuh seperti bola akan tampak sangat bagus seperti maskoki mini bila ukurannya sudah besar. 2kan Molly merupakan ikan hias yang berasal dari luar 2ndonesia. 2kan ini hidup disela-sela akar tanaman air. dan menetaskan telurnya di sela-sela akar tersebut pula (+a*i, $%1.

 BAB III METODOLOGI PRAKTIKUM

W$%, $* T'3

%$'raktikum )asus 3enetika )ualitatif pada 2kan ini dilakukan pada hari Selasa, 14 /ktober $%14 pukul 14=%%-1&=% 620" di ?aboratorium asar-dasar  3enetika, 7urusan 'erikanan, Fakultas 2lmu )elautan dan 'erikanan, Ani#ersitas asanuddin, Makassar. A$% $* B$8$*

 "lat dan bahan yang digunakan dalam praktikum ini antara lain !uku bahan ajar asar-dasar 3enetika 2kan dan soal pemahaman genetika. P&/',& K'&$

 "dapun metode yang dilakukan dalam praktikum ini yaitu dengan menjawab < soal yang diberikan sebagai data dengan mengau pada tabel fenotip yang dipengaruhi oleh gen tunggal otosom dengan aksidominan lengkap dan tabel genetika kualitatif dari buku asar-dasar 3enetika 2kan. ?angkah dalam proses mengerjakan soal tersebut yaitu= a. b. . d. e. f.

Menentukan parental dari masing-masing indi#idu Menentukan fenotipe dan gamet pada masing-masing indi#idu Menentukan hasil persilangan berupa F1 Menentukan hasil persilangan berupa F$ Menentukan hasil rasio fenotip dan genotip Menghitung hasil persentase persilangan dengan rumus, = B.C1; D 1%%E

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

H$/0 1. I$* $/ '&30+'* *&$ 0$60*$* '*+$* 0$* $/ '&+$&0/ ,*0*+ 3$$ /30*$ &/$

'

=



GH

dd

I

F1 =   d d d d d d +asio genotip = 4 d +asio fenotip = 4 ikan mas berpigmen garis kuning pada spinal dorsal 'ersentase

= 1%%E ikan mas berpigmen garis kuning pada spinal dorsal.

'ersentase fenotip dominan dan resesif yang munul adalah Fenotip dominan= 1%%E Fenotipe resesif= %E 2. I$* +,334 /30*$ *&$ $,-$, 0$60*$* '*+$* 0$* +,334 /30*$ '*+ *0

'

=

Sn!

GH

Sb

F1 = Sb

Sb

S

SnS

SnS

n

!b

!b

! S

SnS

SnS

n

!b

!b

! F$ = SnS!b GH SnS!b

I

Sn

Sn! Sn!

S! S!

Snb Snb

Sb Sb

! S

Sn! Sn!

Sn! S!

Sn! Snb

Sn! Sb

! Sn

S! Sn!

S! S!

S! Snb

S! Sb

b Sb

Snb Sn!

Snb S!

Snb Snb

Snb Sb

Sb Sb Sb Sb iketahui bahawa genotip ikan guppy spina normal blondi adalah Snb,  jadi dari persilangan tersebut yang menghasilkan genotip ikan guppy spina normal blondi yaitu SnbSnb, SnbSb, dan SnbSb.  "da  genotip yang menghasilkan genotip ikan guppy spina normal blondi= C1; D 1%%E J 1, > D i (## Semua ># 'ersilangan tidak menghasilkan galur murni.

+asio fenotip Semua !i(biru

5. I$* &$0*6 %&,% +'* 030$8$* '*+$* 0$* &$0*6 %&,% 3$0*

'

=

3K3K

GH

3K3

I

F1 = 3K

3K

3K

3K3

3K3

3

K 3K3

K 3K3

+asio genotip = $ 3K3K dan $ 3K3 +asio fenotip = $ ikan rainbow trout golden dan $ ikan rainbow trout palomino. 'ersentase

= &%E ikan rainbow trout golden dan &%E ikan rainbow trout

'alomino 7adi, &%E yang merupakan golden adalah galur murni.

;. I$* +,334 G+C,, 0$60*$* 0$* +,334 G+,,

'

=

3g:uu

GH

3guu

I

F1 = 3u

3u

gu

gu

3:u

3u

3u

gu

gu

g:u

3:u 3u

3:u 3u

3:u gu

3:u gu

3u

g:u 3u

g:u 3u

g:u gu

g:u gu

gu

3u 3u

3u 3u

3u gu

3u gu

gu gu gu gu +asio genotype= $ 33:uu = 4 3g:uu = $ gg:uu = $ 33uu = 4 3guu = $ gguu +asio fenotipe= $ abu abu duri punggung normal = 4 abu abu duri punggung normal = $ emas duri punggung normal = $ abu abu duri punggung bengkok = 4 abu abu duri punggung bengkok = $ emas duri punggung bengkok. 7adi perbedaan fenotip yang munul ada 4 yaitu abu abu duri punggung normal, emas duri punggung normal, abu abu duri punggung bengkok, dan emas duri punggung bengkok. 7. S% 0$* 4 0'/%0$/0 '*+$* 6$&*$ MMN*< MNN< NN

3enotip MMn ( gen L. 3enotip Mm ( gen L. 3enotip mm ($ gen L. engan aksi gen aditif meskipun terdapat jumlah gen plus yang sama maka ikan-ikan tersebut masih dapat dibedakan fenotipnya, khususnya pada usia muda. 'ada usia dewasa (mature), maka bila genotip memiliki jumlah gen plus sama akan memberikan fenotip yang sama.3enotip MMn dan Mm memiliki jumlah gen plus yang sama maka akan memiliki fenotip yang

sama. Sedangkan mm memiliki jumlah gen plus berbeda sehingga akan menghasil genotip yang berbeda dari genotip MMn dan Mm. Fenotip yang munul dari genotip MMn dan Mm yaitu hitam agak gelap dan iris hitam, setelah dewasa semua hitam gelap dan sedangkan fenotip yang munul dari genotip mm yaitu bertitik-titik hitam, iris terang setelah dewasa titik hitam menjadi lebih lengkap. P'$8$/$*

0elah dilakukan praktikum dengan perhitungan hasil persilangan dalam menentukan kasus yang terjadi pada genetika kualitatif ikan. engan mengerjakan dan menjawab soal yang telah diberikan sebagai bahan dalam praktikum ini maka akan diketahui bagaimana persilangan suatu jenis ikan terjadi, serta dapat menentukan jenis ikan hasil persilangan serta menentukan hasil yang terjadi pada genetika kualitatif ikan. 3eneti kualitatif merupakan salah satu keragaman pada indi#idu yang disebabkan oleh aksi beberapa pasang gen saja yang mempengaruhi sifatCfenotip

kualitatif. 'ada ikan juga hewan

lain, pewarisan kualitatif 

menghasilkan beberapa kelas saifat yang bersifat diskret, atau dapat dikategorikan dalam berbagai sifat yang berbeda (6estra, 1994. ari perhitungan pada kasus genetika kualitatif dari hasil nomor satu bahwa 2kan mas berpigmen normal dikawinkan dengan ikan mas bergaris kuning pada spinal dorsal menghasilkan 1%%E ikan dengan garis kuning pada spina dorsal. iketahui bahwa ikan mas bergaris kuning pada spina dorsal bersifat dominan terhadap sifat lain, sehingga yang diperoleh yaitu persentase fenotip dominan adalah 1%%E sedangkan persentase fenotip resesif adalah %E. 'ada soal nomor dua diketahui bahwa, 2kan guppy spina normal abu-abu dikawinkan dengan ikan guppy spina bengkok blondi. 'ersilangan ini merupakan persilangan dihibrid, dimana persilangan menggunakan dua sifat yang beda.

'arental dari masing-masing induk adalah Sn! dan Sb. )emudian disilangkan menghasilkan F1 berupa SnS!b. ?alu hasil F1 disilangkan kembali untuk menghasilkan F$. ari hasil persilangan F1 akan menhasilkan 1; indi#idu yang dapat dikelompokkan menjadi 4 kelas fenotip, dengan rasio masing-masing 9 =  =  = 1. 2kan dengan spina normal blondi berjumlah  ikan yaitu dengan genotip SnSnbb, SnSbb, dan SnSbb. Sehingga didapat bahwa persentase didapatkan ikan dengan fenotip spina normal blondi adalah 1,
View more...

Comments

Copyright ©2017 KUPDF Inc.
SUPPORT KUPDF