Lampiran 1 SPO Hand Massage

March 29, 2019 | Author: Yuliana A'ink | Category: N/A
Share Embed Donate


Short Description

hiok...

Description

Lampiran I SPO

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR TERAPI TEKNIK HAND MASSAGE (PIJAT TANGAN) Tanggal Pelaksanaan:

Pengertian

Hand Massage artinya memberikan stimulasi di bawah jaringan kulit dengan memberikan sentuhan dan tekanan yang lembut untuk memberikan rasa nyaman (Ackley et al, 2015). Pijat merupakan teknik integrasi sensori yang mempengaruhi aktivitas sistem saraf otonom. Apabila seseorang mempersepsikan sentuhan sebagai stimulus rileks maka akan muncul respon rileks

Tujuan

Terapi relaksasi Hand Massage sebagai pendamping terapi farmakologi yang bertujuan untuk meningkatkan efek analgesik sebagai terapi pereda nyeri. Dilakukan saat nyeri yang dirasakan pasien dalam skala nyeri sedang. Terapi relaksasi bukan sebagai pengganti obat-obatan tetapi diperlukan untuk mempersingkat episode nyeri yang berlangsung beberapa menit atau detik. Kombinasi teknik ini dengan obat-obatan yang dilakukan secara simultan merupakan cara yang efektif untuk menghilangkan nyeri (Smeltzer, 2001).

Kebijakan

Bahwa semua pasien yang mengalami nyeri dapat melakukan teknik relaksasi Hand Massage.

Prosedur

Teknik ini dilakukan pada pasien yang merasakan nyeri dapat dilakukan setelah pemberian analgesik, pasien dalam keadaan sadar dan kooperatif saat akan dilakukan tindakan. Lakukan pengkajian nyeri secara komprehensif terlebih dahulu sebelum melakukan tindakan. Langkah prosedurnya adalah sebagai berikut: 1)

Hand massage dilakukan tiga kali dalam seminggu.

2)

Pijat dilakukan 5-10 menit lalu di evaluasi setelah 30 menit.

3)

Cuci tangan sebelum melakukan tindakan.

4)

Lakukan pengukuran Tanda-tanda vital sebelum dan setelah 30

Lampiran I SPO

menit setelah dipijat. 5)

Atur posisi klien senyaman mungkin, dan hand massage dilakukan di ruangan yang tenang dan penerangan yang cukup.

6)

Gunakan minyak yang bertekstur halus misalnya minyak zaitun atau minyak yang beraromaterapi karena dapat memberikan kenyamanan pada pasien dan kelembaban pada kulit.

7)

Jepit tangan klien (posisi supinasi) menggunakan celah antara jari manis dan kelingking.

8)

Pijat telapak tangan klien secara melingkar dari dalam keluar menggunakan ibu jari sebanyak 30 kali

9)

Jepit tangan klien (posisi pronasi) menggunakan celah antara jari manis dan kelingking

10) Pijat punggung tangan klien secara melingkar dari dalam keluar menggunakan ibu jari sebanyak 30 kali 11) Tarik satu persatu jari klien (1 jari 3 kali tarikan). Penarikan tidak boleh mengeluarkan bunyi. 12) Remas pergelangan tangan klien sebanyak 5x 13) Tarik satu persatu jari klien (1 jari 3 kali tarikan) menggunakan jepitan dua jari. Penarikan tidak boleh mengeluarkan bunyi. 14) Posisikan telapak tangan klien dan perawat seperti bentuk toss tangan perawat yang lain memegang pergelangan tangan klien 15) Gerakkan tangan klien arah memutar ke kanan 5x dan kekiri 5x 16) Dorong pergelangan tangan klien ke depan 5x dan ke belakang 5x 17) Remas dan pijat tangan klien dari bawah ke atas sampai batas siku selama 5x balikan 18) Cuci tangan klien dan keringkan. 19) Rapikan pasien dan tempat kembali. Intermountain Healthcare (2016).

Lampiran I SPO

kembaliC:\Users\TOSHIBA-PC\Downloads\Contoh PPT KIAN\P

PT aong.pptx

View more...

Comments

Copyright ©2017 KUPDF Inc.
SUPPORT KUPDF