kebijakan penetapan DPJP
August 21, 2017 | Author: adefcesyo | Category: N/A
Short Description
kebijakan penetapan dokter penanggung jawab pasien...
Description
KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT MEDIKA LESTARI NOMOR : 11/SK/DIR/RSML/I/2017 TENTANG KEBIJAKAN PENETAPAN DPJP RUMAH SAKIT MEDIKA LESTARI DIREKTUR RUMAH SAKIT MEDIKA LESTARI Menimbang
:
a. Bahwa dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Rumah sakit Medika Lestari b. Bahwa dalam rangka meningkatkan pengelolaan rangkaian asuhan medis pasien di Rumah sakit Medika Lestari c. Bahwa kelompok Staf Medis Fungsional memiliki wewenang menetapkan dokter penanggung jawab pelayanan (DPJP); d. Bahwa penetapan dokter penanggung jawab pelayanan (DPJP) perlu ditetapkan melalui surat keputusan.
Mengingat
:
1. Undang-undang RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan 2. Udang-Undang RI Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit 3. Undang-Undang RI Nomor 29 tahun 2004 tentang Praktek Kedokteran 4. Keputusan Menteri Kesehatan RI No 334/MENKES/SK/XII/1999 tentang Standar Pelayanan Rumah Sakit. 5. Permenkes RI No 1419 tahun 2005 tentang penyelenggaraan praktek Dokter dan Dokter Gigi 6. Surat Keputusan Direktur PT. Adhi Karya Lestari Nomor : 01/SK/D/PT/I/2012 tentang penunjukan Direktur Rumah Sakit Medika Lestari.
MEMUTUSKAN Menetapkan Pertama
: :
KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT MEDIKA LESTARI TENTANG
Kedua
:
KEBIJAKAN
PENETAPAN
DPJP
RUMAH
SAKIT
MEDIKA LESTARI Menetapkan dokter penanggung jawab pelayanan (DPJP) dan Pedoman Pelaksanaannya di Rumah sakit Medika Lestari sebagaimana tercantum
Ketiga
:
dalam Lampiran Keputusan ini. Dokter penanggung jawab pelayanan (DPJP) berasal dari masingmasing jenis pelayanan medis dan bertanggung jawab langsung terhadap
Keempat
:
Direktur Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkannya, dan apabila di kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam penetapan ini akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di Tangerang Pada tanggal
10 Januari 2017 Direktur
dr. Irwan Susanto, SE
Tembusan : 1. Para Wadir RS Medika Lestari 2. Para Kepala Bagian RS Medika Lestari 3. Komite Medik 4. SMF 5. Arsip
Lampiran Keputusan Direktur RS Medika Lestari Tentang Kebijakan Penetapan DPJP Nomor : 11/SK/DIR/RSML/I/2017
Tanggal
: 10 Januari 2017
DOKTER PENANGGUNG JAWAB PELAYANAN (DPJP)
NO.
NAMA
SPESIALIS
1
dr. KHUMAEDI, Sp.A.MARS
ANAK
2
dr. ARIF BUDIMAN, Sp.A
ANAK
3
dr. NI WAYAN SUDIARNI, Sp.P
PARU
4
dr. M. TAUFIK HIDAYAT, Sp.KK
KULIT
5
dr. WAHYU SIGIT, Sp.THT.KL
THT
6
dr. RUSMIN INDRA, Sp.OG
KANDUNGAN
7
dr. ERWANDI OKTAVIAN, Sp.OG
KANDUNGAN
8
dr. HABSYIYAH, Sp.M
MATA
9
dr. WISHNU PRAMUDITO.DP, Sp.B
BEDAH
10
dr. RETNO AVIANTARI, Sp.B
BEDAH
11
dr. TONDUNG SIMORANGKIR, Sp.B
BEDAH
12
dr. MOCH. NAGIEB, Sp.OT
BEDAH
13
dr. ARUM ERNANTI, Sp.AN
ANESTESI
14
dr MELFA LAMRIA, Sp.S
SYARAF
15
dr. TANNOV ROMALO SIREGAR, Sp.S
SYARAF
16
dr. SUSI NASTUTI, Sp.S
SYARAF
17
dr. SUDJATMIKO, Sp.PD
INTERNIS
18
dr. SRI RAHAYU, Sp.PD
INTERNIS
19
dr. INDRA DJAMAN Sp.PD
INTERNIS
20
dr. drg. MARIA.PI, Sp.ORTH
GIGI
21
drg. MASWATI
GIGI
22
drg. NIYATUL AZIZAH
GIGI
23
drg. FELICIA
GIGI
24
drg. SYAFLIAROZA
GIGI
KEBIJAKAN PENETAPAN DPJP RUMAH SAKIT MEDIKA LESTARI
1. Dokter Penanggung jawab Pelayananan (DPJP) adalah dokter yang bertanggung jawab atas pelayanan pasien yang dirawatnya. 2. Yang dimaksud dengan penjelasan kepada pasien adalah semua informasi yang menjadi hak pasien khususnya yang terkait dengan pelayanan medik yang dijalaninya. 3. Yang dimaksud dengan Dokter Utama adalah dokter spesialis yang menerima pertama pasien, baik dari rujukan dokter umum maupun menerima langsung pasien tersebut 4. Pasien dan keluarganya mempunyai hak mendapat informasi tentang rencana dan hasil pelayanan
termasuk
kejadian
yang
tidak
diharapkan
(KTD)
dari
Dokter
Penanggungjawab Pelayanan (DPJP). 5. Setiap pasien yang dirawat di RS. Permata Hati harus dirawat oleh Dokter Penanggungjawab Pelayanan. 6. Jika pasien dirawat oleh dokter, maka dokter tersebut secara otomatis menjadi Dokter Penanggungjawab Pelayanan atas pasien tersebut. 7. Jika pasien dirawat bersama oleh dua dokter atau lebih, maka dokter utama menjadi Dokter Penanggungjawab Pelayanan atas pasien tersebut. 8. Dokter Penanggungjawab Pelayanan dapat menyerahkan kepada dokter spesialis lain yang lebih sesuai bidang spesialisasinya dengan penyakit pasien untuk menjadi Dokter Penanggungjawab Pelayanan atas pasien tersebut. 9. Jika dokter yang diserahi untuk menjadi Dokter Penanggungjawab Pelayanan menerima penyerahan tersebut, maka status Dokter Penanggungjawab Pelayanan berpindah kepadanya. 10. Jika dokter yang diserahi untuk menjadi Dokter Penanggungjawab Pelayanan menolak penyerahan tersebut, maka harus diinformasikan kepada Dokter Penanggungjawab Pelayanan dengan memberikan alasan yang jelas. 11. Dokter Penanggungjawab Pelayanan memiliki tugas / kewajiban : a. Membuat rencana pelayanan yang dimuat /ditulis dalam berkas rekam medik pasien. b. Memberikan penjelasan secara jelas dan benar kepada pasien dan keluarganya tentang rencana dan hasil pelayanan, pengobatan atau prosedur untuk pasien termasuk terjadinya kejadian yang diharapkan dan tidak diharapkan. c. Memberikan edukasi kepada pasien secara lisan tentang kewajibannya terhadap rumah sakit. d. Mencatat dalam berkas rekam medik pasien, bahwa dokter sudah memberikan penjelasan. 12. Selama Dokter Penanggungjawab Pelayanan cuti atau berhalangan, maka dapat didelegasikan kepada dokter lain untuk visite, mengatasi keluhan, mengatasi kegawatdaruratan dan memberikan penjelasan seperlunya kepada pasien.
Direktur
Dr. Irwan Susanto, SE
View more...
Comments