CONTOH SOAL Kimia Karbon

January 17, 2019 | Author: Anonymous Y9NO3bBZfO | Category: N/A
Share Embed Donate


Short Description

kimia...

Description

CONTOH SOAL 1. Hasil utama reaksi antara etanol etanol dengan asam asam sulfat pekat pada suhu 130 C adalah …  A. Etena D. Asam asetat B. Etil eter E. Metil propil keton C. Etana  –>  – > Pembahasan: Soal ini memakai reaksi dehidrasi alkohol pada suhu 130 C, artinya menghasilkan eter. Dari obsein A sampai E, yang bergugus fungsi eter hanyalah obsein B. 2. Senyawa dengan rumus

dihasilkan dari reaksi oksidasi zat A, maka zat A tersebut adalah …  A. CH3— CH3—CH2 CH2— —CH2CHO B. CH3— CH3—CH2 CH2— —CHOH CHOH— —CH3 C. CH3— CH3—CH2 CH2— —O—CH2 CH2— —CH3 D. CH3— CH3—CH2 CH2— —CH2OH E. CH3— CH3—CH2 CH2— —CH2 CH2— —COOH  –>  – > Pembahasan: Senyawa pada soal adalah keton. Nah, reaksi alkohol yang diperlukan adalah reaksi oksidasi alkohol. Karena oksidasi alkohol yang menghasilkan keton adalah alkohol sekunder, maka obsein B paling tepat. Untuk obsein D salah karena merupakan alkohol primer. 3. Di antara antara senyawasenyawa-senyawa senyawa berikut yang termasuk alkohol tersier adalah …  A. 1-butanol B. 2-pentanol C. 2-metil-2-butanol D. 3-metil-2-pentan 3- metil-2-pentanol ol E. 2,2-dimetil-3-penta 2,2-dimetil-3-pentanol nol  –>  – > Pembahasan:  Alkohol tersier adalah adalah alkohol alkohol yang atom C-nya mengikat 3 atom atom C lain. Rumus cepatnya adalah gugus alkil ( -il ) dan alkohol ( -ol ) memiliki angka yang sama. Obsein C paling tepat karena gugus alkil dan alkoholnya mempunyai angka sama-sama dua (2). 4. Suatu senyawa senyawa mempunyai sifat sifat sebagai berikut. berikut. 1) Mempunyai titik didih relatif tinggi

2) Bereaksi dengan natrium membebaskan H2 3) Larut dalam air dalam semua perbandingan 4) Bereaksi dengan HBr menghasilkan senyawa pada yang mengandung brom 5) Pada oksidasi dengan asam dikromat menghasilkan asam karboksilatBerdasarkan sifat-sifatnya, senyawa tersebut mempunyai gugus fungsi …  A. —O— D. —CHO B. —OH E. —COOH C. —CO 5. Dua senyawa yaitu CH3—CH2—OH dan CH3—O—CH3 memiliki massa molekul realtif sama, tetapi titik didihnya berbeda. Titik didih masing-masing senyawa yaitu 78 C dan -24 C. Perbedaan titik didih ini disebabkan oleh adanya perbedaan … (Olimpiade kimia Kab’13) A. Ikatan antarmolekulnya B. Panas pembakaran C. Rumus molekul D. Panas spesifik E. Berat jenis  –> Pembahasan: CH3—CH2—OH adalah jenis alkohol, sementara CH3—O—CH3 adalah jenis eter. Keduanya memiliki rumus molekul yang sama yaitu C2H6O. Suhu 78 C adalah milik alkohol, sementara suhu -24 C milik eter karena pada alkohol terdapat ikatan hidrogen dan pada eter tidak ada. Pengaruh suhu dipengaruhi oleh ikatan kimianya. Ikatan hidrogen adalah ikatan paling tinggi sehinggi suhu yang dimiliki paling besar. Obsein A adalah jawaban paling tepat 6. Senyawa organik C5H12O ketika direaksikan dengan asam cuka dan beberapa tetes H2SO4 pekat akan menghasilkan senyawa yang berbau harum (seperti pisang ambon). Jika direaksikan dengan larutan KMnO4 yang diasamkan akan menghasilkan senyawa yang dapat memerahkan kertas

lakmus biru. Senyawa yang dimasud adalah …

7. Jika reaksi oksidasi suatu senyawa alkohol menghasilkan aseton, alkohol yang dimaksud adalah …  A. 1-propanol B. 2-propanol C. 2-metil-1-propanol D. 1-butanol E. 2-butanol  –> Penyelesaian:  Aseton (propanon) memiliki rumus C3H6O. Senyawa ini dihasilkan pada 2propanolkarena mempunyai alkohol sekunder, yang syarat penting untuk menghasilkan keton (dalam soal adalah aseton). Obsein E bisa menjadi perbincangan, tetapi dalam reaksi oksidasi alkohol, jumlah atom C pada alkohol haruslah sama dengan atom C yang dihasilkan (keton). Obsein E mengandung 4 atom C, sedangkan aseton mengandung 3 atom C, jadi salah. 8. Senyawa alkohol di bawah ini yang tidak dapat dioksidasi oleh larutan KMnO4 atau K2Cr2O7 dalam suasana asam adalah …  A. 3-pentanol B. 2-metil-2-butanol C. 3-metil-2-butanol D. 4-metil-2-pentanol E. 3,3-dimetil-2-butanol  –> Pembahasan: Dalam soal ada kalimat “tidak dapat dioksidasi”, artinya alkohol tersebut

adalah alkohol tersier yaitu gugus alkil ( -il ) dan alkohol ( -ol )-nya mempunyai angka yang sama. Obsein B adalah yang paling tepat. 9. Jika dua molekul etanol didehidrasi dengan asam sulfat pekat pada suhu 130 C akan terbentuk …  A. CH2 = CH(CH3) B. CH2 = CH2CH2CH3 C. CH2 = C(CH3)CH3 D. CH3CH2—O—C2H5 E. CH3CH2CH2—O—CH3  –> Pembahasan: Reaksi dehidrasi etanol (C2H5—OH) pada 130 C menghasilkan senyawa eter dengan atom C yang sama, yaitu 2 atom C. Obsein D paling tepat. 10. Senyawa X merupakan turunan alkana memiliki rumus C5H12O. Senyawa tersebut bereaksi dengan KMnO4 dalam suasana asam menghasilkan 2-pentanon. Rumus senyawa X adalah …  A. 2,2-dimetil-1-propanol B. 2-metil-2-butanol C. 3-metil-1-butanol D. 1-pentanol E. 2-pentanol  –> Pembahasan: Senyawa X adalah senyawa alkohol yang teroksidasi menghasilkan keton, yaitu 2-pentanon. Alkohol yang teroksidasi menghasilkan keton adalah alkohol sekunder. Obsein E paling tepat karena 2-pentanon dan 2-pentanol sama-sama punya 5 atom C. 11. Senyawa alkohol yang tidak dapat dioksidasi oleh K2Cr2O7 dalam suasana asam adalah …  A. 3-metil-2-butanol B. 2-metil-2-propanol C. 4-metil-1-pentanol D. 3,3-dimetil-2-butanol E. 3,3-dimetil-2-pentanol  –> Pembahasan: Senyawa alkohol yang tidak dapat dioksidasi oleh kalium dikromat adalah alkohol tersier yaitu gugus alkil ( -il ) dan alkohol ( -ol )-nya punya angka yang sama. Obsein B paling tepat. 12. Etanol dan metoksi metana merupakan sepasang isomer fungsi. Akan tetapi, etanol memiliki titik didih lebih tinggi daripada metoksi metana karena …  A. Berat jenis etanol lebih besar daripada metoksi metana B. Etanol lebih mudah menguap daripada metoksi metana

C. Berat molekul etanol dengan metoksi metana tidak sama D. Pada molekul etanol mengandung ikatan hidrogen E. Metoksi metana mengandung gugus metoksi 13. X dan Y adalah senyawa karbon. X bereaksi dengan natrium membentuk gas hidrogen. X dan Y dapat bereaksi membentuk ester. X dapat  juga menjadi Y jika direaksikan dengan K2Cr2O7 dalam media asam. Senyawa X adalah … (SBMPTN 2014)  A. CH3CH2COOH B. CH3CH2OCH3 C. CH3CH2CH2OH D CH3CH2CH2O E. CH3CH2COCH3  –> Pembahasan: Senyawa X bereaksi positif dengan natrium menghasilkan gas H2, otomatis senyawa X mengandung gugus fungsi alkohol. Sementara X dan Y bereaksi membentuk ester, disebut reaksi esterifikasi, berarti senyawa Y adalah asam karboksilat. Obsein C paling tepat! 14. Suatu senyawa memiliki rumus molekul C3H8O. Jika bereaksi dengan logam natrium menghasilkan gas hidrogen. Senyawa tersebut adalah … ( UN kimia 2015) A. 1-propanol B. 2-propanol C. Metoksi metana D. Metoksi etana E. Propanon  –> Pembahasan: Soal ini membahas tentang reaksi alkohol dengan basa atau logam aktif. Nah, karena yang lebih mudah adalah alkohol primer, maka obsein A paling tepat. Kenapa bukan B, C, D, dan E? Kalau B itu adalah alkohol sekunder dan mengalami reaksi dengan natrium tetapi lebih lemah daripada alkohol primer. Sementara obsein C dan D adalah senyawa yang mempunyai gugus eter dan tidak bisa bereaksi dengan Na, begitu juga halnya dengan obsein E yang punya gugus keton. Perhatikan gambar 1-propanol berikut!

View more...

Comments

Copyright ©2017 KUPDF Inc.
SUPPORT KUPDF