Basic Science in Nursing for Nursing Student

June 9, 2016 | Author: Oky Octaviani | Category: Topics
Share Embed Donate


Short Description

Basic Science in Nursing for Nursing student UNPAD 2011...

Description

1. Faktor fisik yang mempengaruhi pemenuhan kebutuhan diet berikut ini adalah : a. Keadaan klien yang lemah b. Kesadaran klien menurun c. Klien dengan gangguan pernafasan d. Kurangnya nafsu makan e. Usia yang sudah lanjut Jawab: E Kebutuhan nutrisi orang yang lanjut usia lebih sedikit daripada orang yang masih berusia muda. Hal ini dikarenakan orang yang lanjut usia sudah mengalami degenerasi pada organ maupun selnya sehingga kebutuhan nutrisinyapun lebih sedikit. (Hidayat, A. Aziz Alimul. 2008. Ilmu Kesehatan Anak untuk Pendidikan Kebidanan. Jakarta: Salemba Medika. (hlm. 47)

2.

Ketika klien berada pada kelompok berbeda dengan kebiasaannya misalnya, kebiasaan makan bersama, keadaan ini termasuk faktor dari : a. Lingkungan b. Fisik c. Emosi d. Perkembangan e. Social budaya Jawaban: E. Social Budaya Karena dalam factor mempengaruhi pemenuhan kebutuhan diet itu ada beberapa factor diantaranya adalah factor sosial budaya, keadaan jasmani dan keadaan gizi. Factor sosial budaya yang terdiri dari orang sakit (kelompok berbeda, adat istiadat, kepercayaan, kebiasaan, pandangan hidup), macam hidangan (netral), dan kebiasaan makan bersama (perlu ditemani anggota keluarga). (Sari Fatimah: slide show diet)

3. Proto-onkogena diimbangi oleh gena lain yang berfungsi menghambat kecepatan pembelahan yang disebut : a. Gena supresor b. C onc c. V onc d. Onkogen e. Agent Jawaban: E. Agent Mutasi-mutasi tersebut sering diakibatkan agen kimia maupun fisik yang disebut karsinogen. ... Reaksi antara asam tetraiodotiroasetat dengan integrin adalah penghambat (id.wikipedia.org/wiki/Kanker) 4.

Proto-onkogena yang mengalami mutasi disebut: a. Gena supresor b. C onc c. V onc d. Onkogen e. Agent Jawaban: D. Onkogen Dalam bagan.. dapat dijabarkan sebagai berikut: Jika ada sel normal, maka ia akan mutasi mengubah ras dari proto-onkogen menjadi onkogen. Dst. (Biokimia Kedokteran Dasar oleh Sebuah Klinis. Halaman: 265)

5.

Jenis proto onkogen C-erb B merupakan jenis penyebab dari : a. Kanker paru, payudara b. Neuroblastoma, kanker paru c. Kanker paru d. Kanker epidermis-glioblatroma e. Kanker payudara Jawaban: D. Kanker epidermis-glioblatroma Ada 5 proto onkogena salah satunya Kanker epidermis-glioblatroma adalah C-erb B . (Ibu Wiwi slide show: Onkogenesis)

6.

Proto onkogen c - myc merupakan jenis penyebab dari: a. Kanker paru, payudara b. Neuroblastoma, kanker paru c. Kanker paru d. Kanker epidermis-glioblatroma e. Kanker payudara f. Jawaban: A. Kanker paru, payudara Ada 5 proto onkogena yaitu kangker paru, payudara adalah –myc neuroblastoma, (Ibu Wiwi slide show: Onkogenesis)

7.

Gen suppressor WT-1 pada Tumor Wilm terletak pada kromosom di lokasi gen : a. 5q21 b. 11p13 c. 13q14 d. 17p12-13 e. 7q11 Jawaban: B. 11p13 Temuan tumor Wilms mendefinisikan 11p13 kromosom manusia sebagai lokus dicetak baru, dan juga menunjukan dasar molekuler mungkin untuk bias kuat dari mutasi alel parental dan penetrasi variable diamati dalam sindrom dengan mewarisi mutasi WT1. (http://www.euchromatin.org/Dallosso01.html)

8.

Aninditha 2 th kurang 5 hari, berat badan 11 kg (BBL 2.5 kg) dibawa ke Puskesmas karena ibunya menganggap anaknya tidak sesuai dg berat anak tetangganya yang seumur dengan anaknya. Ia sangat ingin anaknya gemuk sehingga tampak lucu dan menggemaskan. Sebagai seorang perawat yang bertugas di Komunitas saran Sdr manakah yang harus diberikan kepada ibunya? : a. Memang betul bu, anak gemuk itu lucu dan menggemaskan b. Berat badan Anak ibu sudah cukup sesuai dengan yang seharusnya. c. Berat badan Anak ibu memang perlu ditingkatkan sekurangnya sampai 12 kg d. Tidak apa bu berat badan putri ibu masih dalam batas normal e. Sebaiknya ibu memberi makan lebih banyak supaya badannya sesuai standar Jawaban: C. Berat badan Anak ibu memang perlu ditingkatkan sekurangnya sampai 12 Kg Berdasarkan Rumus Berhman 1992, perkiraan berat badan anak dalam Kilogram adalah: BBI anak (umur 0-6) = 2n + 8 = 2(2tahun) + 8 = 12kg (Buku Pintar Merawat Bayi 0-12 Bulan. Halaman: 155-156)

9.

Budhi 6 tahun, mempunyai berat badan 22 kg dan tinggi badan 120 cm Berapa kcal kah yang diperlukan oleh Budhi untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya ? (gunakan rumus (Holiday-Segar): a. 2200 kcal

b. c. d. e.

2000 kcal 1850 kcal 1600 kcal 1550 kcal Jawaban: E. 1550kcal Kebutuhan anak-anak >20 kg = 1500 + (BB – 20) x 25 = 1500 + (22 – 20) x 25 = 1500 + 2 x 25 = 1500 + 50 = 1550 kcal (Wiwi Mardiah Slide Show)

10. Selanjutnya setelah ia pulang ibunya tidak mengontrol makan anaknya sehingga dalam 1 hari rata-rata anak menghabiskan makanan 1800 kcal. Berdasarkan perhitungan Sdr dalam 1 minggu dengan asupan seperti ini, berapakah perubahan berat badan yang akan dialami oleh Budhi?. a. Turun sekitar 400 gram b. Turun sekitar 200 gram c. Berat badannya tetap d. Naik sekitar 200 gram e. Naik sekitar 100 gram Jawaban: B Diketahui pada soal sebelumnya bahwa kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan Budhi yaitu 2000 kcal, sedangkan apabila ia mengonsumsi makanan dengan rata-rata total 1800 kcal dalam 1 hari, maka perubahan berat badan Budhi yaitu turun sekitar 200 gram. 11. Berapakah kandungan protein yang terkandung dalam diet Budhi agar pertumbuhannya optimal? : a. 44 gram/hari b. 40 gram/hari c. 33 gram/hari d. 22 gram/hari e. 17.6 gram/hari Jawaban : D Semakin besar usia pada anak-anak, semakin sedikit kebutuhan protein yang diperlukan. Pada persoalan diatas, klien berusia 6 tahun yang membutuhkan protein sebanyak 1 gram/KgBB. Budhi memiliki berat badan 22 Kg, maka : = 1 x BB = 2 x 22 = 22 gram/hari 12. Chandra siswi sekolah pariwisata,dengan tinggi badan 160 cm dan berat badan 50 kg merasa kegemukan maklumlah anak remaja seusianya sangat consent dengan penampilannya, sehingga seringkali malas makan. Ia termasuk siswa pendiam tidak banyak aktivitas yang diikutinya. Berdasarkan perhitungan indeks massa tubuhnya ( BMI ) termasuk kategori manakah kondisi Chandra? a. Kurang dari standar normal b. Batas bawah standar normal c. Ideal d. Batas atas standar normal e. Lebih dari normal Jawaban: C. Ideal

Rumus perhitungan IMT adalah sebagai berikut: Rumus IMT = Berat Badan : Tinggi Badan2 = 50kg : 1,62 = 19,53125 BB kurang BB normal BB lebih - Preobesitas - Obesitas I - Obesitas II

< 18,5 18,5 – 22,9 23 23 – 24,5 25 – 29,9 > 30

13. Jika ia makan dengan jumlah kalori 1500 kcal dalam 1 hari , bagaimanakah perubahan berat badan yang akan dialami Chandra ? (Gunakan rumus BEE 25 kcal per kg BB) : a. Penurunan BB 375 gram/mg b. Penurunan BB 250 gram/mg c. Berat badan tetap d. Peningkatan BB 250 gr/mg e. Peningkatan BB 375 gr/mg Jawaban: B. Penurunan BB 250 gram/mg BEE= BB x 25kal/kg = 50 x 25 = 1250gr/mg Jika ia makan dengan jumlah kalori 1500 kcal dalam 1 hari, maka.. 1500-1250=250 Penurunan BB 375 gram/mg. (Terapi Gizi dan Diet Rumah Sakit Edisi. 2. Penerbit EGC. Halaman: 107) 14. Pernyataan yang benar tentang proses inspirasi adalah : a. Otot diafragma berelaksasi b. Kubah diafragma akan naik c. Jarak antara sternum dan tulang belakang makin luas d. Tekanan dalam rongga toraks akan meningkat e. Udara akan di dorong keluar Jawaban: D. Tekanan dalam rongga toraks akan meningkat Ketika diafragma rileks, diafragma kembali ke bentuk awalnya yang seperti kubah sehingga memperkecil volume rongga toraks. Perubahan dalam ukuran toraks inilah yang memungkinkan terjadinya proses inspirasi. (Keperawatan Medikal Bedah oleh Niluh Gede Yasmin Asih, dan Christantie Effendy. Halaman: 9) 15. Pernyataan yang benar pada proses pertukaran gas antara alveolus dan kapiler : a. Tekanan O2 dalam alveolus lebih rendah dibandingkan dalam kapiler b. Tekana CO2 dalam alveolus lebih tinggi dibandingkan dalam kapiler c. Reaksi yang terjadi dalam plasma kapiler adalah : CO2 + H2 O  H2 CO3  H+ + HCO3d. Enzim yang berperan dalam reaksi ion bikarbonat menjadi asam karbonat adalah : enzim karbonik hidrase e. O2 akan ditangkap oleh eritrosit dan berikatan dengan Hb membentuk oksihemoglobin Jawaban : E Tekanan gas yang tinggi dalam alveolus adalah tekanan oksigen sedangkan tekanan yang tinggi pada kapiler adalah tekanan karbondioksida. Hal tersebut akan mengakibatkan oksigen berdifusi ke kapiler darah dan karbondioksida berdifusi ke alveolus. Apabila oksigen telah berdifusi dari alveolus ke dalam darah paru, maka

oksigen ditranspor dalam bentuk gabungan dengan hemoglobin(HbO2) ke kapiler jaringan, dimana oksigen dilepaskan untuk digunakan sel atau disebut juga oksihemoglobin. (Asmadi. Teknik Prosedural Konsep dan Aplikasi Kebutuhan Dasar Klien Asmadi.2008.Teknik Prosedural Keperawatan Konsep dan Aplikasi Kebutuhan Dasar Klien. Jakarta : Salemba Medika. Hal : 19-20) 16. Ada 4 hal yang berhubungan dengan pernafasan pulmoner, kecuali : a. Ventilasi pulmoner b. Arus darah c. Distribusi arus udara d. Osmosis gas e. Difusi gas Jawaban: D. Osmosis gas Empat proses yang berhubungan dengan pernapasan pulmoner atau pernapasan eksterna: 1. Ventilasi pulmoner, atau gerak pernafasan yang menukar udara dalam alveoli dengan udara luar. 2. Arus darah melalui paru-paru. 3. Distribusi arus udara dan arus darah sedemikian sehingga dalam jumlah tepat dapat mencapai semua bagian tubuh. 4. Difusi gas yang menembusi membran pemisah alveoli dan kapiler. CO2 lebih mudah berdifusi daripada oksigen. (Anatomi Dan Fisiologi untuk paramedis oleh Evelyn C Pearce halaman 265) 17. Manakah diantara hal berikut ini yang bukan merupakan fungsi air liur? a. Memulai pencernaan karbohidrat b. Mempermudah penyerapan glukosa di mukosa oral c. Mempermudah wicara d. Memiliki efek anti bakterial e. Berperan penting dalam higiene mulut Jawaban: B. Mempermudah penyerapan glukosa di mukosa oral Berikut ini beberapa fungsi air liur di dalam rongga mulut. 1. melindungi selaput rongga mulut dari lingkungna panas, dingin, asam, ataupun basa. 2. Memudahkan proses menelan dan mencerna makanan. Lendir air liur dapat melunakan makanan. 3. Mencerna makanan secara kimiawi (karena air liur mengandung enzim ptyalin). (Biologi 2B SMA oleh Drs. Bagod Sudjadi, Dra. Siti Laila. Halaman: 6) 18. Karbon dioksida sisa metabolisme yang kan diangkut ke paru untuk diekskresikan paling banyak dalam bentuk… a. CO2 bebas b. Caramino compounds c. HCO3d. HbCO2 e. CaCO2 Jawaban: C. HCO3-

Sekitar 60-70% CO2 diangkut dalam bentuk ion bikarboat (HCO3-) oleh plasma darah, setelah asam karbonat yang terbentuk dalam darah terurai menjadi ion hidrogen (H+) dan ion bikarbonat (HCO3-). (PR BIOLOGI untuk SMA/MA oleh Wigati Hadi Omegawati dan Rohana Kusumawati. Halaman: 22)

19. Sekresi pankreas yang disekresikan oleh sel-sel duktus yang menetralkan cairan asam yang datang dari lambung a. enzim pencernaan b. natrium karbonat c. bilirubin d. empedu e. lipase pancreas Jawaban: b Produk gabungan sel-sel asinar (eksokrin) mengalir melalui duktus pankreas yang menyatu dengan duktus empedu komunis dan masuk ke duodenum. Sel-sel eksokrin mensekresi enzim-enzim pencernaan dan larutan berair yang mengandung ion bikarbonat dalam konsentrasi tinggi. Sekresi bikarbonat ke dalam duodenum menetralkan asam yang masuk dari lambung dan mensekresikan larutan natrium karbonat. (Slonane ,Ethel. 2003 .Anatomi dan Fisiologi untuk pemula. Jakarta :Penerbit Buku Kedokteran EGC Halaman 290)

20. Faktor spesifik di diuodenum yang menunda pengosongan lambung dengan menghambat aktivitas peristaltik lambung adalah sebagai berikut, kecuali... a. lemak b. pH c. hipertonisitas d. peregangan e. karbohidrat Jawaban: Proses pengosongan lambung dihambat oleh kandungan lemak dan asam pada kimus. Efek ini diperantai oleh respon saraf dan hormon dalam duodenum serta dipengaruhi oleh factor pH, hipertonisasi, dan peregangan. (Sloane Ethel. 2003. Anatomi dan Fisiologi untuk pemula. Jakarta: EGC. Halaman: 298) 21. Pernyataan yang benar adalah ... a. sudah terjadi penyerapan zat gizi di gaster b. salah satu sekresi pankreas akan mempertahankan suasana duodenum tetap asam c. usus besar menghasilkan sebagian enzim pencernaan kolon berfungsi utk memekatkan & menyimpan residu makanan yg tidak dicerna d. Kontraksi haustra scr lambat mengaduk-aduk isi kolon maju mundur utk mencampurkan kimus dengan enzim pencernaan Jawaban: C absorpsi pada usus besar: -1500 ml kimus masuk ke kolon. -air terabsorpsi samapai tersisa 100 ml -elektrolit protein yg tidak tercerna, zat yang tidak terbentuk: indol, skatol, hidrogen sulfida, merkapitan.

ada bakteri yang mencerna zat yang tidak tercerna sumber: materi fisiologi sistem pencernaan by Dian Adingsih, S.Kp., M.Kes., AIFO

22. Gambaran plateau pada rekaman kontraksi otot jantung ditimbulkan oleh : a. Influx natrium melalui saluran cepat b. Influx natrium melalui saluran lambat c. Influx calsium melalui saluran cepat d. Influx calsium melalui saluran lambat e. Influx natrium dan calsium melalui saluran cepat Jawaban: B Masuknya influks Natrium akan mempermudah setiap serabut untuk merangsang serabut berikutnya sehingga mengurangi waktu penghantaran impuls dari atrium ke ventrikel. (Fisiologi Cardiovaskular berbasis masalah Keperawatan Oleh Ronny dkk. Halaman 11) 23. Fase dimana rangsang lemah yang datang pada otot jantung disaat sebelum repolarisasi sempurna dan membangkitkan respon elektrik dan menimbulkan potensial aksi dikenal dengan fase : a. Refrakter absolute b. Refrakter afektif c. Refrakter relative d. Supernormal exitability e. Super normal efektif Jawaban: C Tingkat refrakter ada dua fase yaitu periode refrakter absolut yakni selama periode ini tidak ada rangsangan, tidak ada unsure kekuatan untuk menghasikan potensial aksi serta refrakter absolut yang singkat saat tidak ada stimulus yang dapat menghasilkan kontraksi. Sedangkan periode refrakter ralektif yakni setelah membran mendekati repolarisasi seluruhnya maka dari periode ferfakter terabsolit akan menjadi periode refrakter relatif dan apabila stimulus yang kuat secara normal akan menghasilkan potensial aksi yang baru saat kontraksi membutuhkan stimulus yang kuat. (Gibson John. 2003. Fisiologi dan Anatomi Modern untuk Perawat. Jakarta : EGC. Halaman: 103) 24. Beberapa menit setelah penurunan tekanan darah terjadi mekanisme regulasi berupa hal-hal sebagai berikut : a. Peningkatan tekanan kapiler b. Shift cairan ke interstitial c. Peningkatan peregangan dinding pembuluh darah d. Peningkatan beban jantung e. Peningkatan beban jantung Jawaban: B Mekanisme intermedite term control dimulai beberapa menit setelah penurunan tekanan darah yang tiba-tiba. Intermedite term control terdiri dari transcapillary volume shift yaitu ketika ada peningkatan kapiler -> cairan shift ke interstitial -> beban jantung menurun -> penurunan tekanan darah. Sumber: Adiningsih, Dian. 2011. Materi Perkuliahan: Fisiologi Jantung dan Pembuluh Darah

25. Pada system pernafasan terdapat area yang disebut dead space yaitu dari : a. Hidung sampai dengan bronchus

b. c. d. e.

Hidung sampai dengan bronkhiolus Hidung sampai dengan trachea Hidung sampai dengan bronchus terminalis Hidung sampai dengan bronchus respiratorius Jawaban: B. Hidung sampai dengan bronkhiolus Banyaknya udara yang berada dalam area dead space tersebut adalah sebesar 150ml. Awal dari proses pertukaran gas terjadi di bronkhiolus respiratorus. (Asuhan Keperawatan pada Pasian dengan Gangguan Sistem Pernafasan oleh Irman Soemantri. Halaman: 8)

26. Aliran udara atmosfer menuju alveoli mengalami penurunan pada keadaan : a. Tekanan Atm yang tinggi b. Tekanan alveoli yang rendah c. Tahanan saluran nafas yang tinggi d. Bronkhodilatasi e. Tekanan transpulmonal yang tinggi Jawab: B Penjelasan: Selama inspirasi, pergerakan diafragma dan otot bantu pernapasan lainnya memperluas rongga dada, sehingga menurunkan tekanan dalam rongga dada sampai di bawah tekanan atmosfer. Sehingga menyebabkan udara masuk melalui trakea dan bronkus lalu masuk hingga ke dalam alveoli. Sumber: Somantri, Irman. 2007. Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Gangguan Sistem Pernapasan. Jakarta: Salemba Medika. (hlm.12) 27. Jumlah udara yang dihirup seseorang secara maximal setelah ekspirasi normal disebut : a. Tydal Volume b. Functional Residual Capacity c. Inspiratory Reserve Volume d. Inspiratory Capacity e. Vital Capacity Jawaban: D. IC (kapasitas Inspirasi/Inspiratory capacity) adalah volume maksimum yang dapat diinspirasikan setelah ekspirasi normal yang tidak dipaksakan (IRV+TV). (Dokter Keluarga University of Lowa by buku saku. Halaman: 131) 28. Peningkatan aktivitas pneumotaxic area pada pusat pengatur pernafasan menyebabkan : a. Exitasi area inspirasi b. Mengaktifkan apneustic area c. Irama respirasi lebih cepat d. Memulai inspirasi e. Memperlama inspirasi Jawaban : C Medula oblongata merupakan pengatur pusat pernapasan yang terdapat di otak yang mengatur sistem respirasi. Pusat nafas terdiri dari daerah berirama medulla (medulla rithmicity) dan pons. Daerah berirama medula terdiri dari area inspirasi dan ekspirasi. Sedangkan pons terdiri dari pneumotaxic area dan apneustic area. Pneumotaxic area menginhibisi sirkuit inspirasi dan meningkatkan irama respirasi. Sedangkan apneustic area mengeksitasi sirkuit inspirasi. (BSN-1 Slide Sistem Kardiovaskuler. Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Padjadjaran. Hal : 44) 29. Aspek Biodata yang erat hubungannya dengan kebutuhan oksigenasi

a. b. c. d. e.

Nama Usia Nomor registrasi Agama Pendidikan Jawaban : B Pengkajian Bio Data : Usia,Sex Riwayat Kesehatan :  Keluhan utama  Riwayat kesehatan sekarang  Riwayat kesehatan dulu  Riwayat kesehatan keluarga  Pola kehidupan sehari-hari (BSN-1 Slide Pak Irman Somantri “ Pertukaran Gas”. Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Padjdjaran.)

30. Hasil inspeksi yang didapatkan pada gangguan oksigenasi : a. Pernafasan cuping hidung b. Tactile premitus kiri dan kanan berbeda c. Teraba benjolan di dada d. Terdengar suara wheezing e. Suara sonor pada area mamae Jawaban : D Wheezing adalah suatu bunyi bernada tinggi abnormal yang disebabkan oleh obstruksi parsial pada saluran napas. Bunyi ini biasanya ada selama ekspirasi ketika bronkokonstriksi ringan terjadi secara fisiologis. Keadaan ini biasanya disebabkan oleh bronkospasme, edema mukosa, hilangnya penyongkong elastik, dan berliku-likunya saluran napas. Asma menyebabkan bronkospasme, yang menyebabkan wheezing yang berkaitan dengan keadaan ini. (H. Swartz Mark. 1995. Buku Ajar Diagnostik Fisik. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC. Hal : 162) 31. Suara nafas normal/bersih pada area suprasternal notch : a. Vesikular b. Bronchovesikular c. Bronchial d. Tracheal e. Ronchi Jawaban : C Bronkhial merupakan jenis suara napas normal sering disebut dengan “tubular sound” karena suara ini dihasilkan oleh udara yang melalui suatu tube (pipa), suaranya terdengar keras, nyaring, dengan hembusan yang lembut. Fase ekspirasinya lebih panjang daripada inspirasi dan tidak ada jeda di antara kedua fase tersebut. Normal terdengar di atas trakhea atau daerah lekuk Suprasternal. (Somantri Irman.2007 . Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Gangguan Sistem Pernapasan. Jakarta : Penerbit Salemba Medika. Hal : 25) 32. Tn. X mengalami alergi yang mengakibatkan pada saluran pernafasannya mengalami penyempitan (bronchospasme) sehingga nafas yang keluar berbunyi “ngik”. Suara seperti udara yang melalui saluran yang menyempit disebut :

a. b. c. d. e.

Rales Wheezing Ronchi Crackles Vesikular Jawaban : B Wheezing : terdengar selama inspirasi dan ekspirasi, dengan karakter suara nyaring, musikal, suara terus menerus yang berhubungan dengan aliran udara melalui jalan napas yang menyempit. (Somantri Irman.2009 . Asuhan Keperawatan dengan Gangguan Sistem Pernapasan Edisi 2. Jakarta : Penerbit Salemba Medika. Hal : 30)

33. Pasien diminta untuk mengucapkan “seventy-seven” atau “ninety-nine” dimana pemeriksa memeriksa dada/punggung pasien, adalah pemeriksaan : a. Ekspansi nafas b. Eskursi diafragma c. Tactile premitus d. Perkusi e. Anel test Jawaban : C Palpasi Torak Posterior untuk menilai tactile fremitas. Fremitas adalah vibrasi yang dirasakan di luar dinding dada saat klien bicara. Vibrasi paling berat di daerah saluran napas yang berdiameter besar (trakea) dan hampir tidak ada pada alveoli paru-paru.  Gunakan daerah sendi metakarporalangeal atau permukssn lusr dari tangan pada saat memeriksa.  Mintalah klien untuk mengulangi kata “ninety-nine” atau “tujuh puluh tujuh” (Somantri Irman.2009 . Asuhan Keperawatan dengan Gangguan Sistem Pernapasan Edisi 2. Jakarta : Penerbit Salemba Medika. Hal : 41) 34. Data sistem cardiovaskuler yang berhubungan dengan timbulnya gangguan oksigenasi antara lain : a. Alkalosis respiratorik b. Asidosis respiratorik c. Tachicardia d. Nafas kusmaul e. Cyanosis perifer Jawaban: D Pernapasan Kussmaul yaitu pernapasan yang jumlah dan kedalamannya meningkat sering melebihi 20 kali/menit. Jenis pernapasan ini dapat ditemukan pada klien dengan asidosis metabolik dan gagal ginjal. (Asmadi. 2008. Teknik Prosedural Keperawatan: Konsep dan Aplikasi Kebutuhan Dasar Klien. Jakarta: Salemba Medika.) 35. Ketika gangguan terjadi pada proses ventilasi, dengan adanya data batuk dan peningkatan sekret maka diagnosa keperawatan yang cocok adalah : a. Kerusakan pertukaran gas b. Pola nafas takefektif c. Kebersihan jalan nafas takefektif d. Gangguan oksigenasi e. Rusaknya ventilasi Jawaban : B dan C Masalah keperawatan yang umum terjadi dengan kebutuhan oksigen ini, antara lain 1. Tidak efektifnya jalan napas

Masalah keperawatan ini menggambarkan kondisi jalan napas yang tidak bersih, misalnya karena ada sumbatan, penumpukan sekret, penyempitan jalan napas oleh karena spasme bronklhus,dan lain-lain. 2.Tidak efektifnya pola napas Tidak efektifnya pola napas ini merupakan suatu kondisi dimana pola napas, yaitu inspirasi dan ekspirasi, menunjukkan tidak normal. Penyebabya bisa karena kelemahan neuromuskular, adanya sumbatan di trakheo-bronkhil, kecemasan, dan lain-lain. (Asmadi.2008.Teknik Prosedural Keperawatan Konsep dan Aplikasi Kebutuhan Dasar Klien. Jakarta : Salemba Medika. Hal : 30-31) 36. Data objektif dari masalah keperawatan “Kerusakan pertukaran gas” adalah : a. Nilai Analisis Gas Darah b. Hambatan aliran udara c. Tertumpuknya sekret berlebih d. Vasospasme e. Bronchospasme Jawaban : A Data objektif dari masalah keperawatan “Kerusakan Pertukaran Gas”, diantaranya : 1.Menggabungkan diagnosa keperawatan dengan faktor yang berhubungan dan batasan karakteristik untuk membuat pernyataan diagnostik pasien. 2.Membandingkan dan membedakan hubungan antara penilaian klinis anda terhadap catatan faktor-faktor yang berhubungan dan batas karakteristikuntuk diagnosa keperawatan tertentu. (Monica, Ester. 1993. Rencana Asuhan Keperawatan. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC. Hal : 9) 37. Rasional pemberian posisi tidur semi fowler/high fowler pada klien/pasien gangguan oksigenasi adalah : a. Meningkatkan ekspansi paru b. Mempermudah pegeluaran sekret c. Mengurangi tactile premitus d. Menghindarkan tekanan balik vena e. Mempermudah batuk Jawaban: A. Meningkatkan Ekspansi Paru Posisi pasien dengan masalah respiratori biasanya lebih nyaman jika mereka diberikan posisi semi fowler/fowler. Elevasi kepala dan leher akan meningkatkan efesiensi otot pernapasan. (Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Gangguan Sistem Pernafasan Oleh Irman Somantri. Halaman: 38. Pasien dyspnea sering kali bernafas melalui mulut sehingga kemungkinan akan timbul stomatitis, untuk mencegah hal tersebut, tindakan keperawatan yang dapat dilakukan adalah : a. Postural drainage b. Latih nafas dalam c. Berikan oksigen lembab d. Oral hygiene e. Berikan obat pengencer dahak Jawaban : D Banyak pasien yang kesulitan bernapas sehingga mereka bernapaas melalui mulut akibatnya mukosa mulut menjadi kering dan berisiko menjadi somatitis. Batuk sering terjadi dan sputum akan mengering. Oleh karena itu diperlukan oral hygiene untuk pasien dengan masalah respiratori. Pembersihan mulut dapat mengurangi rasa bau

mulut yang tidak sedap. Penggunaan antiseptik akan menolong mengurangi jumlah kuman patogen pada rongga mulut, sehingga akan menolong mencegah infeksi. (Somantri Irman.2007 . Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Gangguan Sistem Pernapasan. Jakarta : Penerbit Salemba Medika. Hal : 27) 39. Hipoksia iskemik/stagnan akibat kurang berfungsinya sistem kardiovaskuler dapat menimbulkan diagnosa keperawatan : a. Pola nafas takefektif b. Bersihan jalan nafas takefektif c. Kerusakan pertukaran gas d. Intoleran aktifitas e. Gangguan oksigenasi Jawaban: C. Kerusakan pertukaran gas Diagnosa keperawatan yang berhubungan dengan gangguan saluran pernapasan yang mencakup ventilasi, difusi, dan transportasi. Hipoksia iskemik/stagnan akibat kurang berfungsinya sistem kardiovaskuler dapat menimbulkan diagnosa keperawatan yaitu “kerusakan pertukaran gas” yang merupakan suatu kondisi tidak adekuatnya ventilasi yang disebabkan perubahan pola napas. (Somantri Irman.2007 . Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Gangguan Sistem Pernapasan. Jakarta : Penerbit Salemba Medika. Hal : 26) 40. Melakukan penepukan pada dinding dada/punggung untuk mengeluarkan sekret pada pelaksanaan fisioterapi dada : a. Vibrasi b. Postural drainage c. Clapping d. Palpasi e. Tactile premitus Jawaban: A. Vibrasi Vibrasi dada perlu digunakan untuk meningkatkan kecepatan dan turbulensi udara ekshalansi untuk menghilangkan secret. Teknik ini dilakukan dengan meletakan tangan berdampingan dengan dengan jari-jari ekstensi (meregang) diatas area dada. (Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan gangguan system pernafasan oleh Irman Somantri. Halaman: 29) 41. Jika sekret tertumpuk pada area posterior bagian bawah, maka posisi postural drainage : a. Terlentang b. Semi fowler c. Membungkuk d. Miring kiri e. Terlentang dengan kaki lebih tinggi Jawaban: D. Miring Kiri Mendrainase segmen posterior, telungkup, miring kanan atau kiri, lakukan terapi pada punggung kanan atau kiri. (Buku Prosedur Perawatan diRumah halaman: 92) 42. Indikasi diberikan oksigen pada pasien : a. Nilai Analisa gas darah rendah b. Kelemahan/fatigue c. Risiko timbul cedera d. Penurunan kerja nafas e. Hiperventilasi Jawaban: a. nilai analisa gas darah rendah indikasi :

Menurunnya Arterial Blood Oxygen. Meningkatnya kerja nafas Kebutuhan untuk menurunkan kerja myocardial. (sumber : materi kuliah bsn oleh pa irman

43. Pada pemeriksaan palpasi sistem pernafasan akan didapatkan data tentang…. a. Ratio inspirasi dan ekspirasi b. Bentuk dada c. Tactile fremitus d. Ekskursi diafragma e. Warna kulit Jawaban : C. Tactile fremitus Palpasi : 1. TumorT 2. actile/vocal Premitus (Proses Pertukaran Gas. Ppt slide 38 dari Irman Somantri, S.Kp., M.Kp.) 44. Untuk mengatasi penimbunan sekret pada saluran nafas, maka tindakan yang dapat dilakukan adalah : 1. Memberikan minum air hangat 2. Latihan nafas dalam 3. Latih batuk efektif 4. Postural drainage Jawaban: E Perawat melakukan terapi respiratori dengan memfasilitaskan latihan batuk efektif dan nafas dalam. Batuk efektif dan nafas dalam dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan ekspansi paru-paru, memobilisasi secret, dan mencegah efek samping dari penumpukan secret. Batuk efektif diperlukan untuk membersihkan secret dan meningkatkan mekanisme pembersihan jalan nafas. Postural drainase atau postural drainage merupakan pemberian posisi terapeutik untuk memungkinkan sekresi paru-paru mengalir. Pemberian minimpun mempengaruhi penimbunan secret agar tidak kenal. (Somantri Irman. 2007. Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Gangguan Sistem Pernafasan. Jakarta : Penerbit Salemba Medika. Halaman: 29-30) 45. Keluhan utama yang sering timbul pada klien ganguan oksigenasi 1. Dyspnea 2. Batuk/bersin 3. Hemoptisis 4. Peningkatan secret Jawaban: E. semua benar Keluhan utama gangguan oksigenasi : batuk, peningkatan produksi sputum/sekret, dispnea, hemoptasis, dan chest pain. Buku asuhan keperawatan pada gangguans istem pernafasan, , halaman 21-22 dari Iirman Somantri, S.Kp., M.Kp. 46. Riwayat kesehatan dahulu yang perlu dikaji pada pasien gangguan oksigenasi : 1. kebiasaan merokok 2. gaya hidup (keluar malam) 3. alergi 4. aktifitas kehidupan sehari-hari Jawaban : B

Riwayat kesehatan masa lalu yang harus perawat tanyakan mengenai riwayat penyakit pernapasan pasien. Secara umum perawat perlu menanyakan mengenai hal-hal berikut ini 1. Riwayat merokok 2. Pengobatan saat ini dan masa lalu 3. Alergi 4. Tempat tinggal (Somantri Irman.2007 . Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Gangguan Sistem Pernapasan. Jakarta : Penerbit Salemba Medika. Hal : 22-23) 47. Faktor yang mempengaruhi kebutuhan respirasi : 1. lingkungan 2. emosi 3. ketinggian 4. aktifitas dan istirahat Jawaban: E. Semua benar Menyangkut aktivitas yang dikerjakan, termasuk Kendali Respirasi secara kimiawi. Latihan menyebabkan seseorang mengalami peningkatan pada jumlah karbon dioksida yang dihasilkan oleh kerja otot-otot. (Anatomi dan Fisiologi Manusia oleh Setiadi. Penerbit: Graha Ilmu tahun 2007. Halaman: 50) 48. Untuk mengatasi penimbunan sekret pada saluran nafas, maka tindakan mandiri perawat yang dapat dilakukan adalah : 1. Memberikan minum air hangat 2. Latihan nafas dalam 3. Latih batuk efektif 4. Postural drainage Jawaban: E. Semua benar Penimbunan secret dapat ditindak mandiri perawat dengan cara.. Memberikan minum air hangat, latihan nafas dalam, latihan batuk efektif,dan menempatkan pasien pada posisi postural drainage. (Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Gangguan Sistem Pernafasan oleh Irman Somantri. Halaman: 27) 49. Faktor yang mempengaruhi Respirasi 1. emosi 2. lingkungan 3. istirahat dan aktifitas 4. kondisi kesehatan Jawaban: C. 2 dan 4 Faktor-faktor yang mempengaruhi Respirasi antara lain sebagai berikut: 1. umur 2. jenis kelamin 3. lingkungan 4. usia 5. kondisi kesehatan seseorang 6. suhu tubuh 7. posisi tubuh 8. kegiatan tubuh (Biologi SMA/MA Kelas XI-Diknas oleh Gunawan Susilowarno, dkk. Halaman: 204) 50. Pada saat diet, jumlah dan jenis makanan yang dibutuhkan tertentu, diet yang dilakukan sangat tergantung pada : 1. usia

2. 3. 4.

berat badan konsidi kesehatan aktifitas yang dilakukan dalam sehari Jawaban : E Beberapa faktor yang harus diperhatikan jika kita ingin atau akan melakukan diet, yaitu faktor sosial budaya (adat istiadat, jenis hidangan, kebiasaan makan bersama), fisik (keadaan fisik, kesehatan, usia), keadaan gizi, lingkungan. Faktor-faktor tersebut sangat berpengaruh terhadap diet seperti apa yang harus dilakukan oleh seseorang. (Slide materi diet - Ibu Wiwi)

51. Berikut ini adalah pernyataan yang bukan dari tujuan diet : 1. Memperoleh status gizi yang baik 2. Memperbaiki defisiensi gizi 3. Mengistirahatkan organ tubuh 4. Menyesuaikan intake dan output Jawaban : D Tujuan diet terdiri dari : 1. memperoleh status gizi yang baik 2. memperbaiki defisiensi gizi 3. mengistirahatkan organ tubuh 4. menyesuaikan asupan 5. mengubah berat badan bila perlu (Sumber : Lecture pada tggl 14-10-2011 mengenai “DIET”) 52. Hal yang harus dipertimbangan dalam memberikan makanan pada bayi antara lain yaitu : 1. Kemampuan absorpsi lemak dari susu sapi yang rendah 2. Asam empedu sampai dengan usia 9 – 12 bulan baru sama dengan dewasa 3. Kemampuan ginjal dalam mengkonsentrasikan urine 4. Amilase pancreas sudah sama dengan anak besar sejak saat lahir Jawaban: Alfa amilase memecah tepung menjadi maltosa, isomaltosa,maltotriosa, dan dekstrin. Hasil metabolisme zat gizi yang bersifat ASI seperti nitrogen, harus diasimilasi melalui ginjal. Dalam hal ini ginjal berfungsi sebagai filter. Kemampuan ginjal bayi untuk mengeleminasi matebolik (N: Nitrogen) masih sangat terbatas. Kemampuan bayi baru lahir hanya mencapai 30% dari ginjal orang dewasa, setelah usia 3 bulan kemampuan ginjalnya untuk mengeluarkan metabolik menjadi 85% dibanding ginjal orang dewasa. (Keperawatan anak untuk Siswa SPK oleh Dra. Suryana. Halaman 79) 53. Untuk menilai kecukupan asupan nutrisi dapat diidentifikasi melalui pemeriksaan : 1. Serum albumin 2. Ekskresi kreatinin 3. Serum transferin 4. Kadar hemoglobin Jawaban: E. Semua Benar Untuk menilai keukupan asupan nutrisi dapat kita identifikasikan dengan 4 cara yaitu, serum albumin, ekskresi keratin, serum transferin, dan kadar hemoglobin seseorang. (Slide Show Mata Kuliah Dosen: Nutrisi) 54. Saat seseorang sedang sakit dan tidak mampu memenuhi kebutuhan makanannya karena nafsu makannya turun sementara dia membutuhkan untuk perbaikan jaringan, apa yang harus Sdr kaji untuk membantu mengatasinya? 1. Melihat catatan tentang penyakit yang diderita klien

2. 3. 4.

Menggali makanan yang disukai atau tidak disukai klien Mengidentifikasi apakah klien sedang stressfull Mengidentifikasi tanda-tanda klien mengalami ketidak nyamanan (nyeri) Jawaban: E. Semua Benar Pada klien dengan gangguan kondisi kesehatanya mengalami hambatan dalam pemenuhan nutrisi. Walopun sakit, kebutuhan Nutrisi harus tetap terpenuhi karena nutrisi berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh sehingga proses kesembuhan dapat berjalan dengan baik. Dengan demikian, perawat harus kompeten dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi klien. (Teknik Prosedural Konsep dan Aplikasi Kebutuhan Dasar Klien oleh Asmadi. Halaman: 81)

55. Pada saat pengkajian pada Tn David yang berusia 47 th, dosen sebuah PT swasta tinggi badan 170 cm dengan berat badan 85 kg, skinfold pada triceps 25 mm. Sdr menyimpulkan bahwa klien mempunyai kecenderungan terkena penyakit jantung-koroner. Data manakah yang menunjang untuk kesimpulan tersebut? 1. Skinfold padaTriceps 25 mm 2. BMI diatas 25 3. Usia 47 tahun 4. Berat badan yang menunjukkan kelebihan berat badan Jawaban: C. 2 dan 4 Mengurangi berat badan sampai menjadi normal; ini dapat mengurangi risiko berbagai penyakit degeneratif termasuk penyakit jantung koroner. Rumus perhitungan IMT adalah sebagai berikut: Rumus IMT = Berat Badan : Tinggi Badan2 = 85kg : 1,72 = 29,41 (melebihi ideal/obesitas) BB kurang BB normal BB lebih - Preobesitas - Obesitas I - Obesitas II

< 18,5 18,5 – 22,9 23 23 – 24,5 25 – 29,9 > 30

(Pencegahan dan Penyembuhan Penyakit Jantung Koroner oleh Iman Soeharto. Halaman: 5) 56. Untuk mengatasi masalah Tn David Sdr merancang diet yang sesuai sebagai upaya pencegahan terhadap kejadian penyakit jantung koroner, pernyataan manakah yang akan Sdr pilih yang dianggap sesuai untuk tujuan tersebut? 1. Berikan kalori sejumlah 2750 kcal 2. Tidak mengandung lemak 3. Asupan karbohidrat dibatasi 4. Banyak sayuran terutama yg berklorofil (contoh daun singkong) Jawaban: E. Semua benar. Mengurangi konsumsi makananyang berlemak dan berkalori tinggi untuk menjaga kadar gula, berikan sayuran berwarna hijau. Selain itu usahakan kadar trigliserida kurang dari 200mg%, kadar gula darah puasa 120mg%, kadar gula darah post prandial (2jam setelah makan) tidak lebih 160mg%. (Solusi Sehat Mengatasi Penyakit Jantung Koroner oleh Redaksi Agromedia. Halaman: 11) 57. Kelebihan nutrisi merupakan masalah bagi seseorang karena mempunyai kecenderungan untuk terjadinya berbagai penyakit seperti hipertensi, diabetes mellitus dan sebagainya.

Manakah pernyataan dibawah ini yang merupakan data klien sebagai penyebab yang biasa dikaitkan dengan kelebihan berat badan ? 1. Adanya faktor keturunan dengan obesitas 2. Pola makan yang berlebihan pada masa anak-anak 3. Terbiasa memberi makanan sebagai hadiah (reward) 4. Pola makan yg tidak seimbang Jawaban: E. Semua benar Penyakit kelebihan nutrisi ini banyak terkait dengan kelebihan enerhi yang dikonsumsi seseorang melalui makanan ataupun minuman yang berbahan karbohidrat, lemak, dan protein. Kelebihan energi dalam tubuh akan diubah menjadi jaringan lemak yang ditimbun pada tempat-tempat tertentu. Jaringan lemak ini merupakan jaringan yang relatif inaktif, tidak langsung berperan serta dalam kegiatan kerja tubuh. (Ramuan Tradisional untuk pelangsing Tubuh oleh Bambang Mursito. Halaman: 25) 58. Kimus yang asam dapat menyebabkan iritasi pada lambung, hal dibawah ini yang merupakan proteksi terhadap lambung agar tidak terkena autodigesti oleh kimus yang asam adalah… 1. ikatan antar sel-sel lambung sangat kuat 2. kimus tidak bersentuhan langsung dengan dinding lambung 3. adanya mukus yang alkali yang dihasilkan oleh mucus cell 4. adanya garam empedu yang bercampur kimus Jawaban: A. 1,2 dan 3 benar Lambung memiliki antrium pylorus berbentuk tabung dan memiliki otot yang tebal membentuk spinter pylorus. (Anatomi dan Fisiologi Manusia oleh Setiadi. Penerbit: Graha Ilmu tahun 2007. Halaman: 70) 59. Pada lambung tidak terjadi absorbsi, hal ini disebabkan oleh… 1. kimus tidak lama di dalam lambung 2. pencernaan belum sempurna 3. dinding lambung mengandung alkali 4. sel lambung tidak permiabel terhadap air Jawaban: E. benar semua Absorpsi, dilambung hanya terjadi absorpsi nutrien sedikit. Beberapa zat yang diabsorpsi antara lain adalah beberapa obat yg larut lemak (aspirin) dan alcohol diabsorpsi pada dinding lambung serta zat yang larut dalam air terabsorpsi dalam jumlah yang tidak jelas. (Anatomi dan Fisiologi Manusia oleh Setiadi. Penerbit: Graha Ilmu tahun 2007. Halaman: 71-72) 60. Efektifitas pepsin di dalam lambung akan efektif dengan bantuan… 1. pH kimus 4,5 2. protein sudah dipecahkan oleh mulut 3. adanya buffer yang dihasilkan oleh sel mukus 4. pH kimus 2 Jawaban: C. 2 dan 4 Pepsin hanya bekerja pada pH dibawah 2, harus diaktivasi dari pepsinogen oleh asam klorida. Polisakarida dicerna menjadi disakarida oleh amilase saliva dalam rongga oral dan oleh pancreas dalam usus halus. Aktivitas pepsin berlangsung dilambung. (Anatomi dan Fisiologi untuk Pemula oleh Ethel Slonane. Halaman: 298) 61. Pernyataan yang benar mengenai enzim pankreas adalah… 1. enzim aktif apabila sudah bercampur dengan kimus yang basa 2. dikeluarkan dalam bentuk proenzim

3. 4.

dikelurkan apabila ada aktivasi kolesistokinin mengandung enzim nuklease yang menecah asam nukelat Jawaban: A Sekresi enzim pancreas terutama berlangsung akibat stimulasi pancreas oleh kolesistokinin (CCK), suatu hormon yang dikeluarkan oleh usus halus. (Buku Saku Patofisiologi Corwin oleh Elizabeth J. Corwin. Halaman: 618)

62. Saat systole atrium terjadi perubahan sebagai berikut: 1. Darah mengalir ke ventrikel sekitar 20% dari isi ventrikel 2. Lubang V. Cava Superior melebar 3. Katup semilunar tertutup 4. Katup atrio ventrikolar tertutup Jawaban: B. 1 dan 3 Sistole Atrium berlangsung setelah depolarisasi atrium selesai. Systole atrium berperan dalam menciptakan penambahan volume sebesar 30 persen dari pengisian ventrikel total dan meningkatkan tekanan intratrium, 6mmHg. Sedangkan 70 persen volume ventrikel, yang terjadi segera setelah katup antrioventrikular terbuka. Periode kontraksi atrium ini disebut fase pengisian cepat aktif pada waktu ventrikel berelaksasi. (Fisiologi Kardiovaskular Berbasis masalah Keperawatan oleh Ronny dkk. Halaman:18) 63. Saat udara (gas) kontak dengan cairan dalam paru, gas tersebut akan larut dalam cairan tersebut dan konsentrasi gas terlarut ditentukan oleh : 1. Tekanan partial gas 2. Luas permukaan membrane 3. Kelarutan gas difusi 4. Ketebalan membran Jawaban: B Transpor oksigen tidak mudah larut dalam air dan tidak cukup mudah dibawa dalam larutan air sederhana untuk mempertahankan kehidupan jaringan. Sehinggga hampir seluruh oksigen didalam darah dibawa eritrosit yang telah berkaitan dengan hemoglobin (Hb), dan sisanya larut dalam plasma. (Anatomi dan Fisiologi Manusia oleh Setiadi. Penerbit: Graha Ilmu tahun 2007. Halaman: 54-55) 64. Tekanan O2 dan CO2 dalam alveoli ditentukan oleh : 1. Kecepatan ventilasi alveoli 2. Kecepatan transfer O2 & CO2 melalui membrane respirasi 3. Ratio perfusi alveoli 4. Ventilasi alveoli Jawaban: E. Semua benar Adanya perbedaan tekanan parsial dan difusi pada system kapilerdan cairan interstisial akan menyebabkan pergerakan O2 dan CO2 yang kemudian akan masuk ke Zona respirasi untuk melakukan difusi respirasi. (Buku Ajar Asuhan Keperawatan dengan Gangguan Sistem Pernafasan oleh Arif Muttaqin. Halaman 28) 65. Sekretin yang disekresikan oleh mukosa duodenum mempunyai efek menurunkan : 1. Kontraksi kandung empedu 2. Gerakan lambung 3. Aktivitas motorik lambung 4. Gerakan saluran cerna Jawaban: C. 1 dan 3 Sekretin diproduksi oleh sel-sel mukosa duodenum dan diabsorpsi kedalam darah untuk mencapai pancreas. Sekretin akan dilepas jika kimus asam memasuki usus dan mengeluarkan sejumlah besar cairan berair yang mengandung natrium bikarbonat.

Bikarbonat menetralisir asam dan membentuk lingkungan basa untuk kerja Enzim Pankreas dan usus. (Anatomi dan Fisiologi untuk Pemula oleh Ethel Slonane. Halaman: 290) 66. Pemberian cairan pada relatif bayi lebih banyak dibanding dengan anak usia lebih besar, sebab lambung bayi berukuran lebih kecil sehingga frekuensi pemberian menjadi lebih sering. Jawaban: B. Benar-salah Dehidrasi adalah kehilangan cairan dari jaringan tubuh yang berlebihan. Dehidrasi merupakan gangguan yang umum terjadi pada bayi dan anak-anak ketika haluaran cairan total melebihi asupan cairan total. (Keperawatan Pediatrik: EGC. Halaman: 110) 67. Saat bayi tidak mau makan orang tua atau pengasuh perlu memberikan perhatian ekstra sehingga anak bisa menghabiskan makanannya, sebab kekurangan asupan makanan pada bayi atau anak dapat mengganggu perkembangannya. Jawaban: A. Benar-benar Pada anak atau bayi yang kurang gizi, pertumbuhan jaringan otaknya akan tehambat. Padahal, jaringan otak sangat ditemtukan oleh makanan. Pertumbuhan jaringan otot dan jaringan organ dapat tumbuh dengan baik jika asupan memenuhi syarat. (Gizi Tepat untuk Perkembangan Otak dan Kesehatan Balita oleh dr. M. C Widjaja. Halaman: 116) 68. Serum albumin merupakan salah satu karakteristik kecukupan nutrisi, sebab kekurangan nutrisi selalu ditandai dengan penurunan serum albumin. Jawaban: A. Benar-benar Ukur status nutrisi dengan melihat berat badan, pengukuran lipatan kulit trisep dan nitrogen urea darah, protein serum, albumin dan kadar transferin. (Buku Keperawatan Medikal-Bedah:EGC. Halaman 8) 69. Masa refrakter penting bagi fungsi jantunguntuk mempertahankan irama regular, sebab masa refrakter memberi waktu bagi otot jantung untuk kontraksi dan relaksasi. Jawaban: A. Benar-benar Tingkat refrakter ada dua fase yaitu periode refrakter absolut yakni selama periode ini tidak ada rangsangan, tidak ada unsure kekuatan untuk menghasikan potensial aksi serta refrakter absolut yang singkat saat tidak ada stimulus yang dapat menghasilkan kontraksi. Sedangkan periode refrakter ralektif yakni setelah membran mendekati repolarisasi seluruhnya maka dari periode ferfakter terabsolit akan menjadi periode refrakter relatif dan apabila stimulus yang kuat secara normal akan menghasilkan potensial aksi yang baru saat kontraksi membutuhkan stimulus yang kuat. (Gibson John. 2003. Fisiologi dan Anatomi Modern untuk Perawat. Jakarta : EGC. Halaman: 103) 70. Pada keadaan istirahat volume akhir systole ventrikel sekitar 50 ml, sebab volume akhir systole ventrikel merupakan cadangan yang akan digunakan saat diperlukan untuk peningkatan curah jantung Jawaban: B Pada akhir sistole, sisa darah di dalam ventrikel 50mL dan seandainya isi diastolik 120mL, maka isi sekuncup sama dengan 70mL per sistole. (Penyataan sebab BENAR) Masud, Ibnu. 1989. Dasar-Dasar Fisiologi Kardiovaskuler. Jakarta : EGC

View more...

Comments

Copyright ©2017 KUPDF Inc.
SUPPORT KUPDF