BAB III Gizi Pada Lansia
July 29, 2022 | Author: Anonymous | Category: N/A
Short Description
Download BAB III Gizi Pada Lansia...
Description
BAB III MASALAH GIZI PADA LANJUT USIA
TUJUAN BELAJAR TUJUAN KOGNITIF
Setelah membaca bab ini dengan seksama, maka anda sudah akan dapat : 1. Mengetah Mengetahui ui e!u"ah e!u"ahan an #i$i%&% #i$i%&%gi$ gi$ a'a a'a u$ia u$ia &an(ut &an(ut 1.1.. Menceri 1.1 Menceritak takan an kembal kembalii peruba perubahan han-per -peruba ubahan han fisiolo fisiologis gis pada pada usia usia lanjut 1.2.. Menceri 1.2 Menceritak takan an kembal kembalii peruba perubahan han-per -peruba ubahan han fisiolo fisiologis gis pada pada usia usia lanjut di Indonesia ). Mengetah Mengetahui ui *%+%$i$ *%+%$i$ii 'an a$ua a$uan n gi,i gi,i a'a u$ia u$ia &an(ut &an(ut 2.1. Menyebutkan at-at dan mineral mineral penting yang berhubungan berhubungan dengan masalah gii pada usia lanjut 2.2. Menceritakan Menceritakan kembali kembali komposisi komposisi asupan gii yang seimbang yang dibutuhkan usia lanjut TUJUAN AFEKTIF
Setelah membaca ini dengan penuh perhatian, maka penulis mengharapkan anda sudah akan dapat : 1. Mengetah Mengetahui ui e!u"aha e!u"ahan n (a!ingan (a!ingan a*ti# a*ti# tu"uh tu"uh a'a u$ia u$ia &an(ut &an(ut 1.1.. Menceri 1.1 Menceritak takan an hal-ha hal-hall yang yang berkai berkaitan tan dengan dengan peruba perubahan han jaringa jaringan n aktif tubuh pada usia lanjut 1.2. Menceritakan masalah gii yang berkaitan dengan usia lanjut ). Mene Mene!a !a* *an an %&a gi,i gi,i -a -ang ng "ai* a'a a'a u$ia u$ia &an( &an(ut ut 'a&a+ 'a&a+ 'uni 'unia a *e'%*te!an 2.1.. Menent 2.1 Menentuka ukan n at gii, gii, !itami !itamin n dan mineral mineral ya yang ng dibutu dibutuhka hkan n usia usia lanjut dengan komposisi yang tepat 2.2. 2.2. Menera Menerapk pkan an po pola la gii gii yan ang g tepat tepat pa pada da us usia ia la lanj njut ut ag agar ar da dapa patt menurunkan permasalahan gii pada usia lanjut
"#
III.1. III .1. PEN PENDAH DAHULU ULUAN AN Menua meru Menua merupa paka kan n suat suatu u pr pros oses es meng menghil hilan angn gnya ya secar secaraa pe perl rlah ahan an-la -laha han n kemampuan jaringan untuk memperbaiki, mengganti diri dan mempertahankan struktu stru kturr dan fungsi fungsi normal normalny nya. a. $engan $engan demiki demikian an menua menua ditand ditandai ai dengan dengan kehilangan secara progresif lean body mass %&'M mass %&'M ( jaringan aktif tubuh) yang sudah dimulai sejak usia *# tahun disertai dengan menurunnya metabolisme basal sebesar 2+ setiap tahunnya %ennington,1) %ennington,1) yang disertai dengan perubahan disemua sistem didalam tubuh manusia. 'ila seseorang berhasil mencapai usia lanjut maka upaya yang harus dilakukan adalah mempertahankan atau memba/a memba/a status status gii gii yang yang bersan bersangku gkutan tan pada pada kondis kondisii optimu optimum m agar agar kualitas kehidupannya tetap baik. engamatan pada manusia menunjukkan bah/a gii yang tidak benar, akti!itas fis fisik ik ku kuran rang, g, ob obes esit itas, as, str stres, es, mero meroko kok k da dan n meng mengko kons nsum umsi si al alko koho holl ya yang ng berlebihan memiliki kontribusi yang besar terhadap penurunan berbagai fungsi organ dan perubahan status gii di usia lanjut. erubahan status gii pada usia lanjut dikaitkan dengan perubahan lingkungan lingkungan dan status kesehatan mereka. 0aktor kesehatan yang berperan dalam perubahan status gii adalah naiknya inside ins iden n penya penyakit kit degene degenerasi rasi maupun maupun non degene degenerasi rasi yang yang beraki berakibat bat pada pada perubahan asupan makanan, absorpsi, dan utilitas at-at gii di jaringan. Masalah gii yang kerap kali menimpa usia lanjut dapat dicegah seandainya tiap lansia lan sia dan tenaga tenaga kesehat kesehatan an mampu mampu mendet mendeteks eksii secara secara dini. dini. enget engetahu ahuan an tentang gii yang baik serta mempertahankan akti!itas fisik dapat menghambat atau memperlamb memperlambat at kemundura kemunduran n fungsi alat tubuh tubuh yang disebabkan disebabkan dengan dengan bertambahnya umur.
III.). PERUB PERUBAHAN AHANPERU PERUBAHA BAHAN N FISIO FISIOLOGIS LOGIS PA PADA DA USIA LANJUT A.
Pe!u"ahan a'a an/a in'e!a te!uta+a !a$a. Sekresi sali!a sali!a berkurang berkurang mengakibatkan mengakibatkan pengeringa pengeringan n rongga mulut. mulut.
apil-p ap il-papi apill pada pada permu permukaan kaan lidah lidah mengala mengalami mi atrofi atrofi sehing sehingga ga terjadi terjadi penurunan sensiti!itas terhadap rasa terutama rasa manis dan asin. eadaan ini akan mempengaruhi nafsu makan, dan dengan demikian asupan asup an gii gii juga juga akan akan terpeng terpengaru aruh. h. eadaa eadaan n ini mulai pada pada usia usia # tahun. erubahan indera penciuman, penglihatan dan pendengaran juga mengalami penurunan fungsi seiring dengan bertambahnya usia. i.
0.
E$%#agu$ &api &a pisan san otot otot po polo loss esofa esofagu guss da dan n sfing sfingte terr ga gastr stro o es esof ofag agea eall mula mulaii melema mel emah h yang yang akan akan menyeb menyebabk abkan an ganggu gangguan an kontrak kontraksi si dan refluk refluk gastrointestinal spontan sehingga terjadi kesulitan menelan dan makan menjadi tidak nyaman. La+"ung
"1
engosongan lambung lebih lambat, sehingga orang akan makan lebih sedikit karena lambung terasa penuh, terjadilah anoreksia. enyerapan at gii berkurang dan produksi asam lambung menjadi lebih sedikit untuk mencerna makanan. $iatas umur "# tahun, sekresi 34l dan pepsin berkurang, akibatnya absorpsi protein, !itamin dan at besi menjadi berkurang. 5erjadi 5erjadi o!ergro/th bakteri sehingga terjadi penurunan faktor intrinsik yang juga membatasi absorbsi !itamin '12, enurunan sekresi asam lambun lambung g dan enim enim pankre pankreas, as, fungsi fungsi asam empedu empedu menuru menurun n menghambat pencernaan lemak dan protein, terjadi juga malabsorbsi lemak dan diare. D.
Tu&ang epadatan tulang akan menurun, dengan bertambahnya usia. ehilangan massa tulang terjadi secara perlahan pada pria dan /anita dimulai pada usia usia 67 tahu tahun n yaitu aitu usia usia dima dimana na mass massaa tu tula lang ng pu punc ncak ak te terc rcap apai ai.. $ampakny $ampa knyaa tulang tulang akan mudah rapuh %keropos) %keropos) dan patah, patah, mengalami mengalami cedera, trauma yang kecil saja dapat menyebabkan fraktur.
E.
Ot%t enuru en urunan nan berat berat badan badan sebagai sebagai akibat akibat hilang hilangny nyaa jaringa jaringan n otot otot dan jaringan lemak tubuh. resentasi lemak tubuh bertambah pada usia *#
tahun dan berkurang setelah usia # tahun. enurunan &ean 'ody Mass % otot otot,, or orga gan n tu tubu buh, h, tu tula lang ng)) da dan n meta metabo boli lism smee da dala lam m sel-se sel-sell ot otot ot berkurang sesuai dengan usia. enurunan kekuatan otot mengakibatkan orang sering merasa letih dan merasa lemah, daya tahan tubuh menurun karena terjadi atrofi. 'erkurangnya protein tubuh akan menambah lemak tubuh.. erubahan tubuh erubahan metabolisme metabolisme lemak ditandai dengan naiknya naiknya kadar kolesterol total dan trigliserida. F.
Gin(a& 0ungsi ginjal menurun sekitar 77+ antara usia 67 8 # tahun. 'anyak fungsi yang mengalami kemunduran, contohnya laju filtrasi, ekskresi, da dan n re reab abso sorb rbsi si oleh oleh ginj ginjal al.. 9eak 9eaksi si asam asam ba basa sa te terh rhad adap ap pe peru ruba baha han n metabolisme melambat. embuangan sisa-sisa metabolisme protein dan elektrolit yang harus dilakukan ginjal menjadi beban tersendiri.
G.
Jantung 'an Pe+"u&uh 'a!ah eru eruba baha han n yang terka terkait it de deng ngan an ke ketu tuaa aan n suli sulitt di dibe beda daka kan n de deng ngan an perubahan yang diakibatkan oleh penyakit. ada lansia jumlah jaringan ikat pada jantung %baik katup maupun !entrikel) meningkat sehingga efisien fungsi pompa jantung berkurang. embuluh darah besar terutama aorta menebal dan menjadi fibrosis. engerasan ini, selain mengurangi aliran darah dan meningkatk meningkatkan an kerja !entrikel !entrikel kiri,juga kiri,juga mengakibat mengakibatkan kan ketida ket idakef kefisie isienan nan barore baroresep septor tor %tertan %tertanam am pada pada dindin dinding g aorta, aorta, arteri arteri pulmonalis, sinus karotikus). emampuan tubuh untuk mengatur tekanan darah berkurang.
"2
h.
Pa!ua!u lastisitas jaringan paru dan dinding dada berkurang,kekuatan kontraksi otot pernapasan menurun sehingga konsumsi oksigen akan menurun menurun pada lansia.erubahan ini berujung pada penurunan penurunan fungsi paru. I.
Ke&en(a! en'%*!in 5erjadi perubahan dalam kecepatan dan jumlah sekresi,respon terhadap stimula stim ulasi si serta serta struktu strukturr kelenj kelenjar ar endokr endokrin. in. ada ada usia usia diatas diatas "# tahun tahun terjadi penurunan sekresi testosteron,estrogen,dan progesteron.
J.
Ku&it 'an !a+"ut ulit berubah menjadi tipis,kering,keriput dan tidak elastis lagi.9ambut rontok dan ber/arna putih,kering dan tidak mengkilat.
K .
Fung$i i+un%&%gi* enuru en urunan nan fungsi fungsi imunol imunologi ogik k sesuai sesuai dengan dengan umur umur yang yang beraki berakibat bat tinggi tin gginy nyaa kemung kemungkin kinan an terjadi terjadiny nyaa infeks infeksii dan kegana keganasan san.;d .;daa kemungkinan jika terjadi peningkatan pemasukan !itamin dan mineral termasuk inc, dapat meniadakan reaksi ini.
II III. I.2. 2. KE KEBU BUTU TUHA HAN N EN ENER ERGI GI DA DAN N ZA ZAT T GI GIZI ZI PADA USIA LANJUT Ta"e& 2.1. AKGR3Ang*a Ke/u*uan Gi,i Rata!ata45RDA 3Re/%+en'e' Dai&- A&&%6an/e$4 Nega!a Indonesia ;merika serikat 4anada
=epang
*" 8 7 thn 27 8 7# thn
U$ia -ang 'i"e'a*an < "# thn < 71 thn
27 8 * thn
7# 8 * thn
< 7 thn
5iap dekade sa sampai # tahun keatas
Ta"e& Ta "e& 2.). ENERGI 7ANG DIPERLUKAN In'%ne$ia
89 :9 thn
; anita
21## kkal
17# kkal
A+e!i*a $e!i*at
): := thn
:1 tahun
ria
2## kkal
26## kkal
>anita
22## kkal
1## kkal
"6
rod roduk uksi si en ener ergi gi menu menuru run n se secar caraa pr prog ogres resif if de deng ngan an be bert rtam ambah bahny nyaa us usia ia.. enurunan enuru nan ini terjadi oleh karena berkurangny berkurangnyaa jaringan jaringan aktif %metaboliing %metaboliing tissue). ebutuhan energi untuk akti!itas menurun lebih besar daripada untuk metabolisme basal. 5ubuh manusia sebagian besar terdiri 5ubuh terdiri dari air %"2,*+), %"2,*+), protein %1",+), lemak %16,+), hidrat arang dan garam %",+). ;gar dapat mencapai komposisi yang tepat bagi tubuh, manusia memenuhinya melalui makanan yang berasal dari sumber he/ani dan nabati. Ga+"a Ga+ "a!! 2.1. 2.1. USDA USDA 3Unit 3Unite' e' State State Dea! Dea!te+ te+ent ent %# Ag!i/ Ag!i/u&t u&tu! u!e4 e4 Diet Diet P-!a+i'
Zat gi,i 'aat 'ig%&%ng*an *e'a&a+ < g%&%ngan -aitu > Ka!"%hi'!at Le+a* P!%tein Mine!a& ?ita+in Ai!
Zat,at ini 'aat 'i*e&%+%**an *e'a&a+ 2 *e&%+%* "e$a! -aitu > - ?at yang yang membe memberika rikan n energi energi untuk untuk perg pergerak erakan an tubuh tubuh maupu maupun n reaksi. reaksi. @ang @ang tergolong ini adalah karbohidrat, lemak, dam protein. - ?at yang ang mem emb ban ang gun dan dan mempe emperb rbai aik ki tu tub buh % mer eru upa paka kan n ba baha han n bangunan tubuh ). @ang @ang termasuk golongan ini adalah air, protein, lemak, karbohidrat, dan mineral. - ?at ?at ya yang ng bersifa bersifatt se seba baga gaii pe pelu luma mass be berb rbag agai ai reaksi reaksi kimia kimia maupu maupun n re reak aksi si dalam tubuh. 5ermasuk 5ermasuk didalamnya adalah !itamin dan mineral.
"*
Ta"e& 2.2. A$uan -ang 'ian(u!*an
nergi %kal) rotein %g) ?at besi %mg) alsium %mg) Ait 4. %mg)
In'%ne$ia &aki-laki erempuan - ria < "# tahun : - >anita >anita < "# tahun :
1# mg E hari mg E hari
?ITAMIN K 0ungsi :
Membantu pembekuan darah dan sebagai kofaktor enim didalam tubuh. $efisiensi !itamin jarang terjadi. $efisiensi dapat terjadi pada : - Malabsorbsi li lipid - 9usa 9usakn kny ya flor floraa usus usus akib akibat at pe peng ngob obat atan an de deng ngan an an anti tibi biot otik ik da dala lam m /aktu lama - eny enyak akit it hati hati yang yang ber berhu hubu bung ngan an deng dengan an !itam !itamin in Sumber : - $aun $aun hija hijau u sepe sepert rtii brok brokol oli, i, kol kol,, loba lobak, k, slad sladaa - uninr tteelur - 3ati - Minyak kaca can ng ke kedele - 0lora lora bakte akteri ri dalam alam usu suss Ga+"a! 2.12. Su+"e! @ita+in K
Ang*a *e/u*uan gi,i > - ria < "# tahun : - >anita >anita < "# tahun :
# Jg E hari "7 Jg E hari
F. MINERAL
BESI 3 Fe 0ungsi : -
4
embentukan hemoglobin Meni Mening ngka katk tkan an keke kekeba bala lan n ttub ubuh uh Menambah energi
eseimbangan at besi ditentukan oleh penyerapan, penyimpanan, dan pengeluaran at besi. enurunan asam lambung mempengaruhi
*
penyerapan. Dbat- obatan juga berpengaruh dalam penyerapan seperti kolestiramin kolest iramin yang banyak banyak digunakan digunakan lansia untuk menurunkan menurunkan kadar kolesterol ternyata menurunkan penyerapan at besi. ebutuhan yang dianjurkan : 1# mgEhari. Sumber : 3ati, daging, daging, kacang-kacangan, kacang-kacangan, gandum, gandum, sayur sayur berdaun hijau.
SENG 3 Zn 4 0ungsi : - Meme Memeli liha hara ra st stru rukt ktur ur pr prot otei ein n - 0ungsi metab tabolisme sme - Men Mening ingkatk katkan an imun imunit itas as - 9eplikasi sel - Menc Menceg egah ah ker kerus usak akan an sel sel aki akiba batt radi radika kall beba bebass
ebutuhan ebutu han pada pada lansia pria 17 mgEhari mgEhari,, dan untuk untuk lansia lansia /anita /anita 12 mgEhari. $efisiensi seng dapat menyebabkan dysgeusia, anoreKia, penyembuhan luka yang lama, menurunnya daya tahan tubuh dan berkurangnya nafsu makan. Sumber : acang-kacangan, ikan laut, tiram, telur
MAGNESIUM 3 Mg 4 0ungsi : - Sint Sintes esis is dan dan se sekr kres esii insu insuli lin n - 5ransp anspor ortt glu gluko kosa sa ke dala dalam m sel sel - Metabolisme sme gl glukosa
ecukupan magnesium untuk pria de/asa 2# mg E hari dan untuk /anit anitaa 27# mg E har ari. i. Sep Seplem lemen mag agne nesi sium um sa sang ngat at dibutuhkan bagi para lansia yang menjalani terapi diuretic. Sumber : Sayuran hijau, cerellia, biji-bijian, kacang-kacangan, daging, susu, dan hasil olahannya.
KALSIUM 3 0a 4 0ungsi : Menjaga keseimbangan air dan garam dalam tubuh.
ebutuhan minimum sebanyak 2### mg E hari. Sumber : 'uah, sayuran, kacang-kacangan In'i*a$i 'i"e!i*an @ita+in 'an +ine!a& a'a &an$ia > 1. ertim ertimban bangan gan dokter dokter akan akan status status gii pasien pasienny nya. a. 2. enya enyakit kit kro kronis nis yang yang menimbu menimbulka lkan n malnutri malnutrisi. si. 6. en eny yak akit it yang ang memb membut utu uhk hkan an die iett re ren nda dah h pro rote tein in,, gan angg ggua uan n penyerapan lambung, dehidrasi dimana dibutuhkan mineral kaliumEnatrium. E#e* $a+ing e+"e!ian @ita+in 'an +ine!a& a'a &an$ia >
7
-
-
G.
5ida 5idak k ada, kecu kecual alii bila bila dimak dimakan an secara secara berle berlebi biha han. n. Ai Aitamin tamin ', 4 laru larutt da dalam lam air, air, sehin sehingg ggaa ap apab abil ilaa te terd rdap apat at dalam dalam ju juml mlah ah ya yang ng berlebihan akan disimpan dalam tubuh dan akan menyebabkan keracunan. Aitam tamin ; yang ang berl berleb ebih ihan an ak akan an men eng gak akib ibat atka kan n pen engl glih ihat atan an kabur,rambut kabur, rambut rontok dan kulit keringEkuning. Aitam tamin $ yan ang g ber erle leb bih ihan an men eny yeb ebab abka kan n per eru ubah bahan tu tula lang ng,, penumpukan kalsium dalam ototEorgan tubuh, batuEkegagalan ginjal dan artritis.
SERAT
Serat merupakan komponen makanan yang berasal dari sumber nabati, berguna untuk membuang segala materi sisa-sisa sis a-sisa pencernaan dari dalam saluran cerna. Serat Ser at dalam dalam tubuh tubuh sangat sangat bergu berguna na dan memban membantu tu mendor mendorong ong gerak gerak peristaltik usus serta dapat mencegah konstipasi % mengerasnya feses ) pada masa usia lanjut, serta menghindari berbagai penyakit antara lain mencegah kanker usus besar, besa r, penyakit jantung koroner, diabetes mellitus dan kegemukan. ebutuhan serat : 6# gramEhari. Sumber : sayuran, buah-buahan
III.8. ANTIOK ANTIOKSIDAN SIDAN DAN LANJUT USIA 5anpa disadari dalam tubuh kita secara terus-menerus terbentuk radikal bebas melaluii peristi/a melalu peristi/a metabolisme metabolisme sel normal, normal, peradangan peradangan,, kekurangan kekurangan gii dan akibat respons terhadap pengaruh dari luar tubuh: polusi lingkungan, ultra!iolet, asap rokok, dll. Sebab itu tubuh kita memerlukan suatu substansi penting yakni antioksidan yang dapat membantu melindungi tubuh dari serangan radikal r adikal bebas dengan meredam dampak negatif senya/a ini. engurangan asupan kalori berarti mengurangi radikal bebas. 9adikal bebas bersifat merusak sel dan berperan dalam proses penuaan dan terjadinya penyakit degeneratif seperti kanker dan gangguan kardio!askular. Supayaa radika Supay radikall bebas bebas tidak tidak merajal merajalela, ela, tubuh tubuh dengan dengan sendir sendiriny inyaa sponta spontan n memp me mpro rodu duks ksii a att an anti tiok oksi sida dan. n. ;ntio ntioks ksid idan an ya yang ng di dipr prod oduk uksi si ol oleh eh tu tubu buh h %endogen) adalah SD$ %Superoxide %Superoxide Dismutase), Dismutase), NK %Glutathion %Glutathion Peroxidase), Peroxidase), katalas kat alasee dan senya/ senya/aa glutat glutation ion.. ;ntio ;ntioksi ksidan dan tersebu tersebutt bekerja bekerja denagn denagn cara mene me netr tral alka kan n radi radika kall beba bebas, s, dima dimana na pe peke kerj rjaa aann nny ya di diba bant ntu u ol oleh eh as asup upan an antioksidan dari luar %eksogen), yaitu !itamin , 4, betakaroten dan senya/a fla!onoid yang berasal dari tumbuhan. Sehingga diharapkan dengan pemberian antioksidan tersebut proses tua dihambat atau paling tidak Otidak dipercepatO, sertaa dapat sert dapat menceg mencegah ah terjadi terjadiny nyaa kerusa kerusakan kan tubuh tubuh dan timbul timbulny nyaa penya penyakit kit degeneratif.
"
ada masa tua, dapat dilakukan peningkatan kualitas hidup dengan cara tetap sehat. seha t. $engan $engan tetap tetap sehat sehat dalam dalam jangka jangka /aktu /aktu sepanja sepanjang ng mungk mungkin, in, maka maka kualitas hidup juga akan terjaga. Maka timbullah suatu konsep yang dinamakan Healthy Aging yang dicetuskan pertama kali oleh 5akemi 5akemi %1). Salah Sal ah satu cara untuk untuk menunj menunjang ang healthy aging ini kita bisa memanfaatkan tumbuhan dan buah-buahan alami yang mengandung antioksidan dan berada diseki dis ekitar tar kita, kita, karena karena Indone Indonesia sia kaya kaya akan akan bahan bahan alami alami ya yang ng mengan mengandun dung g antioksidan yang berpotensi tinggi. 'erikut beberapa makanan yang kaya akan antioksidan dan mudah ditemukan : 5empe o 5empe mempunyai khasiat antara lain mempercepat berhentinya diare aku akut dan men enin ingk gkat atka kan n ber erat at bad adan an se sert rtaa stat statu us gi gii i,, hal hal ini ini mengutungkan karena selain banyak lansia yang mengalami gangguan pencernaan seperti diare akut dan kronis juga sering mengalami status gii yang buruk karena asupan protein yang kurang adekuat, juga dapat mengurangi kadar kolesterol darah, selain itu tempe juga tepat untuk diberikan bagi pasien dengan $M yang biasanya dialami oleh lansia. o 'rokoli 'rokoli 'roko li adalah salah satu sumber sumber !itamin !itamin yang baik. Mengkonsum Mengkonsumsi si brokoli dapat membantu menjaga agar tulang tetap sehat. 'uncis o
o
o
o
o
Menurut riset yang dilakukan $epartemen ertanian ;merika Serikat, kulit buncis mengandun mengandung g senya/a senya/a fla!onoid, fla!onoid, yaitu suatu antioksidan antioksidan yang melidungi tubuh dari penyakit kronis dan efek penuaan. =eruk =eruk adalah suatu sumber !iatmin 4 terbaik. Aitamin 4 dikenal sebagai antioksidan yang berperan mela/an gejala penuaan dan penyakit yang berhubungan dengan usia. ;pel ;pell yang ;pe yang belum belum dikupa dikupass mempun mempunyai yai efek anti anti karsin karsinoma oma terkua terkuat, t, karena mengandung lebih banyak antioksidan fitokimia/i. >ortel rebus >ortel >o rtel mengandung !itamin ; dan !itamin 4 yang merupakan salah ssatu atu antioksidan terbaik untuk melindungi tubuh dari radikal bebas. 5eh
Pene+uan te!"a!u anti%*$i'an : o L-Carnosine L-Carnosine ad L-Carnosine adal alah ah anti antio oks ksid idan an un untu tuk k an anti ti pe pen nua uaan an,, de den ngan gan memper mem perbaik baikii peruba perubahan han yang yang diakib diakibatk atkan an proses proses degene degenerati ratiff sepert sepertii kulit, otak, jantung dan jaringan tubuh lainnya. Setidaknya L-Carnosine Setidaknya L-Carnosine harus diberikan diberikan sebanyak 7## mg perhari perhari dalam /aktu jangka lama. Llama. LCarnosine secara Carnosine secara alamiah terdapat pada tubuh kita %terutama diotot) dan banyak terdapat juga pada makanan. 5etapi 5etapi kadarnya berkurang seiring denga bertambahnya usia. o Actin DR.. De"a DR De"a$i $i$$ Bag/ Bag/hi hi, kepala ilm ilmu/an dar arii Cre Creighto ighton n University University
menga mengatakan takan bah/apencegah daripada daripadaradikal !itamin 4 dan serta betakaroten, betakaroten lebih baik sebagai bebas dan fragmentasi $F;. , Actin
o
o
-Acetylcysteine !AC" AC merupakan antioksidan yang baik dalam mempertahankan imunitas E kekebalan tubuh. Al#a-Lipoid Acid Al#a-Lipoid Acid dapat dapat larut dalam lemak dan air, artinya at ini dapat masuk kedalam semua bagian tubuh manusia yang terdiri dari cairan dan lemak.
o
Pycogenol Menurut D!. Ri/ha!' Pa$$6ate! pycogenol bermanfaat untuk C fungsi otak, mencegah aterosklerois, stres, kanker kulit, arthritis, penglihatan, diabetes. 0akta yang perlu diketahui adalah bah/a hingga saat ini para ahli masih sulit mema me mast stik ikan an be bera rapa pa ko komp mpos osisi isi ya yang ng se seim imba bang ng an anta tara ra ra radi dika kall be beba bass da dan n antioksidan didalam tubuh. $engan demikian, dosis suplemen antioksidan yang tepat tep at belum belum dapat dapat dipasti dipastikan kan.. Sement Sementara ara beberap beberapaa penelit penelitian ian menunj menunjuka ukan n bah/a kelebihan antioksidan justru akan merugikan. Bmumnyaa lansia Bmumny lansia terpeng terpengaru aruh h untuk untuk mengko mengkonsum nsumsi si suplem suplemen en gii gii karena karena pengaruh iklan. 3asil sur!ey di california mengungkapkan bah/a 2 + lansia mengkonsumsi suplemen gii !itamin 4 dan !itamin dosis tinggi. Seba Sebaga gaii pe perti rtimb mban anga gan, n, be bebe bera rapa pa su supl plem emen en yang di dian anju jurk rkan an ba bagi gi la lans nsia ia diantaranya: Aitamin $ikenal sebagai antioksidan, mencegah kerusakan karena radikal bebas dan menurunkan resiko penyakit jantung Selenium Memban Mem bantu tu tugas tugas enim enim glutat glutation ion,, yaitu yaitu enim enim pengus pengusir ir radika radikall bebas. bebas. Merupak Meru pakan an kompon komponen en pentin penting g bersam bersamaa !itami !itamin n 4 dalam dalam memeran memerangi gi penyakit jantung juga kanker. kanker. Seng 'erfungsi sebagai penghasil antibody, juga sebagai anti oksidan. 'eta aroten
Mencegah terjadinya katarak DMN; 6 $apat mencegah kerusakan sel otak sekaligus mempertajam daya ingat, mengencerkan darah, mengurangi resiko penyakit jantung dan stroke Aitamin 4 Membantu Memba ntu pembentuka pembentukan n kolage, kolage, meningkatk meningkatkan an daya daya tahan tubuh serta memb me mban antu tu pe pemb mben entu tuka kan n glik glikoam oamin inog ogli lika kan n da dan n ch chon ondo doit itin in un untu tuk k persendian. 0e Mencegah anemia Sebenarnya selama asupan makanan cukup baik dan menjauhi pola hidup tidak tid ak sehat, sehat, suplem suplemen en makana makanan n seperti seperti multi! multi!ita itamin min sama sama sekali sekali tidak tidak diperlukan.
III.:. KEADAAN GIZI DAN PERUBAHAN BERHUBUNGAN DENGAN USIA
7ANG
ertimbangan 8 pertimbangan dalam pemberian kebutuhan nutrisi pada lansia sangat ber!ariasi bagi tiap indi!idu, tergantung dari keadaan kesehatan, akti!itas fisik dan psikologisnya. A.
B.
0.
D.
Ke"ia$aan 'an ting*at a*ti@ita$ ada usia antara *# 8 # tahun terjadi penurunan masa otot < *#+ disertai dengan penurunan cairan tubuh total dan peningkatan proporsi lemak tubuh cadangan. ;supan kalori kemungkinan sangat rendah pada usia lanjut. ada salah satu penelitian, 1" 8 2#+ lansia < "# tahun mengko men gkonsu nsumsi msi hanya hanya 1# 1### ## kkalEh kkalEhari. ari. eruba erubahan han yang yang ny nyata ata dalam dalam tubuh adalah hilangny hilangnyaa kalsium kalsium dalam tulang. 'erkurangnya 'erkurangnya kalsium kalsium dalam dal am tulang tulang diseba disebabka bkan n faktor faktor 8 faktor faktor seperti seperti penuru penurunan nan hormo hormon n estro est roge gen n pa pada da /ani /anita ta pa pasca sca meno menopa paus use, e, pe penu nuru runa nan n ak akti tifi fitas tas fisik fisik,, penurunan intake kalsium, dan penurunan penurunan absorsi kalsium dalam usus. Pe!u"ahan #i$i* 5ampak 5ampak penuru penurunan nan dari sensasi haus dan kompensasi kompensasi dari $otal %ater Loss % ber berkur kurang angny nyaa jumlah jumlah cairan tubuh ) pada pada lansia lansia pria. pria. 3al ini menunjukkan bah/a respon terhadap dehidrasi berkurang sehubungan dengan bertambahnya usia. Fafsu makan berkurang karena penurunan dari indera pengecap pengecap dan juga indera penciuman. Pe!u"ahan $i*%$%$ia& &ebih dari "#+ pria dan 2#+ /anita berusia "7 tahun keatas hidup sendiri, hal ini mengarah pada penurunan asupan makanan dan dapat menyebabkan defisiensi kalori 8 protein atau defisiensi mikronutrien. enu enuru run nan pen pendap dapatan atan umum umumny nyaa te terj rjad adii pad pada la lan nsia sia /an /anita, ita, menyebabkan terbatasnya pemilihan makanan yang kaya akan gii dan dapat mengarah pada malnutrisi usia lanjut. Kea'aan &ain -ang "e!hu"ungan 'engan u$ia &an(ut eadaan lain pada usia lanjut yang dapat berpengaruh pada keadaan gii
yaitu yaitu pengo pengobat batan, an, keadaa keadaan n gigi gigi ya yang ng buruk, buruk, demens demensia, ia, neopla neoplasma sma,, alkoh alk ohol olism ismee % be berh rhub ubun unga gan n de deng ngan an de defi fisi sien ensi si tiam tiamin in da dan n fo fola latt ), berkurangnya akti!itas hidup sehari-hari, infeksi, dan depresi.
III.alaup alaupun un penye penyebab bab yang yang terseri tersering ng dari dari malnut malnutrisi risi pada pada usia usia adalah adalah aspek aspe k sosial, sosial, gigi, gigi, psikol psikologi ogi dan farmako farmakolog logi, i, penye penyebab bab lai lain n seperti seperti infeksi kronis dan neoplasma harus diperhatikan. Pat%#i$i%&%gi dari malnutrisi terjadi karena satu atau beberapa komponen berikut : - 'erkurangnya asupan makanan dan mikronutrien Menuru Menurunny nnyaa penyerap penyerapan an makan makanan an oleh oleh karen karenaa penya penyakit kit salura saluran n pencernaan Mening Meningkat katny nyaa kebutuh kebutuhan an akan akan protei protein, n, kalor kalorii dan mikr mikronu onutrie trien n karena infeksi atau stres. Fa*t%! !e$i*% untuk status gii kurang pada lansia adalah : - ;ntr ;ntrop opom omet etri ris, s, bila bila bera beratt bada badan n menu menuru run n < 1# 1#+ + da dala lam m " bu bula lan n terakhir. - 9i/ay i/ayat at gii gii,, bila bila ad adaa : 'erbagai intoleransi terhadap makanan % diare ) o 5idak nafsu makanEmenolak makan. o o Makanan tidak seimbang o enggu en ggunaa naan n !itami !itamin n %suple %suplemen men makana makanan n ) dengan dengan do dosis sis berlebihan.
@ang terutama mempunyai andil besar untuk terjadinya miskin gii pada populasi geriatri adalah isolasi sosial, kemiskinan, dan keadaan gigi yang buruk.
Ge(a&a 'an tan'a > linik li nikus us harus harus memper memperhati hatikan kan satu atau lebih lebih faktor faktor resiko resiko seperti seperti isolasi sosial, masalah gigi, polifarmasi dan depresi yang mera/at dalam keadaan malnutrisi. 5anda-tanda pada pasien sering ditemukan dalam keadaan a!itaminosis, defisiensi defisie nsi mineral mineral atau hanya terdapat terdapat tanda berkurangny berkurangnyaa berat badan, cepat lelah atau penurunan kemampuan kognitif.
Status gii secara kasar diukur Status diukur dengan dengan 'MI % &ody 'ass (ndex" atau IM5 % (nde)s (nde)s 'assa $ubuh $ubuh)) dan 9& % *asio Ling)ar Pinggang dan Pinggul )).. IM5 ( '' % g)E5' % mP ) 5abel 5abel 7.1. lasifikasi IM5 menurut >3D %17) : IM5 H 1,* ekurangan berat badan IM5 H 1,7 8 2*, Formal IM5 H 27 8 2, elebihan berat badan tingkat ringan IM5 H 6# elebihan be berat ba badan ti tingkat berat
#
5abel 5abel 7.2. Skala ratio menurut klasifikasi klas ifikasi 'ray,1 'ray,12 2: 9& ria 9& >anita H #,7 5idak beresiko terhadap penyakit kardio!askular < #,7 'eresiko terhadap penyakit kardio!askular
-
< #,
-
5idak bekardio!askular risiko terhadap penyakit 'erisiko terhadap penyakit kardio!askuler
Pe+e!i*$aan &a"%!at%!iu+ > 1. Serum albumin adar albumin sering dipakai sebagai petunjuk dalam menentukan malnutrisi protein. enurunan enur unan kadar serum albumin dapat mengarah mengarah pada kondisi fisik yang sangat buruk. 0aktor 8 faktor yang mempengaruhi konsentrasi kadar serum albumin selain defisiensi asupan makanan, adalah stres, infeksi, gangguan absorpsi,o!erhidrasi, sintesis yang inadekuat pada penyakit hati yang kuat dan nefrotik nefrotik sindrome. 2. 5ran ansf sfeerin enurunan kadar transferin merupakan petunjuk yang lebihspesifik dalam menentukan menentukan malnutrisi malnutrisi protein protein dibanding dibandingkan kan dengan dengan kadar serum albumin. 6. olesterol adar kolesterol yang sangat rendah mungkin terlihat pada keadaan malnutrisi berat.
Penata&a*$anaan > Penata&a*$anaan 0ormula gii • 'eber eberap apaa form formu ulasi lasi
•
•
B.
H#,
gii ii
da dala lam m
ben entu tuk k
hip iper eros osm mol olar ar
da dan n
berhubungan dengan diare. $iare yang terjadi pada pasien yang menerima mener ima formulasi formulasi gii biasanya disebabkan disebabkan karena karena infeksi infeksi atau obat-obatan. Futrisi parenteral 'iasanya ditujukan kepada pasien dengan kondisi kesehatan yang lebih parah termasuk gangguan fungsi saluran pencernaan. rogram pelatihan &ansia yang mengalami isolasi sosial dapat dilatih melalui program program seperti a'u&t 'a- hea&th /ente!$ $eni%! /ente! 'an +ea&$ mengarahkan pasien tersebut tersebut menjadi menjadi lebih %n 6ee&$ yang dapat mengarahkan mandiri.
Dia"ete$ Me&&itu$ Ga+"a! :.1. Diag!a+ Pen'e!ita Dia"ete$ Me&&itu$ 3u+u! )=atson, 9oger : Pera0atan : Pera0atan Pada Lansia+ Lansia+ =akarta =akarta : N4, 2##6 @u/ana, ;rimanto. Makalah: Q Pera0atan $erminal/ $erminal/.. $ibacakan di onas ke-2 ;I di =akarta, -11 ;pril ;pril 2##7 http:EE///.google.comE http:EE///.yahoo.comE http:EE///.alta!ista.comE http:EE///.emedicine.comE
"
View more...
Comments