Askep Gerd Sanul

July 24, 2022 | Author: Anonymous | Category: N/A
Share Embed Donate


Short Description

Download Askep Gerd Sanul...

Description

 

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN NY. S DENGAN PENYAKIT GERD (GASTROESOFAGEAL (GASTROESOF AGEAL REFLUX) DI RUANGAN KASUARI RSUD IDAMAN BANJARBARU

DOSEN PEMBIMBING : ERNAWATI, S.Kep.,Ns., M.Kep

DISUSUN OLEH :

NAMA

: Nurhasanah

NIM

: 11409719029

TINGKAT

: II

SEMESTER

: II III

 AKADEMI KEPERAWATAN KEPERAWATAN KESDAM KESDAM VI/TANJUNGPURA VI/TANJUNGPURA BANJARMASIN 2021

 

LAPORAN PENGKAJIAN

Nama

: Nurhasanah

Nim Tingkat

: 11409719029 : II

Semester

: III

Saya yang bertanda tangan dibawah ini dalam menyelesaikan asuhan keperawatan Ny. S dengan penyakit Gerd di RSUD Idaman Banjarbaru.

Banjarbaru,, Banjarbaru

 

Februari 2021

Nurhasanah

Nim: 11409719029   Menyetujui Pembimbing Akademik

Pembimbing Lahan

Ernawati,S.Kep.,Ns., M.Kep

Marta Ariani,S.Kep.,Ns

 

 

NIK : 014637120

NIP : 19790421200642013 1979042120064201 3

 

ASUHAN KEPERAWATAN I. Pengk engkaj ajia ian n  A. Identitas Pasien Pasien Nama Umur

: Ny. S : 25 Tahun

Jenis kelamin

: Perempuan

Pendidikan

: SMA

Pekerjaan

: Swasta

 Agama

: Islam

Suku/bangsa

: Batak

Status perkawinan perkawinan

: Menikah

 Alamat

: Dolok Nauli, Nauli, Medan

Ruangan

: Kasuari

Tanggal masuk

: 14-02-2021

No. RM

: 338812

Diagnosa

: Gerd

Tanggal Pengkajian

: 15-januari-2021

B. Identi Identitas tas Pena Penang nggun gung g Jawab Jawab Nama

:Tn. P

Umur

: 28 Tahun

Jenis kelamin

: Laki-laki

Pendidikan

: SMA

 Agama

: Islam

 Alamat

: Dolok Nauli, Nauli, Medan

Hubungan dengan pasien

: Suami

C. Ri Riwa waya yatt Penya Penyaki kitt 1. Kelu eluhan uta utama Nyeri pada ulu hati 2. Riwa Riwayat yat pe penya nyakit kit sekara sekarang ng Keluarga pasien mengatakan sebelum dibawa kerumah sakit 1 hari yang lalu pasien merasa nyeri pada bagian ulu hati serta mual, nyeri yang seperti ditusuk-tusuk hilang timbul dengan nyeri sedang.

 

Kemudian dibawa oleh keluarganya ke Rumah Sakit pada tanggal 14-02-2021 pukul 03.00 WITA untuk dilakukan pemeriksaan. TD

: 105/72 mmHg

Nadi

: 84x/menit

Nafas

: 21x/menit

Suhu

: 36,7

SPO2

: 98%

3. Riwa Riwayat yat pe penya nyakit kit da dahul hulu u Pasien mengatakan tidak mempunyai riwayat penyakit seperti ini. 4. Riwa Riwayat yat pe penya nyakit kit keluar keluarga ga Pasie Pa sien n menga mengatak takan an dikelu dikeluarg argany anya a tid tidak ak ada yang yang perna pernah h mengal men galami ami penyak penyakit it sepert sepertii yang yang dialam dialamii pa pasie sien n saat saat ini ini da dan n dikeluarganya tidak ada yang memiliki riwayat hipertensi ataupun DM.

Genogram :

 

 

Keterangan :

 

 

: Laki-laki

: Meninggal

: Perempuan

: Pasien

D. Peme Pemeri riks ksaa aan n Fisik Fisik 1. Kead eadaan umum mum a. Kesad Kesadara aran n

: Compo Compos s menti mentis s (E4, (E4, V5, V5, M6)

b. Penam Penampil pilan an

: Tampa Tampak k bersih bersih

c. Tand Tandaa-ta tand nda a vi vita tall

:

TD

: 120/80 mmHg

Nadi Nafas

: 80x/menit : 20x/menit

Suhu

: 36,2

SPO2

: 98%

2. Kulit Kuli Ku litt tampa tampak k be bersi rsih, h, turgo turgorr kulit kulit baik baik kemba kembali li dalam dalam 2 de detik tik,, warn wa rna a kuli kulitt sawo sawo mata matang ng,, tida tidak k te terd rdap apat at luka luka.. Pasi Pasien en juga juga mengatakan tidak ada rasa sakit atau gatal dikulit. 3. Kepa Kepala la dan dan lleh eher  er  Kepala dan leher tampak bersih, tidak terdapat luka, tidak ada pusing, pasien tampak bisa menolehkan kepala dan leher ke arah kanan dan kiri. 4. Mata Diba Dibawah wah mata mata pasien pasien tam tampak pak sediki sedikitt hitam hitam,, simetr simetris is an antar tara a kanan dan kiri, fungsi pengliha penglihatan tan normal, tidak tampak pemakaian alat bantu dimata pasien dan tidak ada tanda tanda peradangan dimata. Pasien mengatakan tidak ada gangguan saat melihat. 5. Hidung Hi Hidu dung ng pasi pasien en tamp tampak ak bers bersih ih,, ti tida dak k ada ada pemb pemben engk gkak akan an,, penciuman normal dan pasien mengatakan tidak ada gangguan pada sistem indra penciuman.

 

6. Telinga Teli Te ling nga a

pasi pasien en

tamp tampak ak

bers bersih ih

dan dan

si sime metr tris is,,

ti tida dak k

ada ada

pendarahan, pendengaran pasien berfungsi dengan baik dan tidak ada cairan yang keluar dari telinga. 7. Mulut Mulut pasien tampak bersih, keadaan gigi tampak sedikit kurang bersih, mukosa bibir tampak kering, pengecapan berfungsi dengan baik bisa merasakan pahit obat, tidak ada perdarahan/peradangan dan pasien berbicara dengan baik. 8. Dada -

Inspeksi Bentuk dada simetris, gerakan dinding dada tampak simetris pola pol a pe perna rnafas fasan an no norma rmal, l, tid tidak ak ada pe pengg nggun unaan aan otot otot ba bantu ntu pernafasan dan tidak terpasang oksigen, tidak tampak adanya luka.

-

Palpasi Gerak Ger akan an atau atau ge getar taran an dindi dinding ng da dada da kanan kanan da dan n ki kiri ri ta tampa mpak k simetris dan tidak ada nyeri tekan.

-

Perkusi Terdengar suara sonor.

-

Auskultasi Terd Te rden enga garr

su suar ara a

nafa nafas s

ve vesi siku kule lerr

dan dan

ti tida dak k

ada ada

buny bunyii

tambahan. 9. Abdomen - Inspeksi Perut pasien tampak bersih -

Auskultasi Bising usus terdengar 20x/menit

-

Palpasi Tidak terdapat nyeri tekan.

10. Ekstremitas atas dan bawah Ekstremitas atas dan bawah pasien tampak bersih dan lengkap, tidak tampak adanya fraktur, tidak tampak adanya luka, terpasang

 

infus RL 20 tpm di tangan kiri, tidak ada nyeri tekan, tidak ada edema. 11. Genetali Genetalia a Ti Tidak dak tampa tampak k terpa terpasan sang g po popok pok dan tid tidak ak terpas terpasan ang g ka katet teter  er  serta tidak ada pendarahan. pendarahan.

E. Pola Pola Keb Kebias iasaan aan Seha Sehariri-har harii 1. Pola perse persepsi psi keseha kesehatan tan dan dan pemelih pemeliharaa araan n kese kesehata hatan n -

Pasie Pasien n menga mengatak takan an kuran kurang g men menget getahu ahuii tentan tentang g penyak penyakitn itnya, ya, pasien dan keluarga mengira penyakitnya hanya nyeri biasa dan dibiarkan saja, tetapi saat dibawa kerumah sakit pasien dikatakan memiliki penyakit Gerd dan pasien tampak cemas setelah mengetahui penyakitnya

-

Pasi Pasien en me meng ngat atak akan an untu untuk k pera perawa wata tan n ke kese seha hata tann nnya ya hany hanya a dengan istirahat

2. Nutr Nutris isii dan dan cair cairan an tub tubuh uh -

Dirumah Pasie Pas ien n menga mengatak takan an selama selama dirum dirumah ah makan makan seban sebanyak yak 3x sehari dan pasien mengatakan minum sebanyak 6-8 gelas/hari.

-

Di RS Pasien mengatakan selama di RS makan 3x sehari dalam satu pors porsii yang yang disa disaji jika kan n teta tetapi pi ti tida dak k diha dihabi bisk skan an dan dan pasi pasien en mengatakan minum sebanyak 4-6 gelas/hari.

3. Pola Pola El Elim imin inas asii - Dirumah Selama dirumah pasien mengatakan tidak ada gangguan BAK 3-4X sehari dan BAB 3-4X/minggu sebelum sakit -

Di RS Selama di RS pasien mengatakan kalau mau BAK atau BAB selalu dibantu oleh keluarga tidak ada gangguan.

4. Pola Pola aktiv aktivit itas as-l -lat atih ihan an -

Dirumah Pasie Pas ien n meng mengata atakan kan sel selama ama dir diruma umah h mampu mampu berakt beraktivi ivitas tas sendiri

 

-

Di RS Pasien Pasi en meng mengatak atakan an selama selama di RS tidak tidak mampu mampu melakuk melakukan an aktiv akt ivita itas s seper seperti ti biasa biasanya nya secara secara mandi mandiri. ri. Hanya Hanya dibant dibantu u keluarga dengan skala aktivitas 2 0 : Mandiri penuh 1 : Dibantu alat 2 : Dibantu keluarga 3 : Dibantu alat dan keluarga 4 : Ketergantungan Ketergantungan secara total

5. Pola Pola Ist Istir irah ahat at dan dan Tid Tidur  ur  -

Dirumah Pasien mengatakan selama dirumah tidur 6-8 jam sehari

-

Di RS Pasien mengatakan selama di RS tidak bisa tidur dimalam hari, hanya bisa tidur disiang hari selama 4-6jam

6. Pola Pola Per Perse seps psii Kogn Kognit itif  if  Pasien mengatakan kurang mengetahui tentang penyakit yang dideritanya saat ini pasien dan keluarga mengira hanya penyakit nyeri biasa. 7. Pola Pola P Pers erseps epsii Terha Terhadap dap Diri Diri -

Dirumah Pasi Pa sien en meng mengat atak akan an tida tidak k

ada ada

ma masa sala lah h

at atau au hamb hambat atan an

terhadap dirinya -

Di RS Pasien dan keluarga tampak menerima keadaan yang sedang pasi pasien en alam alamii saat saat ini, ini, sela selama ma saki sakitt pasi pasien en ti tida dak k mamp mampu u beraktivi bera ktivitas tas mandiri mandiri seperti seperti biasanya biasanya,, pasien pasien berharap berharap cepat cepat sembuh dari penyakit yang dideritanya dideritanya sekarang.

8. Pola Pola Hu Hubu bung ngan an-P -Per eran an Pasien mampu berinteraksi dengan keluarga, perawat dan yang lainnya, pasien tampak kooperatif.

 

9. Pola ola se seks ksua uall -

Dirumah Pasi Pa sien en meng mengat atak akan an tida tidak k ada ada perm permas asal alah ahan an pada pada pola pola seksualnya.

-

Di RS Pasien tidak memikirkan kebutuhan seksualnya. seksualnya.

10. Pola Stress-kop Stress-koping ing Pasi Pa sien en

dan dan

ke kelu luar arga ga

meng mengat atak akan an

se sela lalu lu

berd berdoa oa

untu untuk k

kesem kes embuh buhan an pasien pasien,, agar agar dapat dapat ke kemb mbali ali be berak raktiv tivita itas s sepert sepertii biasanya. 11. Pola Kepercayaan Kepercayaan dan Nilai Nilai Keyakinan Keyakinan Pasien mengatakan beragama Islam.

 

F. Pros Prosed edur ur Dia Diagn gnos osti tik k 1. Pemeri Pemeriksa ksaan an La Labor borato atoriu rium m Nama Pasien

: Ny. S

JK/Umur

: P / 25 tahun

Tanggal Pemeriksaan

: 14-02-2021

Pemeriksaan

Hasil

Satuan

Nilai Rujukan

12.7

g/dL

11,7-15,5

4.010

/mm3

3.600-11.00

217.000

/mm3

150.000-440.000

37.9

%

35-47

0

%

0-1

6

%

2-4

0

%

2-6

47

%

50-70

33

%

25-40

14

%

2-8

==HEMATOLOGI== Hemoglobin (Hb) Leukosit Trombosit Hematokrit (Ht) Hitung Jenis-Basofil Hitung Jenis-Eosinofil Jenis-Eosinofil Hitung Jenis-Stab/Batang Jenis-Stab/Batang Hitung Jenis-Segmen Hitung Jenis-Limfosit Jenis-Limfosit Hitung Jenis-Monosit Jenis-Monosit NLR

1.24

Keterangan

 

II.

Analisis Data

No

Data Fokus

Penyebab

1

DS : DS  : Pasien mengataka mengatakan n

 Agen cedera

Masalah Nyeri Akut

Biologis

nyeri ulu hati P : nyeri Q

:

Seperti

ditus tusuk-

tusuk R : abdomen S : Nyeri 5 (sedang) (010) T : Hilang timbul DO : Pasien tampak meringis

2

TD

: 120/80 mmHg

Nadi

: 80x/menit

Nafas

: 20 20x/menit

Suhu

: 36,2

SPO2

: 98%

DS : pasien mengatakan tidak bisa menelan makanan karena

Ketidakmampuan

Defisit

menelan

nutrisi

makanan

terasa mual DO : pasien tampak lemas 3

DS : Pasien mengatakan tidak

bisa

tidur 

pada malam hari DO : Dibawah mata pasien tampak mata ma ta

kantung ya yang ng

se sedi diki kitt

Kurang kontrol

Gangguan

tidur 

pola tidur 

 

hitam III. II.

Diag iagnosa Ke Keperawatan a. Nyeri Nyeri a akut kut b.d agen agen pence pencedera dera biologis biologis b. Defisit Defisit nutrisi nutrisi b.d ketida ketidakmam kmampuan puan menel menelan an makanan makanan c. Ganggua Gangguan n pola pola tidur tidur b.d kurang kurang kontr kontrol ol tidur  tidur 

IV. No 1.

Rencana Ke Keperawatan

Diagnosa Nyeri

akut

agen cedera

Tujuan b.d

Setelah dilakukan

Intervensi 1.

Kaji nyeri

tindakan keperawatan

2.

Tingkatkan istirahat

3.

Berikan

dengan kriteria

informasi tentang

hasil:

nyeri

-

Mampu mengontrol

2. Menur Menurun unkan kan teganga tegangan n abdomen dan meningkatkan meningka tkan rasa kontrol.

3. Pembe Pemberia rian n inf inform ormasi asi 4.

Ajarkan

yang berulang dapat

nyeri (tahu

tentang teknik

mengurangii rasa mengurang

penyebab nyeri,

relaksasi

kecemasan pasien

mampu menggunakan

-

1. Menge Mengetah tahui ui keadaan keadaan umum pasien

selama 1x24  jam, pasien tidak tidak mengalami nyeri,

Rasional

terhadap rasa 5.

Kolabeorasi

tehnik nonfarmakologi

pemberian analgesik analgesi k untuk

untuk

mengurangi nyeri

nyerinya.

4. Menin Meningka gkatka tkan n relaksasi,

mengurangi

memfokuskan kembali

nyeri, mencari

perhatian dan

bantuan)

meningkatkan

Melaporkan

kemampuan koping.

bahwa nyeri berkurang

5. Perlu Perlu pena penang ngana anan n

dengan

obat untuk

menggunakan

memudahkan istirahat

 

-

manajemen

adekuat dan

nyeri

penyembuhan

Tanda vi vital dalam rentang

2.

Defisit n nu utrisi

normal Setelah dilakukan

berhubungan

tindakan

pada posisi

aspirasi dan

dengan

keperawatan

duduk/tegak

meningkatkan

ketidakmampuan

selama 1x 24 jam

selama dan

kemampuan untuk

menelan

maka gangguan

setelah makan.

menelan.

makanan

menelan pada klien

1. Let Letakk akkan an pasi pasien en

2. Ber Berik ikan an makan makan

dapat diatasi

1. memb memban antu tu menc menceg egah ah

2. Pasi Pasie en da dapat

dengan kriteria

perlahan pada

berkonsentrasii pada berkonsentras

hasil:

lingkungan yang

mekanisme makan

Klien dapat

tenang

tanpa adanya gangguan distraksi

menelan makanan dengan sempurna

3. Pem Pember beria ian n oba obatt

dari luar.

intra vena

skala 4

3. Perl Perlu u pena penang ngan anan an obat untuk memberikan efek penyembuhan terhadap suatu penyakit ataupun keluhan yang di rasakan oleh 3.

Gangguan po pola

Setela Set elah h

tidur

tindakan

berhubungan

keperawatan

dengan kontrol

selama 1 x 24 jam

tidur 

diha dihara rapk pkan an dap da pat

dil dilaku akukan kan

1. Kaj Kajii po pola la tid tidur ur / pola aktivitas

kl klie ien n

terp terpe enuhi

kebutuhan tidurnya

2. ci cipt ptak akan an

seseorang 1. Untuk Untuk menge mengetah tahui ui perubahan pola tidur 

2. Dapat Dapat memban membantu tu

lingkungan yang

meningkatkan

nyaman dan

istirahat klien dengan

tenang

baik

 

dengan

kriter teria

hasil:

3. Jel Jelask askan an tenta tentang ng

-

Jumlah

jam

-

tidur cukup Pola tidur  

pentingnya tidur yang cukup selama sakit

normal -

Tidur

Tidak

dapat meredakan nyeri 4. Untuk Untuk meminima meminimalkan lkan istirahat yang cukup

secara

teratur  -

3. Tidur Tidur yan yang g cukup cukup

4. bata batasi si pengunjung yang

sering

terbangun

V. Implementasi Keperawatan

datang menjenguk

selama sakit.

 

No

Tanggal

Diagnosa

Jam

Implementasi

08.00

1. Mengka Mengkaji ji nyeri nyeri

Evaluasi

Keperawatan Nyer erii ak akut ut b. b.d d Ny 1

16-02-2021

agen cedera

(menanyakan PQRST)

S : Pasien mengatakan nyeri ulu hati P : nyeri

08.12

2. mening meningkat katkan kan istirahat

Q : Seperti ditusuk-tusuk R : abdomen

08.18

3. memb member erik ikan an informasi tentang nyeri (menjelaskan tentang faktorfaktor yang

S : Nyeri 5 (sedang) (010) T : Hilang timbul DO : Pasien tampak

menyebabkan nyeri)

meringis TD : 120 120/8 /80 0 mmH mmHg g Nadi

08.36

4. mengaj mengajark arkan an tentang teknik relaksasi

: 80x/menit

Nafa Na fas s : 20x/m 20x/men enit it Suhu : 36,2 SPO2 PO2 : 98 98%

(dengan menarik dalam hitungan 3, setelah itu

A : masalah belum teratasi

hembuskan dengan hitungan 3 kali)

P : intervensi dilanjutkan

5. berkol berkolab abora orasi si pemberian analgesik untuk Defis fisit nutris trisii 2

16-02-2021

08.52 .52

mengurangi nyeri 1. me mele leta takk kkan an S : pasien

 

berhubungan

pasien pada

dengan

posisi

ketidakmampua

duduk/tegak

n menelan makanan

selama dan setelah makan.

mengatakan tidak bisa menelan makanan karena terasa mual

(mengatur posisi pasien dengan semi fowler)

09.05

2. memb member erik ikan an makan perlahan

O : pasien tampak lemas

A : masalah belum teratasi

pada lingkungan yang tenang

P : intervensi dilanjutkan

09.14

3. membe memberik rikan an obat obat intra vena

3

16-02-2021

Gangguan pola

09.20

1. meng mengka kaji ji pol pola a

tidur

tidur / pola

berhubungan

aktivitas

dengan kontrol tidur 

S : Pasien mengatakan tidak bisa tidur pada malam hari

09.32

2. menc mencip ipta taka kan n lingkungan yang

O : Dibawah mata

nyaman dan tenang

pasien tampak kantung mata yang sedikit hitam

09.44

3. menj menjel elas aska kan n tentang pentingnya tidur yang cukup selama sakit

A : masalah belum teratasi

P : intervensi dilanjutkan

4. memb memba ata tasi si 09.50

pengunjung yang

 

datang menjenguk

V. Catatan Perkembangan 1

No

Tanggal

Diagnosa

Jam

Catatan Perkembangan

Keperawatan 1

16-02-2021

Nyer akut ut b. b.d d ag agen en Nyerii ak

11.00

cedera

S : Pasien mengatakan masih nyeri pada ulu hati P : nyeri Q : Seperti ditusuk-tusuk R : abdomen S : Nyeri 5 (sedang) (0-10) T : Hilang timbul

DO : Pasien tampak masih meringis TD : 124 124/9 /90 0 mmH mmHg g Nadi

: 88x/me /menit

Nafa Na fas s : 20x/m 20x/men enit it Suhu : 36,4 SPO2 : 99% 99% A : masalah belum teratasi

P : intervensi dilanjutkan dilanjutkan 2

16-02-2021

Defisit nutrisi berhubungan dengan ketidakmampuan

11.30

S : pasien mengatakan masih tidak bisa menelan makanan karena terasa mual

menelan makanan O : pasien tampak lemas

 

A : masalah belum teratasi

P : intervensi dilanjutkan 3

16-02-2021

Gangguan pola tidur berhubungan dengan

11.50

S : Pasien mengatakan tidak bisa tidur pada malam hari

kontrol tidur  O : Dibawah mata pasien tampak kantung mata yang sedikit hitam

A : masalah belum teratasi

P : intervensi dilanjutkan

V. Catatan Perkembangan 2

 

No

Tanggal

Diagnosa

Jam

Catatan Perkembangan

Keperawatan Nyer akut ut b. b.d d ag agen en Nyerii ak 1

17-02-2021

09.30 S : Pasien mengatakan tidak nyeri lagit

cedera

P : nyeri Q : Seperti ditusuk-tusuk R : abdomen S : Nyeri 0 T : Hilang timbul

DO : Pasien tampak tidak meringis lagi TD : 122 122/1 /100 00 mmHg mmHg Nadi : 90x/me /menit Nafa Na fas s : 20x/m 20x/men enit it Suhu : 36,4 SPO2 : 99% 99%

A : masalah teratasi

P : intervensi dihentikan 2

17-02-2021

Defisit nutrisi

10.00

berhubungan dengan

S : pasien mengatakan sudah bisa menelan makanan

ketidakmampuan menelan makanan

O : pasien tampak sehat kembali

A : masalah teratasi

P : intervensi dihentikan 3

17-02-2021

Gangguan pola tidur berhubungan dengan

10.32

S : Pasien mengatakan sudah

 

kontrol tidur 

bisa tidur pada malam hari

O : Dibawah mata pasien tidak terdapat kantung mata lagi

A : masalah teratasi

P : intervensi dihentikan

View more...

Comments

Copyright ©2017 KUPDF Inc.
SUPPORT KUPDF