pak hartono

August 15, 2018 | Author: Arif Darmawan | Category: N/A
Share Embed Donate


Short Description

Download pak hartono...

Description

PRESENTASI BOGIE WESEL DAN SISTEM PENGEREMAN

SEKOLAH TINGGI TRANSPORT TRANSPORTASI ASI DARA DARAT T DIII PERKERETAAAPIAN 2012



Bogie berfungsi menempatkan body dan juga untuk menahan beban body yang selanjutnya diteruskan ke roda melalui pegas primer yang dipasang pada axle box



Body bisa di buat lebih panjang



Daya angkut lebih banyak



Kecepatan Kecepatan bisa lebih tinggi

BOGIE K2 ( PENSILVANIA )

BOGIE K3 ( CRADLE )

BOGIE K6 ( FEROSTAL )

BOGIE K7 ( GORLITZ )

BOGIE K4 ( SIG / NT 504 )

BOGIE K5 ( NT 11 )

BOGIE K8 ( NT.60 )

BOGIE K9











Bogie yang terdapat di laboratorium perkeretaapian STTD Bogie ini menggunakan periuk gandar rollbearing type k5 sehingga disebut juga bogie k5 Memiliki pegas ayun sebanyak 2x4 buah Memiliki shockabsorber atau oil damper yang digunakan untuk peredam kejut Bogie ini banyak dipakai karena konstruksinya sederhana dan mudah perawatannya.



SHOCKABSORBER

(OIL DAMPER) adalah alat yang digunakan untuk meredam getaran sehingga perjalanan kereta api lebih nyaman.







Sistem pemegasan primer adalah pemegasan antara perangkat roda dan rangka bogie. Fungsi dari sistem pemegasan primer adalah untuk menampung kejutan-kejutan, gaya-gaya impak langsung akibat ketidak rataan rel, sambungan rel, wesel dan gangguan lain, karena perangkat roda adalah bagian yang langsung berinteraksi dengan jalan rel[track]. Pada pemegasan primer terdapat alas pembatas gerak[stooper]yang di usahakan dalam tingkat desain agar tidak saling bersentuhan. Namun bila terjadi gaya impak yang berlebihan atau ketidakrataan yang berlebihan[overload]dari yang direncanakan maka alat pembatas bisa saling bersentuhan.



Sistem pemegasan sekunder, adalah sistem pemegasan antara badan kendaraan dengan rangka bogie. Pemegasan sekunder berperan penting dalam menentukan kualitas kenyamanan sarana.







Bolster digunakan untuk mengatasi kekurangan coil spring yang relatif hanya bisa menerima beban dalam arah sumbu vertikal saja. Adanya bolster memungkinkan badan kereta bebas melakukan gerak rotasi, lateral dan vertikal secara bersamaan. Hal ini diperlukan terutama saat di tikungan.



Centre pivot menopang sekitar 60%-80% beban kereta (tergantung tipe bogienya) dan juga berfungsi sebagai titik pusat gerakan rotasi terhadap sumbu vertikal (yawing) badan kereta relatif  terhadap bogie saat di tikungan.



Berfungsi meneruskan beban ke roda



Motor traksi digunakan kereta api untuk memperoleh energi listrik yang digunakan untuk menggerakkan roda kereta api

Wheelshet merupakan roda yang digunakan untuk menggerakkan kereta api.  Terdiri dari Flange , whell, Axle. 







Gear memainkan suatu peranan penting yang mensuport bdy kereta api , mengizinkan body kereta untuk berotasi relatif di lengkungan Gear merupakan isolator body kereta dari getaran yang dihasilkan oleh bogie Gear juga menghubungkan kekuatan traksi dari bogi ke body

Bearing berfungsi menahan dari setiap poros yang berputar  Bearing juga berfungsi mengurangi beban sehingga kereta dapat berputar lebih halus  Setiap gerakan yang tertahan antara pedestal dan frame truck juga tertahan oleh jurnal bearing. 



Bearing mengurangi gesekan yang terjadi antara bola besi atau roll dan bagian bagian yang halus baik itu bagian dalam atau bagian luar agar bola atau roll dapat berputar.





Axle box bermacam macam jenisnya , dan berfungsi untuk melindungi bearing Axle box menahan suhu tinggi yang diakibatkan oleh mesin kereta api sehingga keadaan axle box harus baik karena apabila tak mampu menahan suhu yang tinggi dapatpecah dan patah.



Setiap kendaraan yang bergerak di jalan raya ataupun yang bergerak di jalan raya harus mempunyai atau dilengkapi dengan sistem pengereman agar dapat dikendalikan dan di berhentikan begitupun dengan kereta api.



Katub Distributor



Change Over Device



Katub Relay



Auxilary Reservoir



Slack Adjuster



Brake Cylinder



Hose Connection



Isolating cock



Katub distributor atau disebut Distribution valve adakah alat yang digunakan untuk mengatur tekanan udara yang berasal dari tanki utama yang kemudian di distribusikan ke tanki pembantu dan cylinder brake dengan tekanan tertentu.



Change over device mempunyai ON – OFF yang digunakan untuk mematikan distribution valve dan dihubungkan melalui batang kinematik melalui isolating cock pada katub distribusi dan isolating cock with vent.



Jika change over device di set pada posisi off maka sistem rem akan terpisah dari brake pipe dan main reservoir pipe.Udara tekan pada sistem rel akan dikeluarkan lewat katub distributor dan isolating cock.



Change over device G-P digunakan untuk merubah jenis pengereman dari G ke P(passanger) “cepat atau lambat” begitu pula sebaliknya.



Katub Relay adalah sebuah presure transformer satu langkah dengan output yang dapat diatur (adjustable)



Tekanan kontrol awal dari katub distributor dapat di transformasikan menjadi tekanan silinder rem yang diinginkan. Pada sistem pengereman ini tekanan silinder rem tiap katub diatur sbb: 

KP 3,5 BAR



KM 3,2 BAR



BP 3,8 BAR



Auxilari reservoir (150) liter digunakan untuk menyimpan udara tekan yang dibutuhkan untuk pengereman

Slackadjuster atau biasa yang disebut jurson berfungsiuntuk menyetel rem dan jurson ini berfungsi secara otomatis  Agar mendapatkan jarak rem dengan roda 10 mm maka jurson diatur dengan jarak “A=40” mm 







Brake cilinder digunakan untuk mengubah gaya tekan udara menjadi gaya mekanik. Cara kerjanya adalah jika udara tekan masuk kesilinder rem maka udara akan mendorong torak silinder Melalui batang torak tekanan diteruskan ke stang-stang rem , hingga mendorong rem blok atau rem blok yang terpasang pada sepatu rem menekan roda.





Hose Connection merupakan pipa fleksible yang digunakan untuk menghubungkan sistem perpipaan di badan kereta (carbody) dengan peralatan yang terdapat pada bogie. Pipa flexible dimaksudkan untuk mengkompensasikan gerakan relatif yang terjadi antara bogie dengan badan kereta.



Isolating cock digunakan untuk menginterupsi aliran udara tekan dari main reservoir pipe ke silinder rem parkir dan untuk membuang udara tekan yang terdapat didalam silinder rem parkir.



Setiap axle pada bogie dilengkapi 2 block brake unit yang mempunyai satu sepatu rem (brake shoe).





Hose Connection merupakan pipa fleksible yang digunakan untuk menghubungkan sistem perpipaan di badan kereta (carbody) dengan peralatan yang terdapat pada bogie. Pipa flexible dimaksudkan untuk mengkompensasikan gerakan relatif yang terjadi antara bogie dengan badan kereta.



Brake Shoe digunakan pada bagian roda untuk mengerem.



Brake Shoe ada 2 tipe yaitu yang terbuat dari methalic dan yang terbuat dari komposit.

Alat Perangkai Mekanik: Ganco 



Automatic Coupler 



Yang terdapat di Laboratorium Perkeretaapian STTD dan digunakan pada lok , kereta , gerbong dilengkapi dengan claw/knuckle.

Tight lock Coupler 



Dipakai pada lok BB 204 ,gerbong kereta api batubara di Sumatera Barat , Lok Uap dan kereta di Ambarawa.

Digunakan pada KRD KRDE KRDI KRL ,kereta Argo Bromo Anggrek , Gerbong KKBW di Sumatera Selatan.

Bar Coupler (Alat perangkai Batang)

҈

Alat Perangkai Pneumatic:

Hose Coupling untuk: Rem Udara tekan Air Spring Pintu Otomatik Tangga Otomatik ҈

Alat Perangkai Elektrik

Untuk meneruskan tenaga Elektrik antara unit sarana untuk penggerak ,AC, fan , lampu pintu otomatik dan lain lain. ҈

Alat perangkai Data / Control

Digunakan untuk sistem kontrol dan penerus data (TIMS).

View more...

Comments

Copyright © 2017 KUPDF Inc.
SUPPORT KUPDF