Laporan Semsol Gel
November 27, 2018 | Author: nida elfany | Category: N/A
Short Description
semsol...
Description
LAPORAN PRAKTIKUM TEKNOLOGI SEDIAAN LIQUIDA DAN SEMISOLIDA “Sediaan Gel Piroksikam 0,5 %”
Disusun oleh :
Nurul Faridah Ria Agustina Nevry Aulya Asmely Esti Afianti Roni Maolana Nia Rahayu Siti Rohaningsih
P17335115018 P17335115030 P17335115034 P17335115037 P17335115041 P17335115053 P17335115055
Nama Pembimbing :
Yenni Rahmadani S.Farm, Apt
KEMENTERIAN KESEHATAN POLITEKNIK KESEHATAN BANDUNG JURUSAN FARMASI 2016
SEDIAAN GEL PIROKSIKAM
I.
TUJUAN PERCOBAAN
a. Menentukan formulasi yang tepat pada sediaan gel dengan bahan piroksikam. b. Mampu membuat sediaan gel dengan bahan piroksikam. c. Mampu mengevaluasi sediaan gel dengan bahan utama piroksikam.
II.
LATAR BELAKANG
Piroksikam merupakan obat antiinflamasi yang efektif dan juga mempunyai efek analgetik dan antipiretik. Seperti golongan obat anti inflamasi non steroid lainnya, piroksikam bekerja dengan cara menghambat sintesa prostaglandin melalui blokade cyclo-oxygenase, dan tidak mempunyai efek lipoksigenase. Dalam praktikum ini sediaan yang dibuat penggunaannya ditujukan untuk anak-anak. Sediaan ditujukan penggunaannya dalam bentuk gel. Tujuan dilakukannya praktikum ini agar praktikan mampu membuat sediaan gel dari zat aktif piroksikam dan juga mampu mengevaluasi sedia an gel tersebut. Dalam praktikum bahan aktif yang digunakan adalah Piroksikam. Piroksikam mempunyai efek farmakologi sebagai analgetik dan antipiretik golongan NSAID (Martindale 36 th halaman : 117). Sediaan ini ditujukan untuk mengobati nyeri sehingga dibuat sediaan topikal. Sediaan topikal akan dibuat agar tidak lengket di kulit dan memberikan rasa dingin saat digunakan maka dibuat dalam bentuk gel. Gel umumnya merupakan suatu sediaan semipadat yang jernih, tembus cahaya dan mengandung zat aktif, merupakan dispersi koloid mempunyai kekuatan yang disebabkan oleh jaringan yang saling berikatan pada fase terdispersi (Sofwan, 2011).
Dosis : Dioleskan ditempat sakit 3 – 4 kali sehari (ISO halaman 32).
III.
TINJAUAN PUSTAKA
1. Bahan Aktif Zat Aktif
Piroksikam
Struktur
Rumus Molekul Pemerian Kelarutan
Penyimpanan
2.
(Martindale 36 th hlm 117) C15H13 N3O4 Bm : 331,3 (Martindale 36 th hlm 117) Warna putih atau kekuningan, serbuk tidak berbau. (Martindale 36 th hlm 117) Sangat sedikit larut dalam air, dalam asam encer, dan sebagian besar pelarut organik, sedikit larut dalam alkohol dan dalam larutan basa. ( Martindale 36 th hlm 117) Simpan dalam wadah kedap udara, terlindung dari cahaya. (Martindale 36 th hlm 117)
Solven dan humektan Zat
Propilen glikol (British pharmacopedia vol III 2009 hlm 1)
Struktur
Rumus Molekul Pemerian
Kelarutan
Stabilitas
Kegunaan
(HOPE 6th 2009 hlm 592) C3 H8 O2 (HOPE 6th 2009 hlm 592) - Cairan kental jernih tidak berwarna, rasa khas, praktis tidak berbau, menyerap air pada udara lembap ( FI V 2014 hlm 1070) - Jernih tidak berwarna, kental, praktis tidak berbau, manis, berasa agak tajam seperti gliserin (HOPE hlm 592) Dapat bercampur dengan air dengan aseton dan dengan klorofor, larut dalam eter dan dalam beberapa minyak esensial; tetapi tidak dapat bercampur dengan minyak lemak ( FI V hlm 1070) Pada suhu dingin stabil pada wadah tertutup, tetapi pada suhu tinggi di tempat terbuka cenderung mengoksidasi propilenglikol stabil, bila dicampur dengan etanol (95%) glycerin atau air (HOPE 2009 hlm 592) Sebagai antimikroba 10%-25% (HOPE
Inkompalilitas
2009 hlm 592) Propilen glikol tidak cocok dengan pengoksidasi seperti KmnO4 (kalium permanganat). (HOPE 2009 hlm 592)
3. Basis gel Zat
Carboxymethylcelulose sodium ( HOPE 6th ed 2009.p 118-121)
Struktur
( Hope 6 th 2009 : 118 ) Pemerian Berwarna putih atau hampir putih. Tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa, granul serbuk, higroskopik setelah pengeringan. (HOPE 6th ed 2009, p : 118-121) Kelarutan Praktis larut dalam aseton, etanol (95%), eter dan toluena. (HOPE 6th ed 2009, p : 118-121) Stabilitas Carboxymethilcelulose sodium stabil meskipun material higroskopik, dibawah kondisi kelembapan yang tinggi dapat menyerap air dalam jumlah besar (> 50%) larutan steril pada pH 2-10 endapan dapat terjadi pada pH dibawah 2 dan kekentalan larutan menurun dengan cepat diatas pH 10 umumnya larutan menunjukan kekentalan maksimum dan stabil pada pH 7-9. (HOPE 6th ed 2009 p : 118-121) Kegunaan Sebagai coating agent, stabilizing agent pensuspensi disintegran tablet dan kapsul bahan pengikat tablet, pengental, menyerap air. (HOPE 6th ed 2009, p : 118-121) Inkompatibil Inkompatibilitas dengan larutan asam kuat dan itas dengan garam besi dan beberapa metil lainnya. Seperti alumunium merkuri dan zink inkompatibel juga dengan xanthan gum. Endapan dapat terjadi pada pH
View more...
Comments